Selasa, 14 April 2009

Kekuatan Di Balik Semangat






Semangat lebih penting daripada rencana. Semangat menciptakan kobaran api. Semangat menyediakan bahan bakar. Saya tidak pernah ketemu orang yang bersemangat tetapi kurang tenaga. Selama semangat itu ada, tidak masalah jika mereka gagal.

Mazmur 84:2, Semangat jiwaku ialah rumah Tuhan; hati dan tubuhku merindukan Allah yang hidup.

Tidak ada hal yang dapat menggantikan semangat kalau hal tersebut berhubungan dengan memberikan energi bagi talenta Anda. Mari kita lihat, apa yang dapat dilakukan semangat untuk Anda:

1. Semangat Ialah Langkah Pertama Dari PENCAPAIAN.

Kolose 3:23 - NIV Apapun yang kau lakukan, kerjakan itu dengan segenap hatimu, seperti kamu lakukan untuk Tuhan, bukan manusia.

Mencintai apa yang Anda lakukan ialah kunci untuk mencapai pencapaian yang besar. Waktu Anda tidak menyukai yang Anda lakukan, hal itu akan kelihatan - tidak peduli seberapa besar usaha Anda untuk menutup-nutupinya. Sulit untuk mendapat pencapaian besar kalau Anda tidak punya keinginan untuk melakukannya. Itulah mengapa kita perlu semangat.

2. Semangat Meningkatkan KEMAUAN

Fil 2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Semangat ialah bahan bakar kemauan. Semangat merubah KEHARUSAN menjadi KERINDUAN. Apa yang kita capai dalam hidup didasarkan pada, bukan apa yang kita mau tetapi pada seberapa banyak kita menginginkan hal tersebut. Seseorang pernah mengatakan bahwa rahasia kemauan ialah kekuatan keinginan.

3. Semangat Menghasilkan ENERGI

Terkadang kita menggolongkan orang dengan "berenergi tinggi" atau "berenergi rendah" berdasarkan seberapa banyak yang mereka lakukan, tapi saya menyimpulkan bahwa lebih sesuai jika saya menyebut mereka bersemangat tinggi atau rendah. Waktu Anda bersemangat, Anda punya banyak energi. Anda tidak perlu menghasilkan ketekunan, ketekunan akan secara alamiah timbul. Semangat membantu Anda untuk menikmati proses pencapaian, bukan hanya saat Anda mencapai tujuan Anda. Tanpa Semangat, keinginan Anda untuk mencapai sesuatu akan menjadi perjalanan yang panjang dan berat.

Kol 1:29 Itulah yang kuusahakan dan kupergumulkan dengan segala tenaga sesuai dengan kuasa-Nya, yang bekerja dengan kuat di dalam aku.

Beberapa orang berkata mereka merasa kecapekan. Yang sebenarnya terjadi mungkin sebenarnya mereka tidak pernah punya semangat sejak saat pertama kali memulai.

4. Semangat Ialah Dasar dari KEUNGGULAN

Semangat dapat mengubahkan seseorang dari yang sedang-sedang saja menjadi unggul. Pemimpin HAM Marthin Luther King Jr. menyampaikan, "Jika seseorang belum menemukan sesuatu yang dia berani mati untuknya, dia tidak layak hidup." Waktu Anda menemukan tujuan hidup Anda, Anda menemukan semangat. Dan waktu Anda menemukan semangat, itu akan memberi energi pada talenta Anda sehingga Anda dapat mencapai keunggulan.

5. Semangat Ialah Kunci SUKSES

Waktu jiwa seseorang terbakar karena sesuatu, kemustahilan lenyap. Mungkin itulah alasan mengapa filsuf dan penggubah puisi Ralph Waldo Emerson menulis, "Setiap pergerakan yang besar dan menyeluruh dalam sejarah dunia adalah hasil dari antusiasme."

Akar kata "antusias" - en-theos = dalam Tuhan. Seorang yang antusias ialah orang yang mendapat inspirasi dari Tuhan - Alkitab adalah theopneustos - dinafasi oleh Tuhan! Waktu orang Kristen mula-mula melihat seseorang diselamatkan, ada sebuah sukacita yang meluap-luap yang mengikuti karunia keselamatan tersebut, tetapi mereka tidak punya kata-kata yang menggambarkan perasaan mereka. Jadi mereka menggabungkan dua kata (dalam Tuhan) menciptakan kata (en-theos) sehingga dari sana kita mendapatkan kata antusias.

SEMANGAT ANDA DAPAT MENGUATKAN ANDA

Semangat dapat memberi kekuatan dalam setiap aspek kehidupan seseorang. Pernahkah Anda mengenal seseorang dengan semangat tinggi yang kekurangan tenaga untuk menggapai apa yang diinginkannya? Saya meragukannya. Seorang yang bersemangat dengan talenta yang terbatas akan mencapai pencapaian yang lebih besar dari seorang yang memiliki bakat lebih besar tetapi pasif. Mengapa? Karena orang yang bersemangat akan selalu antusias dan terus melangkah maju. Benarlah kata pepatah:

Carilah sesuatu yang sangat kau sukai untuk kau lakukan tanpa dibayar sekalipun, dan jika engkau melakukannya dengan baik, suatu saat seseorang akan dengan senang hati membayarmu untuk melakukannya.

Apa yang membawa seseorang hingga ke puncak? Apa yang membuat mereka mengambil resiko, rela berjalan lebih jauh dan melakukan apapun untuk mencapai tujuan mereka? Itu bukan talenta. Itu adalah semangat. Semangat lebih penting daripada rencana. Semangat menciptakan kobaran api. Semangat menyediakan bahan bakar. Saya tidak pernah ketemu orang yang bersemangat tetapi kurang tenaga. Selama semangat itu ada, tidak masalah jika mereka gagal. Tidak masalah berapa kali mereka terjatuh. Tidak masalah jika orang lain menentang mereka atau berkata mereka tidak akan sukses. Mereka akan terus melangkah. Ada kekuatan dalam semangat!


---
Hukum Tujuan Dalam Hidup Anda


Jangan sia-siakan kehidupan Anda dengan beredar-edar hidup tanpa tujuan. Minta pewahyuan dari Tuhan tentang tujuan kehidupan Anda yang ada dalam pikiran Tuhan dan kemudian hiduplah secara maksimal sesuai dengan tujuan kehidupan Anda tersebut!

Kisah Para Rasul 17:26, Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka,

Tuhan telah menetapkan terlebih dahulu masa dan waktu untuk setiap negara dan bangsa. Dan apa yang berlaku bagi bangsa dan negara tersebut juga berlaku bagi kita secara individu. Tidak ada hal yang terjadi secara kebetulan!

Pengkhotbah 3:1, Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun (KJV : to every purpose = untuk setiap tujuan) di bawah langit ada waktunya.

1. Segala sesuatu dalam kehidupan ini memiliki TUJUAN.

Keberadaan Anda di atas muka bumi ini bukan kebetulan. Tanggal lahir Anda, tempat kelahiran Anda, keadaan di mana Anda dilahirkan, keluarga tempat Anda dilahirkan, warna kulit Anda, sekolah Anda.... Anda sadari atau tidak semuanya itu memiliki peran dan mempengaruhi tujuan yang Anda miliki dalam kehidupan ini.

Mungkin Anda memulai kehidupan dengan awal yang buruk, tetapi banyak orang mengalami hal seperti itu namun tetap berhasil dalam kehidupan mereka. Musa misalnya, dia memulai kehidupan tanpa orang tuanya. Tetapi Tuhan melatih dia untuk memulai suatu bangsa yang baru: Bangsa Israel. Oprah Winfrey, memulai kehidupan dengan tidak mudah. Usia 14 tahun sudah hamil. Usia 19 tahun drop out dari sekolah. Tetapi dia tidak menyerah dan acara talk show yang dipandunya menduduki ranking no. 1 selama 23 tahun ini! Bahkan dia menjadi wanita terkaya di dunia entertainment dewasa ini! Oprah pernah berkata, "Kegagalan adalah cara Tuhan untuk berkata, "Maaf, kamu berjalan ke arah yang salah." Karena itu yang perlu kita lakukan hanya merubah arah kehidupan kita.

Pengkhotbah 3:11 (Amplified), (Tuhan) membuat segala sesuatu indah pada waktunya; Dia juga telah menempatkan kekekalan di dalam hati serta pikiran manusia [suatu tujuan ilahi, yang bekerja melampaui masa dan di bawah kolong langit ini tidak ada hal lain selain Tuhan sendiri yang bisa memuaskannya]...

Itu sebabnya, merupakan tanggung jawab kita untuk menemukan "apakah" potongan kekekalan yang telah Tuhan tanam di dalam hati dan pikiran kita. Karena hal tersebut mewakili takdir ilahi kita dan kontribusi kita bagi umat manusia. Kita punya kewajiban menemukan tujuan kehidupan kita.

2. Tujuan Kehidupan kita ada dalam PIKIRAN Tuhan.

Yeremia 29:11, Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Tuhan punya rancangan, rencana bagi kita. Tetapi untuk mengetahuinya maka kita butuh pewahyuan dari Tuhan. Pengetahuan dari pewahyuan adalah pengetahuan terbesar di jagad raya ini, lebih dari pengetahuan yang berasal informasi, pendidikan ataupun pengalaman. Yesus pun membangun gereja-Nya dengan pewahyuan (Matius 16:17-18). Kitab Pengkhotbah mengatakan bahwa kekekalan atau tujuan yang Tuhan taruh di hati kita hanya bisa dipuaskan oleh Tuhan sendiri. Karena itu kita perlu meminta pewahyuan dari Tuhan untuk bisa mengetahui apa tujuan kehidupan kita yang ada dalam pikiran Tuhan.

3. Tujuan Anda di-PREDIKSIKAN oleh kemampuan dan bakat alamiah Anda.

Tuhan sebenarnya sudah memperlenngkapi kita untuk bisa menggenapi tujuan kehidupan kita sejak kita dilahirkan. Jadi untuk mengetahui tujuan kehidupan kita, maka kita perlu meneliti apa saja yang menjadi bakat serta kemampuan alamiah kita. Karena biasanya kecenderungan alamiah kita itulah yang memimpin kita kepada tujuan kehidupan kita yang telah Tuhan siapkan bahkan sebelum adanya waktu!

4. Tujuan Anda diprediksikan oleh apa yang MENARIK MINAT Anda.

Dalam pidatonya di Stanford University, Steve Job, CEO dari Apple Computer mengatakan, "Kamu harus menemukan apa yang kamu sukai." Mark Twain berkata, "Kalau kita bisa menemukan pekerjaan yang sangat kita sukai, maka bekerja akan menjadi sesuatu yang menyenangkan seperti bermain bagi kita."

Amsal 18:16, Hadiah (KJV: A man's gift = talenta, bakat, karunia seseorang) memberi keluasan kepada orang, membawa dia menghadap orang-orang besar.

Apa yang menarik minat dan bakat Anda membawa Anda untuk mencapai tujuan kehidupan Anda.

5. Tujuan Anda terletak di PERTEMUAN antara talenta Anda dan kebutuhan dunia.

Tujuan Anda bukan hanya untuk diri Anda, tetapi akan menjadi jawaban bagi kebutuhan orang lain juga. Itu sebabnya tujuan Anda selalu lebih besar dari diri Anda. Coba lihat dalam kehidupan Yusuf. Yusuf punya talenta mengartikan mimpi. Dan di dunia saat itu ada kebutuhan untuk mengartikan mimpi Firaun. Dan lewat satu kejadian tersebut maka Yusuf langsung mengalami perubahan nasib: dari napi menjadi perdana menteri! Tujuan kehidupan Anda terletak di pertemuan antara talenta dan kebutuhan dunia!

You might not know it until some time later.
Two traveling angels stopped to spend the night in the home of a wealthy family.


The family was rude and refused to let the angels stay in the mansion's guest room. Instead the angels were given a space in the cold basement.


As they made their bed on the hard floor, the older angel saw a hole in the wall and repaired it. When the younger angel asked why, the older angel replied... "Things aren't always what they seem".


The next night the pair came to rest at the house of a very poor, but very hospitable farmer and his wife.


After sharing what little food they had the couple let the angels sleep in their bed where they could have a good night's rest. When the sun came up the next morning the angels found the farmer and his wife in tears. Their only cow, whose milk had been their sole income, lay dead in the field.


The younger angel was infuriated and asked the older angel "how could you have let this happen!? The first man had everything, yet you helped him," she accused. "The second family had little but was willing to share everything, and you let their cow die."


"Things aren't always what they seem," the older angel replied. "When we stayed in the basement of the mansion, I noticed there was gold stored in that hole in the wall.


Since the owner was so obsessed with greed and unwilling to share his good fortune, I sealed the wall so he wouldn't find it. Then last night as we slept in the farmers bed, the angel of death came for his wife. I gave her the cow instead. Things aren't always what they seem."


*********


Sometimes this is exactly what happens when things don't turn out the way they should. If you have faith, you just need to trust that every outcome is always to your advantage. You might not know it until some time later.

--

Life is a coin.
One of the women offered to find out the process of refining silver and get back to the group at their next Bible Study.




That week, the woman called a silversmith and made an appointment to watch him at work. She didn't mention anything about the reason for her interest beyond her curiosity about the process of refining silver.





As she watched the silversmith, he held a piece of silver over the fire and let it heat up. He explained that in refining silver, one needed to hold the silver in the middle of the fire where the flames were hottest as to burn away all the impurities.







The woman thought about God holding us in such a hot spot; then she thought again about the verse that says: "He sits as a refiner and purifier of silver." She asked the silversmith if it was true that he had to sit there in front of the fire the whole time the silver was being refined.







The man answered that yes, he not only had to sit there holding the silver, but he had to keep his eyes on the silver the entire time it was in the fire. If the silver was left a moment too long in the flames, it would be destroyed.







The woman was silent for a moment. Then she asked the silversmith, "How do you know when the silver is fully refined?"







He smiled at her and answered, "Oh, that's easy -- when I see my image in it"







If today you are feeling the heat of the fire, remember that God has his eye on you and will keep watching you until He sees His image in you.







************ ****




Pass this on right now. This very moment, someone needs to know that God is watching over them.







And, whatever they're going through, they'll be a better person in the end.







"Life is a coin. You can spend it anyway you wish, but you can only spend it once."

--

She Even Broke The Man's Record By Two Hours.
The Catalina Island is twenty-one miles away from the coast of California, and many people have taken the challenge to swim across it.



On July 4th 1952, Florence Chadwick stepped into the water off Catalina Island to swim across to the California coast. She started well and on course, but later fatigue set in, and the weather became cold.



She persisted, but fifteen hours later, numb and cold, she asked to be taken out of the water.



After she recovered, she was told that she had been pulled out only half a mile away from the coast. She commented that she could have made it, if the fog had not affected her vision and she would have just seen the land.



She promised that this would be the only time that she would ever quit.



She went back to her rigorous training. And two months later she swam that same channel. The same thing happened. The fatigue set in, and the fog obscured her view, but this time she swam with faith and vision of the land in her mind. She knew that somewhere behind the fog was land.



She succeeded and became the first woman to swim the Catalina Channel. She even broke the men's record by two hours.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar