Sabtu, 14 Agustus 2010

SUSAHNYA SI KAYA KE SURGA




oleh: Pdt. Bigman Sirait

JUDUL di atas tentu saja tak berarti bahwa bagi si miskin terbuka jalan lebar menuju sorga. Juga bukan berarti bahwa pintu sorga tertutup bagi orang kaya. Jalan ke sorga, bukan soal orang kaya atau orang miskin, melainkan anugerah percaya kepada Yesus Kristus Tuhan. Kaya itu bukan dosa, tapi miskin juga bukan aib. Yang dosa, atau aib itu adalah sikap yang menomorduakan Tuhan. Kekayaan, memang piawai sebagai godaan, banyak orang yang terjatuh karenanya. Bahkan secara khusus Yesus Kristus mengingatkan dalam perumpamaan tentang penabur, seperti benih yang jatuh di semak berduri, maka kekhawatiran dan tipu daya kekayaan dunia, menghimpit dan mematikan benih itu (Mat. 13:22). Benih tak sempat bertumbuh, apalagi berbuah.

Adalah suatu tragedi, di mana kebanyakan orang Kristen yang rajin ke gereja hanya untuk kepuasan diri semata. Meriah di dalam gedung gereja, tapi nyaris tak berdaya dalam amuk dunia nyata, yang memang semakin hari terasa semakin menggila. Dan, lebih gila lagi, ketika kekayaan menjadi target dalam keberimanan pada Yesus Kristus yang justru mengkritisi kekayaan itu sendiri. Bahkan dengan suara membahana, banyak pengkhotbah berkata, “Kita harus kaya, sekali lagi harus kaya!” Ya, kaya itu jadi ukuran pembuktian bahwa kita anak raja. Itu kata mereka. Anjuran mereka sangat bertolak belakang dengan peringatan Yesus, yang bahkan hingga kematiaan-Nya, tak mewariskan harta benda apa pun juga, bahkan pada Maria, ibu-Nya. DIA hanya memercayakan Maria kepada Yohanes murid-Nya. Yohanes dipercaya untuk mengurus Maria di hari tuanya.

Kelihatannya, ajaran Yesus agak berbeda dengan kebanyakan pengkhotbah masa kini. Entah siapa yang salah, Anda harus belajar menelaah. Ingat kekayaan bukan dosa, namun menjadikannya inti ambisi, sungguh sulit dimengerti. Kekayaan sah-sah saja, namun itu adalah berkat Tuhan bagi orang yang diperkenan-Nya. Besar kecilnya, mutlak tergantung Tuhan, tapi di sisi lain, juga tak bisa dilupakan rajin dan malasnya tiap pribadi dalam berkarya. Ingat, Tuhan benci pada orang malas (Ams. 6:6). Apakah anak Tuhan bisa kaya? Ya tentu saja, tapi itu bukan tujuan utama, apalagi dijadikan keharusan dan pembuktian iman. Bagaimana mau kaya jika Tuhan mengutus seseorang ke pedalaman? Kalau sampai dia kaya, malah jadi tanda tanya. Tujuan hidup utama kita sebagai orang percaya adalah menyatakan kemulian Tuhan lewat hidup kita, dan menjadi berkat bagi banyak orang.

Mungkin ada yang berkata, “Bagaimana mau menjadi berkat jika kita miskin?” Sebuah pertanyaan yang sangat naïf dan bersifat membodohi! Apakah Yesus menjadi berkat karena DIA kaya, atau para rasul yang bukan tergolong kaya itu tidak menjadi berkat? Bacalah Kisah Para Rasul, dan simak ucapan Petrus di Bait Allah kepada seorang peminta-minta, “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunya kuberikan kepadamu. Demi nama Yesus Kristus orang Nazareth itu berjalanlah” (Kis. 2:6).

Kekayaan utama mereka bukan harta, melainkan iman. Dan itulah kekayaan sejati yang harus dimiliki setiap orang percaya. Sementara, ada yang lain melihat kasus Lazarus si miskin masuk sorga, namun berkelit dengan berkata, “Lazarus duduk di pangkuan siapa?” Jawab mereka, “Di pangkuan Abraham, orang kaya”. Mereka lupa, Abraham memang kaya, tapi dikenal bukan sebagai orang kaya, melainkan orang beriman, bahkan menjadi bapa orang beriman. Ingat sekali lagi, kekayaan bukan tujuan utama, bahkan Abraham tak pernah mencanangkan itu, melainkan keberimanan. Kekayaan adalah bonus atas kerajinan, kesungguhan, kejujuran, dan tentu saja ketaatan pada firman Tuhan.

Karena itu tidak mengherankan jika Yesus juga berkata, “Bahwa orang kaya sukar masuk kerajaan sorga” (Mat. 19:23). Tapi orang kaya sukar masuk sorga bukan karena kekayaannya, melainkan sikap terhadap kekayaan itu. Kekayaan dijadikan ukuran iman, ukuran berkat Tuhan, dan akhirnya, percaya kepada Tuhan adalah mendapat kekayaan. Jika tidak kaya, Anda mengerti sendiri maknanya. Karena itu, menjadikan kekayaan sebagai tujuan utama sangat mengerikan. Berkata, “Kita harus beriman, yaitu menjadi kaya”, tak lebih dari sugesti. Itu bukan iman, itu biasa dalam dunia psikologi, dalam dunia motivasi.

Abraham Maslow sebagai seorang ahli psikologi, bahkan mengatakan, motivasi hidup atau berkarya yang terendah pada manusia adalah, materi (sandang, pangan, papan). Bagi Maslow, yang tertinggi adalah self actualism, mengaktualisasikan diri dengan menjadikan diri berarti bagi orang lain. Orang yang tak berpikir pada tahap apa yang bisa didapatnya, melainkan apa yang bisa diperbuatnya bagi orang lain. Maslow berbicara bukan sebagai pendeta. Bagaimana mungkin pendeta berpikir dengan nilai hidup di bawah Maslow? Padahal Injil lebih tinggi dari apa yang digambarkan Maslow, yakni seperti Kristus yang memberikan diri-Nya mati di kayu salib, untuk menebus manusia yang berdosa agar tak binasa. Dan Yesus meminta pengikut-Nya untuk hidup menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut DIA.

Hidup orang percaya sudah sungguh amat berbahagia karena telah menerima penebusan dosa. Amat berbahagia, karena mewarisi kekekalan kerajaan sorga. Amat berbahagia, karena bukan nanti, di sana, tapi sekarang, di sini, hidup orang percaya dipelihara dan terpelihara senantiasa. Orang percaya bahagia bukan karena kaya, karena kaya adalah bonus semata. Alangkah mulianya hati orang percaya, sehingga kekayaan tak pernah mampu menggodanya, apalagi membuatnya menjadi berdosa. Awas, peringatan Yesus tentang kekayaan tentu saja sangat serius, patut diperhatikan.. Tapi sebaliknya, anjuran untuk mengimani hal menjadi kaya bisa jadi virus, patut dihindari.

Sekali lagi ingat kekayaan hanyalah bonus, seperti yang dikatakan-Nya, “Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu” (Mat. 6:33). Cari yang disuruh-Nya, tunggu yang dijanjikan-Nya, atau Anda akan terpeleset, dan mendapat murka-Nya, karena salah menentukan arah. Anda bukan orang dunia, yang menjadikan kekayaan tujuan utama, ambisi untuk kaya, apalagi meyakini harus menjadi kaya dengan merohanikannya. Anda, adalah orang percaya yang percaya pada pemeliharaan Allah, lakukan kehendak-Nya. Jika kekayaan menyusul, ia akan datang jika itu yang Tuhan mau, karena semua yang datang berasal dari DIA (Ams. 22:2). Selamat menjadi kaya tanpa harus menomorsatukannya, apalagi menjadikannya tujuan utama. Selamat menjadi kaya karena Anda dikasihi-NYA. Ini sangat berbeda, pikirkanlah dengan bijaksana, atau Anda akan sukar masuk kerajaan sorga.

--

Renungan: Rashid Dan Keluarganya Dibebaskan Dari Dakwaan Penghujatan

Rashid yang berumur 16 tahun telah dibebaskan dari dakwaan bersama dengan ayahnya Salamat dan tiga orang anggota keluarga lainnya. SLMP (Sharing Life Ministry Pakistan) telah mengadakan pertemuan rekonsiliasi antara para pemimpin Kristen dan “Agama Lain”, yang sangat membantu dalam pembebasan mereka, menurut laporan dari Compass Direct.



Partner pelayanan kami CLAAS (Center for Legal Aid Assistance and Settlement) mewakili keluarga ini di pengadilan.

‘Ini adalah sebuah tanda yang luar biasa yang telah membuat sejarah’, kata Shahzad Kamran, seorang pekerja di SLMP. ‘Kasus ini merupakan keputusan awal bagi kasus-kasus penghujatan lainnya di masa depan terhadap orang-orang Kristen.’



Mempelopori pertemuan-pertemuan rekonsiliasi antara SLMP dan pemimpin lokal dan nasional “Agama Lain” dimulai pada bulan November 2008. Dari pada mencoba menyelesaikan masalah seperti ini di pengadilan, SLMP memilih langsung menemui para pemimpin “Agama Lain” untuk membujuk mereka bahwa yang tertuduh tidak bersalah lalu mereka para imam mendorong orang “Agama Lain” (yang menuntunt yang tertudur) untuk mencabut tuntutannya.



Pertemuan diadakan antara emapt pemimpin “Agama Lain”, perwakilan pemerintah Mushtag Ahmed dan Sohail Johnson dari SLMP. Para ulama setuju membebaskan orang-orang Kristen ini setelah tim SLMP menjelaskan kepada mereka bahwa tuduhan penghujatan telah berkembang menjadi kesalah-pahaman.



Fatwa

Para pemimpin “Agama Lain” setuju untuk mengeluarkan sebuah fatwa yang menyatakan para pria yang dituduh ternyata tidak bersalah atas penghujatan. Saksi dari pihak “Agama Lain” dalam kasus ini menarik kesaksiannya pada tanggal 13 Januari, dan Hakim Sheik Salahudin membebaskan kelima pria Kristen di pengadilan Toba Tek Singh.



Para pengacara yang terlibat dalam kasus ini berkataa mereka akan menggunakan jalan damai dalam kasus-kasus penghujatan yang akan datang. Mereka berkata bahwa melawan kasus-kasus semacam itu di pengadilan masih dapat membebaskan yang tidak bersalah, tetapi cara ini tidak menolong memecahkan masalah pertengkaran antar kelompok agama yang mengarah kepada kekerasan dan tuduhan-tuduhan palsu.



Rashid dan keluarganya telah dituduh melakukan penghujatan pada bulan April 2007 setelah percekcokan antara adik bungsunya Daniel dengan seorang anak “Agama Lain” bernama Sunny. Didalam proses argumentasi, sebuah stiker bertuliskan Yah Rosul Allah yang sebelumnya menempel di kaos Sunny terjatuh.



Seorang tetangga setempat melihat stiker tersebut terjatuh di atas t anah dan menuduh anak-anak Kristen melakukan penghujatan. Segera setelah itu kekerasan pecah, akhirnya polisi menahan Rashid dan ayahnya dan tiga orang sanak saudara lainnya. Peristiwa ini menyulut kekerasan dimana diperkirakan 2 ribu orang “Agama Lain” menyerang perkampungan Kristen, lingkungan Kristen, melempari rumah-rumah orang Kristen dengan batu dan memukuli mereka.

--

Satu Sistem Perekonomian Dunia Karya Antikris
Sat
07/17/10
PENYEBAB KRISIS DI AS

Dunia sempat panik ketika beberapa perusahaan perkreditan Amerika Serikat (AS) bangkrut, karena sudah dapat dihitung bahwa itu akan berdampak ke seluruh perusahaan perkreditan bahkan perbankan di AS. Dampak awalnya ialah harga saham di Dow Jones meluncur turun. Segera menteri keuangan AS, Henry Paulson, merancang tindakan penyelamatan dengan mengajukan dana talangan US $ 700 miliar. Ketika usulan pertama ditolak oleh Kongres, saham meluncur lebih dahsyat lagi sehingga Paulson yang tentu backup oleh George W. Bush, menyatakan bahwa jika Kongres AS tidak mau mengerti maka seluruh dunia akan mengalami krisis ekonomi dahsyat. Akhirnya Kongres mau-tak-mau harus menyetujui program penyelamatan tersebut.

united statesChristianto Wibisono dalam Suara Pembaruan tanggal 13 Oktober 2008, menyebutkan bahwa penyebab krisis finansial AS itu bukan karena George W. Bush melainkan karena model hidup rakyat AS yang lebih besar pasak daripada tiang. Banyak orang tidak tahu bahwa setelah krisis finansial sempat disejukkan dengan dana bailout US $ 700 miliar, sesungguhnya krisis Credit Card sedang menunggu giliran. Diperkirakan ada sekitar satu triliun dollar hutang Credit Card di AS. Kini Indonesia pun sedang dipacu pemakaian Credit Card atau lebih tepat kita sebut pembiasaan hidup berhutang melalui Credit Card.

Mengapakah bisa terjadi krisis finansial di AS? Sesungguhnya itu karena saking percayanya dunia terhadap sistem demokrasi dan perekonomian pasar bebas AS. Semua orang berusaha menyimpan dananya di AS bahkan hampir semua koruptor negara dunia ketiga pun menyimpan dana mereka di bank-bank AS. Ini menyebabkan bank-bank di AS overliquid (kebanyakan uang), sehingga bunganya rendah. Karena bank-bank berlimpahan dana maka mereka menawarkan kredit dengan gampang kepada perusahanperusahaan perkreditan perumahan. Karena dana disalurkan dengan begitu gampang, para pengambil keputusan di perusahaan perkreditan dengan gegabah demi mengejar omset penyaluran kredit sehingga tanpa melalui studi kelayakan customer memberikan kredit perumahan kepada orang-orang yang sesungguhnya tidak sanggup mencicil. Sementara orang yang ditawarkan rumah telah terbiasa hidup lebih besar pasak daripada tiang maka tanpa banyak mempertimbangkan kemampuannya untuk mencicil telah rakus mengkredit rumah yang besar dan mahal yang melampaui kemampuannya. Akhirnya kredit macet menggurita hingga perusahaan-perusahaan perkreditan bangkrut, dan otomatis bank pemberi pinjaman juga terseret. Kalau hanya jumlah kecil saja yang macet, tentu tidak menjadi persoalan, tetapi kalau miliaran dollar tentu menjadi urusan besar, bahkan menjalar sampai menjadi problem internasional.


HEROIN DARI LUCIFER

credit cardGejala berhutang lewat Credit Card yang berlebihan bukan hanya terjadi di AS, melainkan telah mendunia. Manusia ditawarkan Credit Card sehingga bisa membeli apa saja dengan pikiran "pokoknya beli dulu nanti bayarnya belakangan." Orang tua generasi lalu selalu memberi nasehat agar anak rajin menabung. Tetapi zaman sekarang jangankan menabung, bahkan sejak kecil sudah terbiasa berhutang hingga berjenjang-jenjang.

Bank pemberi Credit Card berharap pemegangnya berbelanja sebanyak mungkin dan kalau jatuh tempo tidak sanggup bayar, masih ditawarkan untuk hanya membayar minimum-payment, yang tentu sisanya dikenakan bunga yang sangat tinggi.

Manusia akhir zaman ditawarkan hasil teknologi. Semua hasil teknologi tidaklah jahat atau salah. Tentu dengan handphone jauh lebih nyaman daripada telepon monolog yang harus tersambung dengan kabel. Berbagai temuan teknologi telah menyumbangkan kenyamanan bagi kehidupan manusia. Tetapi untuk menikmati kenyamanan itu manusia harus membayar harganya dan tentu harus ditunjang dengan kerja keras yang menyita waktu dan tenaga. Sementara itu juga ditawarkan Credit Card yang prinsipnya kalau menginginkan namun belum punya uang, ya hutang dulu.

Jadi, melalui kemajuan teknologi dan prinsip 'hutang dulu bayar belakangan', manusia bias memenuhi rumahnya dengan segala perkakas hasil kemajuan teknologi dengan berhutang. Lifestyle penuh hutang dan penuh kenikmatan ini akhirnya menyebar ke sebagian besar, kalau kita tidak membesar-besarkannya dengan berkata seluruh manusia akhir zaman. Manusia bukan membeli sesuatu atau mengkredit sesuatu setelah menghitung kelebihannya atau setidaknya kemampuan membayarnya, melainkan "gesek" dulu cardnya, toh masih ada waktu sebulan untuk memikirkannya atau seburuk-buruknya akan diusahakan dengan fasilitas minimum payment.

Sambil setiap negara dengan pasar bebas dan floating devisa menggenjot ekonomi dengan mengabaikan moral, semua rakyat dipacu untuk menjadi manusia ekonomi. Tanpa memiliki waktu untuk keluarga, apalagi gereja, pokoknya pagi-pagi berangkat kerja dan pulang tiba di rumah sudah mendekati jam tidur.

Kekacauan finansial di AS adalah uji coba Lucifer untuk melihat kepanikan manusia terhadap masalah ekonomi yang akan digenggamnya sebagai alat untuk memaksa setiap orang menyembah kepadanya. Kekacauan tersebut telah menghantar pada penyatuan ekonomi dunia ke bawah satu kebijaksanaan moneter. Nancy Pelosi mendesak George W. Bush untuk menghimpun G8 untuk duduk membicarakan kebijakan bersama untuk mengatasi kemelut ekonomi. Tak pelak lagi bahwa krisis kali ini akan mengantar ke penyatuan kebijakan tunggal.

Pemilihan presiden AS kali ini bisa jadi ujicoba Lucifer terhadap masyarakat AS. Apakah mereka lebih mementingkan ekonomi atau nilai-nilai luhur kekristenan dan keamanan? Kelihatannya mereka akan memilih orang yang sanggup membawa mereka kepada kemakmuran ekonomi daripada keluhuran nilai keluarga yang berdasar pada kekristenan. Masyarakat AS tidak sanggup mengalami kesulitan ekonomi karena mereka telah cukup lama menikmati kemakmuran. Di kamus masyarakat AS tidak ada kata irit, dan tidak ada kata susah. Terlebih mereka telah lama dimanjakan dengan kemudahan mendapatkan pekerjaan sehingga mereka tidak menabung untuk persiapan masa sulit. Setelah memasuki zaman Credit Card, mereka dibiasakan berhutang sehingga Credit Card yang macet, menurut Christianto Wibisono sudah mencapai satu triliun dollar.

Akhirnya siapapun yang mau jadi presiden, tidak masalah moralnya, apalagi kandungan nilai kekristenannya, pokoknya bisa membawa kepada peningkatan ekonomi, maka rakyat akan memilih dia. Bahkan herankah kita jika suatu hari Lucifer atau anak buahnya mencalonkan diri dan terang-terangan menyebut identitas dirinya dan sikapnya yang memusuhi kekristenan alkitabiah, lalu rakyat berbondong-bondong memilihnya? Ia pasti akan didukung habis habisan oleh para homosex, umat berbagai agama, kekristenan yang sesat, para artis Hollywood yang freesex, dan berbagai komponen masyarakat yang hidupnya berantakan. Lucifer telah berhasil memberi "heroin" kenikmatan hidup dan keleluasaan hutang kepada manusia akhir zaman. Ia tahu manusia akan mengerang tanpa dia.


TIDAK ADA YANG MENJUAL DAN MEMBELI

Dalam kitab Wahyu 13:16-17 "Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain daripada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya." Menurut pembaca, faktor apakah yang memungkinkan Lucifer mengontrol ekonomi dunia, bahkan hingga tidak ada orang yang bisa membeli atau menjual tanpa seijinnya? Tentu sebelumnya telah terjadi penyatuan moneter seluruh dunia dan kebijaksanaan moneter ada di bawah satu penguasa.

Lucifer akan berhasil menyatukan politik seluruh dunia sehingga terwujud satu pemerintahan dunia. Sangat masuk akal untuk memiliki satu federasi dunia dengan dua ratus lebih negara bagian. AS akan menjadi satu negara bagian, demikian juga dengan Indonesia dan China masing-masing akan menjadi satu negara bagian. Nah, presiden dunia itu pasti akan hebat sekali dan akan dipilih oleh manusia seluruh dunia. Tahukah anda sekarang telah ada yang namanya Parlemen Dunia? Tahukah pembaca bahwa pada bulan Oktober 2008, Indonesia mengusulkan Agung Laksono menjabat sebagai Ketua Parlemen Dunia? Apa sulitnya bagi Lucifer untuk membentuk satu pemerintahan dunia, dengan satu Presiden Dunia, bahkan kita sekarang sudah ada Parlemen Dunia?

AntichrisKita kini sedang menuju ke satu ekonomi dunia, satu kebijaksaan moneter yang sifatnya mendunia, dan kita memang sudah memiliki bank dunia. Dan kita juga sudah punya International Monetary Fund (IMF), yang banyak menolong (intervensi) masalah keuangan negara-negara. Dapatkah pembaca melihat bahwa pemerintahan global anti Kristus yang digambarkan Allah bagi kita melalui patung mimpi Nebukadnezar, yang pada bagian kakinya yaitu kerajaan besi (Eropa) campur tanah liat, sekarang sedang dibentuk?

Kitab Wahyu pasal 13 yang kita kutip telah memberitahu kita bahwa anti-Kristus akan menguasai dunia, dan akan mengendalikan ekonomi, sehingga orang tidak dapat membeli dan menjual tanpa seijinnya. Banyak orang yang membaca kitab Wahyu pasal 13 hanya tersentak oleh tanda bilangan anti-Kristus, yaitu 666, sementara itu ia tak sadar bahwa sesungguhnya ia sedang berada di dalam program itu.


KERAJAAN BESI CAMPUR TANAH LIAT

Nebukadnezar bermimpi, dan itu tercatat dalam kitab Daniel pasal 2. Hampir terjadi musibah penyembelihan di Kerajaan Babilon karena tidak ada yang sanggup menafsirkan mimpi sang maharaja saat itu. Tetapi karena mimpi itu dari Allah, maka hanya Allahlah yang sanggup mengungkapkan artinya, melalui Daniel.

NebukadnezarKita diberitahu bahwa kepala patung yang terdiri dari emas itu dikatakan adalah Kerajaan Babilon yang sedang berdiri saat itu. Dan kemudian dikatakan akan muncul empat kerajaan sesudahnya sebelum dihancurkan satu kerajaan yang bagaikan batu yang turun dari gunung. Karena waktu telah lewat lebih dari dua ribu enam ratus tahun, maka gampang sekali bagi kita untuk mengerti bahwa dadanya yang terdiri dari perak itu sesungguhnya adalah kerajaan Media-Persia yang muncul sesudah Babilon. Dan perutnya yang dari tembaga sesungguhnya adalah kerajaan Yunani dengan "Alexander tak-Agungnya," dan kaki patung yang adalah besi sesungguhnya adalah kerajaan Romawi (persatuan Eropa) yang menyalibkan Yesus Kristus.

Lalu kerajaan besi campur tanah liat yang di bagian jari kaki itu kerajaan apa? Jelas bukan Singosari atau Sriwijaya, atau Inggris. Sejak Romawi bubar belum ada kerajaan atau pemerintahan yang sifatnya mengglobal. Karena kerajaan kelima ini digambarkan sebagai besi campur tanah liat, maka unsur besinya tentu adalah Eropa, yaitu identitas kerajaan keempat, berarti tinggal tanah liatnya.

Kelihatannya krisis finansial yang terjadi bisa merupakan penggodokan tanah liat. Christianto Wibisono maupun pengamat ekonomi lain menilai bahwa melalui krisis ini, AS semakin "penyok" dan China semakin menjadi bos. Jangan lupa bahwa negara Arab (dunia Islam) tidak tergoncang oleh krisis. Arab Saudi, dalam Media Indonesia tanggal 13 Oktober 2008, menyatakan berencana membangun sebuah kompleks dengan gedung yang tingginya mencapai lebih dari satu kilometer, dengan biaya US $ 26,7 miliar.

Mungkinkah yang dimaksudkan dengan tanah liat itu adalah China yang terkenal dengan porselinnya? Atau tanah liat itu sesungguhnya adalah negara Arab (dunia merusakkan Islam), atau lebih tepat lagi sesungguhnya adalah gabungan dari keduanya. Kalau besi itu menggambarkan dunia Barat (Eropa) bisakah tanah liat itu dunia Timur (campuran China, Arab dll.)? Jadi seluruh dunia bersatu seperti besi campur tanah liat? Kita tunggu finalnya, mungkin anda akan ikut mengalaminya.


IA MENYUSUP KE DALAM GEREJA

Kini wahyu pasal 13 sedang digenapi dan anti-Kristus dengan tanda 666 sedang membentuk dirinya. Kerajaan kelima, yaitu besi campur tanah liat yang digambarkan melalui patung yang dimimpikan Nebukadnezar sedang mewujudkan diri.

churchAnti-Kristus, sesungguhnya adalah pribadi yang mengaku dirinya Kristus. Kata "anti" adalah preposisi bahasa Yunani yang sesungguhnya artinya menentang dengan menggantikan. Jadi anti-Kristus adalah penentang Kristus yang mengatakan bahwa dirinyalah sang Kristus itu atau sesungguhnya adalah kristus palsu. Kristus itu bahasa Yunani yang artinya sama dengan Mesias dalam bahasa Ibrani. Jadi anti-Kristus itu sudah pasti bukan pemimpin atau umat agama non-Kristen, melainkan pasti dari pihak Kristen.

Ia akan memberitakan Kristus, tetapi tentu Kristus menurut versinya, dan akan menyatakan dirinya sebagai orang yang diurapi karena arti kata "Kristus" adalah orang yang diurapi. Atau menyebut dirinya atau jabatannya sebagai pengganti Kristus. Sebelum sang anti-Kristus utama datang, tentu ia akan mengirim pendahulu-pendahulu, yaitu pelayan Kristen palsu yang menyamar ke seluruh gereja. Tentu ia akan menghembuskan konsep "jangan bicara doktrin" karena dengan tidak membicarakan doktrin akan tercipta suasana yang lebih menggampangkan penyamarannya. Ia akan membawa gereja menurunkan standar moral, memperkenalkan lagu-lagu irama pop ke dalam gereja. Menghembuskan doktrin bahwa semua orang yang akan masuk Sorga sudah dipilih sebelum dunia dijadikan, oleh sebab itu tidak perlu giat memberitakan Injil. Ia akan menggiring gereja-gereja ke dalam satu wadah. Michael de Semlyen dalam bukunya All Roads Lead to Rome menyebut Gereja Roma Katolik sebagai stasiun final anti-Kristus.

Ia akan menyatukan dunia ke bawah kekuasaan, dan tentu seluruh kebijakan ekonomi juga ada di bawah kekuasaannya. Tetapi semua itu hanyalah alat karena keinginan hati Lucifer ialah menuntut dirinya disembah, bukan hanya oleh manusia, bahkan juga oleh Tuhan penciptanya (Mat. 4:9). Ia akan mempersatukan gereja ke bawah genggamannya dan menyatakan dirinya sebagai Kristus. Itu akan didahului dengan memberikan kuasa semu bagi pengikutnya untuk melakukan mujizat demi nama Kristus (maksudnya adalah dirinya), sambil doktrin, moral, dan motivasi (tiga sukat gandum) kekristenan yang murni dengan ragi.



NASIHAT UNTUK ORANG KRISTEN

Waspada, jadilah bijak, perhatikan doktrin karena doktrinlah yang membedakan satu agama dengan yang lain, dan doktrinlah yang membedakan satu gereja dengan yang lain. Jika anda tidak senang dengan doktrin, maka anda sudah tidak sanggup membedakan satu gereja dengan yang lain, dan lambat-laun anda akan tidak dapat membedakan satu agama dengan yang lain.

Cermatilah pengajaran tiap-tiap gereja, dan bedakan pengajaran yang satu dengan yang lain. Pelajari dengan sungguh-sungguh untuk memastikan yang paling alkitabiah dan logis. Jangan terpukau hanya dengan satu doktrin saja, melainkan tiap-tiap doktrin dalam satu gereja harus harmonis. Pengajaran yang benar selalu mempersilakan orang menilainya. Makanan yang enak tidak boleh dipaksakan melainkan hanya boleh ditawarkan. Pastikan diri anda di dalam gereja yang alkitabiah dalam penantian kita akan kedatangan Tuhan, karena Tuhan pernah berkata dalam nada yang pesimis, "Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" (Luk.18:8). Tuhan sangat pesimis masih akan mendapatkan iman yang benar ketika Ia datang, tentu karena iman yang benar terkikis habis oleh gereja yang salah doktrinnya.

Boleh cicil mobil atau rumah? Tentu boleh, tetapi harus dalam jangkauan dan dalam jumlah yang tidak akan menyebabkan kesulitan. Boleh pakai Credit Card? Boleh, tetapi kendalikan diri dengan baik. Berusaha cukupkan diri dengan yang ada, dan rajin menabung untuk mengantisipasi masa-masa susah. Terhadap orang Kristen yang sudah terbukti setia, bukan yang datang pura-pura menjadi orang Kristen, kita harus saling membantu sebagai bukti bahwa kita adalah saudara di dalam Tuhan.***

"Saya berdoa meminta kekuatan dan Allah memberikan saya kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat. Saya berdoa meminta hikmat dan Allah memberikan masalah-masalah untuk dipecahkan. Saya berdoa meminta kemakmuran dan Allah memberikan saya otak dan otot untuk bekerja. Saya berdoa meminta keberanian dan Allah memberikan saya tantangan untuk diatasi. Saya berdoa meminta cinta dan Allah memberikan kesempatan. Saya tidak menerima apapun yang saya minta, saya menerima segala sesuatu yang saya perlukan. Doa saya telah Ia jawab." (Michael Job)



Sumber: Buletin PEDANG ROH 58, Jan-Maret 2009 ( Graphe Ministry )

--

Ternyata Coca Cola adalah Racun Tikus
Thu
08/12/10

History of Coca ColaWow, membaca dari Wikipedia mengenai asal usul minuman berkarbon saya menemukan fakta menarik bahwa sebenar nya dulu minuman bersoda adalah racun untuk tikus. Berikut ulasan sejarah nya.

Pada tahun 1767 seorang yg berkebangsaan Inggris Joseph Priestley menemukan air berkarbonasi ketika ia pertama kali menemukan sebuah metode menyuntikkan air dengan karbon dioksida. Dan air tersebut dapat membunuh tikus. Suatu hal yang tidak disengaja sebenar nya, karena awal nya ia hanya menaruh semangkuk air diatas tong bir di tempat pembuatan bir di Leed, Inggris. Ia mencoba meminum air tersebut dan ternyata rasa nya enak, dingin dan menyegarkan.

Pada tahun 1771 profesor kimia Swedia Torbern Bergman independen menemukan sebuah proses yang sama untuk membuat air menjadi berkarbonasi. Sebenar nya saat itu tujuan utama dia adalah untuk membuat minuman yang dapat memberikan keuntungan untuk kesehatan.

Ányos Jedlik (1800-1895), seorang Hungaria, menemukan air soda yang dapat dikonsumsi yang akhir nya pada saat ini menjadi minuman yang paling populer. Dia juga membangun pabrik minuman berkarbonasi di Budapest, Hungaria. Setelah penemuan ini, di Hungaria minuman yang terbuat dari anggur dan air soda disebut "fröccs" (wine spritzers) yang tersebar di beberapa negara di Eropa.

Nah sejak itulah minuman bersoda menjadi populer dan terkenal di seluruh dunia.

--

Alasan Kuat untuk Mempercayai Alkitab sebagai Firman Tuhan
Wed
05/05/10



1. Kejujurannya
2. Ketahanannya
3. Pernyataannya Mengenai Dirinya Sendiri
4. Mukjizatnya
5. Kesatuannya
6. Keakuratannya dari Segi Sejarah dan Geografi
7. Rekomendasi dari Kristus
8. Keakuratan Ramalannya
9. Keberlangsungannya
10. Kuasanya untuk Mengubah Hidup Manusia

Alkitab



1. KEJUJURANNYA

Alkitab sungguh jujur. Alkitab memperlihatkan Yakub, bapak dari "bangsa pilihan," sebagai seorang penipu. Alkitab juga menggambarkan Musa, sang pemberi Hukum Taurat, sebagai seorang pemimpin yang merasa tidak aman dan keras kepala, yang dalam usaha pertamanya untuk menolong bangsanya sendiri, membunuh seorang laki-laki dan kemudian lari menyelamatkan diri ke padang gurun. Alkitab menggambarkan Daud bukan hanya sebagai raja yang paling dikasihi, panglima perang, dan pemimpin rohani, tetapi juga sebagai orang yang mengambil isteri orang lain dan kemudian, untuk menutupi dosanya, bersekongkol untuk membunuh sang suami. Pada satu sisi, Kitab Suci pernah menilai bahwa umat Allah, bangsa Israel, begitu buruk sehingga Sodom dan Gomora tampak baik bila dibandingkan dengan mereka. {Yeh 16:46-52} Alkitab memperlihatkan bahwa sifat alamiah manusia memusuhi Allah. Alkitab memprediksikan masa depan yang penuh dengan masalah. Alkitab mengajarkan bahwa jalan ke Surga sempit dan jalan ke Neraka lebar. Jelaslah, Kitab Suci ini tidak ditulis untuk mereka yang hanya menginginkan jawaban sederhana atau pandangan terhadap agama dan manusia yang ringan dan serba optimis.

2. KETAHANANNYA

Ketika negara Israel yang modern muncul kembali setelah ribuan tahun orang Israel tercerai-berai, seorang gembala Beduin menemukan satu dari harta karun arkeologis yang paling penting di zaman ini. Dalam sebuah gua di tepi Barat Daya Laut Mati, di dalam sebuah buli-buli yang pecah ditemukan dokumen-dokumen yang telah disembunyikan selama dua ribu tahun. Temuan-temuan tambahan menghasilkan salinan-salinan naskah yang umurnya seribu tahun lebih tua dari salinan-salinan tertua yang diketemukan sebelumnya. Satu dari yang paling penting adalah salinan kitab Yesaya. Isinya ternyata sama dengan kitab Yesaya yang ada di Alkitab kita. Gulungan-gulungan naskah Laut Mati itu muncul dari debu bagaikan jabatan tangan yang bersifat simbolik untuk mengucapkan selamat datang kepada bangsa Israel yang baru kembali ke tanah airnya. Gulungan-gulungan itu menyingkirkan pendapat dari sebagian orang yang mengatakan bahwa Alkitab yang asli sudah hilang ditelan waktu dan sudah rusak.

3. PERNYATAANNYA MENGENAI DIRINYA SENDIRI

Apa yang dikatakan Alkitab tentang dirinya sendiri adalah hal yang penting untuk diketahui. Jika para penulis Kitab Suci sendiri tidak pernah mengklaim bahwa mereka berbicara bagi Allah, tentunya kita berbuat lancang jika kita membuat klaim itu bagi mereka. Mungkin kita juga akan menghadapi persoalan lain. Kita mungkin akan menghadapi sejumlah misteri yang tidak terpecahkan, yang terkandung di dalam tulisan yang bersifat historis dan etis. Dan kita tidak akan mempunyai sebuah buku yang telah mengilhami munculnya sinagoga dan gereja yang tidak terhitung jumlahnya di seluruh dunia. Suatu Alkitab yang tidak mengklaim bahwa ia berbicara atas nama Allah tentunya tidak akan menjadi fondasi bagi iman ratusan juta orang Yahudi dan Kristen (.2Pe 1:16-21). Namun, dengan didukung oleh bukti dan argumentasi yang cukup, para penulis Alkitab telah mengklaim bahwa mereka diilhami oleh Allah. Berhubung jutaan orang telah mempertaruhkan kehidupan mereka saat ini dan saat kekekalan pada klaim-klaim itu, Alkitab bukanlah buku yang baik jika para penulisnya berbohong secara konsisten tentang sumber informasi mereka.

4. MUKJIZATNYA

Peristiwa keluarnya Israel dari Mesir memberikan dasar historis untuk mempercayai bahwa Allah telah menyatakan Diri-Nya sendiri kepada Israel. Seandainya Laut Merah tidak terbelah sebagaimana yang diceritakan Musa, Perjanjian Lama kehilangan otoritasnya untuk berbicara atas nama Allah. Demikian pula Perjanjian Baru juga bergantung pada mukjizat. Seandainya Yesus secara badani tidak bangkit dari kematian, Rasul Paulus mengatakan bahwa iman Kristen didirikan di atas kebohongan. (.1Ko 15:14-17) Untuk memperlihatkan kredibilitasnya, Perjanjian Baru menyebutkan saksi-saksinya, dan ini dilakukannya di dalam kerangka-waktu yang memungkinkan klaim-klaim itu diuji kebenarannya. (.1Ko 15:1-8) Banyak dari para saksi itu akhirnya mati sebagai martir, bukan untuk membela keyakinan moral atau rohani yang abstrak tetapi untuk klaim mereka bahwa Yesus telah bangkit dari kematian. Memang mati sebagai martir bukan hal aneh, namun tetaplah penting untuk menyadari apa yang menyebabkan mereka rela kehilangan nyawanya. Banyak orang rela mati untuk sesuatu yang mereka percaya sebagai kebenaran. Dan tidak ada yang rela mati untuk sesuatu yang mereka tahu sebagai kebohongan.

5. KESATUANNYA

Empat puluh pengarang yang berbeda menulis 66 kitab dalam Alkitab selama lebih dari 1.600 tahun. Empat ratus tahun yang hening memisahkan 39 kitab Perjanjian Lama dari 27 kitab Perjanjian Baru. Namun demikian, dari Kejadian sampai Wahyu, semua kitab menceritakan satu cerita yang utuh. Bersama-sama mereka memberikan jawaban yang konsisten terhadap pertanyaan-pertanyaan terpenting yang dapat kita tanyakan: Mengapa kita di sini? Bagaimana kita dapat mengatasi rasa takut? Bagaimana kita dapat berhasil? Bagaimana kita bisa bangkit dari keadaan kita yang buruk dan tetap berpengharapan? Bagaimana kita dapat berdamai dengan Pencipta kita? Jawaban-jawaban Alkitab yang konsisten terhadap pertanyaan-pertanyaan ini memper lihatkan bahwa Kitab Suci bukanlah banyak buku melainkan satu buku.

6. KEAKURATANNYA DARI SEGI SEJARAH DAN GEOGRAFI

Selama berabad-abad banyak orang meragukan keakuratan Alkitab dari segi sejarah dan geografi. Namun para arkeolog modern berulang-ulang telah menggali dan menemukan bukti mengenai orang-orang, tempat-tempat, dan kebudayaan-kebudayaan yang digambarkan dalam Kitab Suci. Dari waktu ke waktu, deskripsi dalam Alkitab telah dibuktikan sebagai catatan yang lebih dapat diandalkan daripada spekulasi para ahli. Turis masa kini yang mengunjungi musium dan tempat-tempat yang dilukiskan di Alkitab mau tak mau sangat terkesan dengan latarbelakang geografis dan historis dari teks Alkitab yang ternyata riil.

7. REKOMENDASI DARI KRISTUS

Banyak orang telah mengatakan hal yang baik mengenai Alkitab, tetapi tidak ada yang memberi rekomendasi sekuat yang diberikan Yesus dari Nazaret. Ia merekomendasikan Alkitab bukan hanya dengan ucapan-Nya tetapi juga dengan kehidupan-Nya. Pada saat-saat pencobaan-Nya, pengajaran di hadapan orang banyak, dan penderitaan-Nya, Yesus dengan jelas memperlihatkan bahwa Ia mempercayai Kitab Suci Perjanjian Lama lebih dari sekadar tradisi nasional.

(Mat 4:1-11; 5:17-19) Yesus percaya bahwa Alkitab adalah buku tentang Diri-Nya sendiri. Kepada orang-orang senegeri-Nya Ia berkata, "Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa olehnya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu." (Yoh 5:39-40)

8. KEAKURATAN RAMALANNYA

Dari zaman Musa, Alkitab telah meramalkan peristiwa-peristiwa yang tak seorang pun ingin mempercayainya. Sebelum Israel masuk ke Tanah Perjanjian, Musa meramalkan bahwa Israel akan tidak setia, bahwa Israel akan kehilangan tanah yang Allah berikan kepadanya, dan bahwa Israel akan tercerai-berai ke seluruh dunia, dikumpulkan kembali, dan kemudian dibangun kembali (Ula 28-31). Pusat dari ramalan Perjanjian Lama adalah janji tentang Mesias yang akan menyelamatkan umat Allah dari dosa-dosa mereka dan pada akhirnya membawa penghakiman dan kedamaian bagi seluruh dunia.

9. KEBERLANGSUNGANNYA

Kitab-kitab Musa ditulis 500 tahun sebelum kitab-kitab Hindu yang paling awal. Musa menulis kitab Kejadian 2.000 tahun sebelum Muhammad menulis Quran. Selama masa yang panjang itu, tak ada buku yang dikasihi atau dibenci seperti Alkitab. Tak ada buku yang secara konsisten telah dibeli, dipelajari, dan dikutip seperti Alkitab. Sementara jutaan judul-judul lain muncul dan tenggelam, Alkitab tetap merupakan buku yang menjadi ukuran bagi buku-buku lain. Sekalipun sering diabaikan oleh orang yang merasa tak nyaman dengan ajaran-ajarannya, Alkitab tetap merupakan buku utama dari peradaban Barat.

10. KUASANYA UNTUK MENGUBAH HIDUP MANUSIA

Orang yang tidak percaya sering menunjuk kepada mereka yang mengatakan bahwa mereka percaya Alkitab tetapi hidupnya tidak berubah. Tetapi sejarah juga ditandai oleh mereka yang kehidupannya menjadi lebih baik oleh karena buku ini. Sepuluh Perintah Allah telah menjadi sumber pengarahan moral bagi banyak orang yang tak terhitung jumlahnya. Mazmur-mazmur Daud telah memberikan kekuatan pada waktu kesulitan dan kehilangan. Khotbah Yesus di Bukit telah menjadi obat bagi jutaan orang untuk mengatasi kesombongan dan sikap legalisme. Uraian Paulus mengenai Kasih di .1Kor 13 telah banyak melunakkan hati yang sedang marah. Perubahan hidup dari orang-orang seperti Rasul Paulus, Agustinus, Martin Luther, John Newton, Leo Tolstoy, dan C.S. Lewis menunjukkan perubahan yang dapat dilakukan Alkitab. Bahkan satu bangsa atau suku seperti Celtic di Irlandia, Viking yang liar di Norwegia, atau Indian Auka di Equador telah diubah oleh Firman Allah dan kehidupan serta karya Yesus Kristus yang tak terbandingkan.

ANDA TIDAK SENDIRIAN jika Anda masih meragukan Alkitab. Alkitab, sama seperti dunia di sekitar kita, memang mengandung unsur-unsur misteri. Namun demikian, jika Alkitab benar-benar seperti yang dikatakannya, Anda tidak perlu memilah-milah sendiri bukti-bukti yang ada. Yesus justru menjanjikan pertolongan ilahi bagi mereka yang ingin mengenal kebenaran tentang diri-Nya dan ajaran-Nya. Sebagai tokoh utama dari Perjanjian Baru, Yesus berkata, "Barangsiapa mau melakukan kehendak Allah, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri." (.Yoh 7:17)

Satu kunci penting untuk mengerti Alkitab adalah bahwa Alkitab tidak pernah bermaksud untuk menarik kita kepada dirinya sendiri. Setiap prinsip di dalam Alkitab memperlihatkan kebutuhan kita akan pengampunan yang disediakan Kristus bagi kita. Alkitab memperlihatkan mengapa kita perlu membiarkan Roh Kudus hidup melalui kita. Untuk hubungan yang seperti inilah Alkitab diberikan kepada kita.

--]

Warren Buffet Akan Sumbangkan 99% Hartanya
Fri
06/18/10

Warren Buffet Sumbangkan 99% KekayaannyaWarren Buffet dan Bill Gates adalah dua orang paling kaya di Amerika, bahkan di dunia. Mereka sedang mengajak teman-teman milyader mereka yang masuk dalam daftar 400 orang paling kaya di Amerika berdasarkan majalah Forbes untuk menyumbangkan 50 persen dari total kekayaan mereka untuk kegiatan sosial, yaitu sekitar 600 miliar dolar.

Jika apa yang dilakukan oleh Bill Gates dan Warren Buffet ini terlaksana maka hal ini akan menjadi “pengumpulan dana terbesar dalam sejarah.” Beberapa orang miliarder yang telah menyatakan komitmennya antara lain adalah filantropis asal Los Angeles Eli dan Edythe Broad, pemilik Silicon Valley John dan Tashia Morgridge, kapitalis John Doerr dari Kleiner Perkins dan istrinya, Ann serta pengusaha media Gerry Lenfest dan istrinya, Marguerite.

Gagasan ini berawal dari makan malam rahasia yang dihadiri oleh beberapa miliarder di kota New York. Diantara yang datang, hadir juga ekonom kelas dunia George Soros, Oprah Winfrey, David Rockefeller, raksasa media Ted Turner dan Walikota New York Michael Bloomberg. Melinda Gates berkeras bahwa suami istri harus diundang, karena sekalipun sang suami yang menghasilkan uang, istri adalah yang menjaga pintu gerbang. Hal ini perlu dilakukan karena keputusan para miliarder ini akan mempengaruhi istri dan anak-aak mereka. Sekalipun ditetapkan 50 persen dari keseluruhan harta, Warren Buffett sendiri komitmen memberikan 99 persen dari hartanya.

Dalam penjelasannya melalui website resmi mereka Givingpledge.org Buffett berkata, "Jutaan orang secara rutin menyumbang ke gereja, sekolah dan organisasi lainnya dengan merelakan dana yang seharusnya dapat digunakan untuk kepentingan keluarganya. Setiap dolar yang mereka sumbangkan artinya mereka tidak nonton film, makan malam keluar atau kenikmatan pribadi lainnya. Sebaliknya, saya dan keluarga saya tidak akan mengorbankan apapun dengan memenuhi janji untuk memberikan 99 persen dari harta saya."

Janji memberikan sumbangan sebesar 50 persen ini adalah komitmen moral dan bukannya sebuah kontrak legal. Mereka dapat menyumbangkan uang tersebut semasa mereka masih hidup atau setelah kematian mereka. Para miliarder tersebut juga dapat memilih sendiri organisasi sosial yang akan mereka sumbang. Tujuan dari gerakan janji untuk memberi ini menurut Melinda Gates adalah untuk membawa para miliarder bergerak untuk memberi dan membuat dunia menjadi sebuah tempat yang lebih baik.

wah jumlah yang banyak ya... hehe...

Di Indonesia kapan y ada inisiatif seperti ini.. sekalipun ada, sayang sekali gak semua yang berhak menerima bantuan menerima bantuan tersebut..

Sumber : Jawaban

--



Lelaki sejati
oleh David Chrismanto Marpaung pada 12 Agustus 2010 jam 0:00

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, Tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, Tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia dihormati ditempat bekerja, Tetapi dari bagaimana dia dihormati di dalam rumah

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, Tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, Tetapi dari hati yang ada dibalik itu

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yg memuja, Tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari barbel yang dibebankan, Tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci, Tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca

--

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar