Rabu, 24 Juni 2009

Kenapa saya TIDAK BISA SUKSES?




Ditulis oleh : Antonius Arif

Sejak saya mempelajari dan mempraktekan ilmu Neuro Lingustic Programming dan Hypnotherapy, saya terus terang penasaran dan semakin penasaran mengenai kekuatan dari pikiran. Apalagi setelah mengetahui bahwa subconscious mempunyai peran penting dalam kehidupan semua orang termasuk saya.

Dan ada beberapa artikel dan buku yang menyebutkan bahwa kehidupan kita sekarang ini baik dengan segala kesuksesan atau kegagalan, tidak lepas dari pengaruh masa lalu kita. Bahkan saya sendiri sempat merasakan sulitnya untuk menapak karir selama beberapa tahun hingga akhirnya saya menemukan dan berusaha sedikit demi sedikit untuk menapakinya sehingga bisa mencapai impian yang tidak pernah saya impikan sebelumnya.

Ibaratnya anda seperti nahkoda sebuah kapal layar yang sedang berlayar menuju ke suatu tempat. Dimana anda sebagai nahkoda kapal berusaha mengarahkan agar kapal berlayar sesuai dengan tujuan yang ingin diraih. Dan yang seperti juga anda tahu, pada sebuah kapal juga terdapat anak buah kapal yang bekerja untuk mengatur dan membantu sang Nahkoda untuk mencapai tujuan. Coba anda imaginasikan bila sang anak buah kapal (ABK) yang mengurus layar memberontak dan tidak menuruti perintah sang Nahkoda pada saat terjadi badai, apa yang akan terjadi? Kapal mungkin saja terdampar bukan? Bagaimana bila ABK bagian bersih2 tidak melakukan pekerjaannya dengan baik, apakah tidak akan berpengaruh terhadap yang lain? Pasti terpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung. Jadi bagaimana caranya agar sang ABK mau bekerjasama dengan sang Nahkoda kapal tersebut? Yang pasti, kita harus mendamaikan atau menetralisir keadaan seperti seorang manager terhadapa anak buahnya bukan?

Kalau dengan kondisi tubuh kita seperti sebuah kapal layar, apakah anda bisa mencapai tujuan dengan selamat bahkan gemilang seperti COLOMBUS yang menemukan benua amerika? Hmm…. Menarik bukan?

Jadi caranya bagaimana agar mereka mau bekerjasama dengan baik? Banyak cara, salah satunya adalah dengan hypnotherapy.

Dan saya tertarik untuk mengulas salah satu kasus yang pernah saya tangani. Ada seorang gadis yang cukup menarik datang kepada saya meminta untuk dibantu karena dia merasa seperti orang yang selalu kalah, baik kalah dalam kehidupan dan juga kalah dalam percintaan. Kita namakan saja Ani.

Ani telah bekerja diberbagai perusahaan yang baik kecil maupun perusahaan besar. Dalam semua pekerjaan yang dia lakukan sebenarnya dia sangat bersemangat tetapi selalu berakhir dengan tragis yaitu selalu berakhir dengan pengunduran diri dia atau dipecat dari tempat kerja. Dia menanyakan kepada saya, kenapa ini bisa terjadi?

Saya akhirnya menggunakan teknik2 Hypnosis dan NLP untuk mencari akar masalahnya. Ternyata akar permasalahannya adalah dia sering menerima perlakukan yang tidak enak dari orang tuanya. Baik secara fisik dan secara verbal. Dan ini benar2 masuk kedalam pikiran dia bahkan subconscious dia. Setelah saya melakukan beberapa teknik terapi, akhirnya dia bisa merelease hal2 yang buruk terhadap dirinya dengan baik. Yang anehnya, pada saat dia merelease emosi negative dari dirinya, salah satu orang tuanya mengirimkan sms menanyakan kabar dirinya. SMS ini benar2 menyentuh dirinya karena seakan-akan seluruh masalahnya hilang begitu saja. Seakan-akan semua pikiran terhubung satu sama lain walaupun berbeda jarak.

Saya yakin pada perjalanan kehidupan dia, kehidupan dia akan jauh lebih baik dan kesuksesan sudah ada ditangan tinggal bagaimana kita menggunakannya dengan baik.

Jadi untuk bisa mencapai sukses, dengan kita menghilangkan factor-faktor penghambat bukankah kehidupan kita menjadi lebih mudah?

--

Menyambut Pesta Demokrasi 5 Tahunan - PEMILU 2009.

"Belajar menyelamatkan sumberdaya negara untuk kebaikan rakyat Indonesia."

Kelalaian yang Menelan Korban

Kamis, 18 Juni 2009 | 03:23 WIB

Bumi menyediakan banyak kekayaan bagi penghuninya. Akan tetapi, saat manusia lalai, alam juga akan memberikan kembalian yang setimpal pula.

Hal inilah yang terjadi saat terjadi ledakan akibat gas metana (CH) yang menewaskan 31 pekerja tambang batu bara di pertambangan tertutup milik rakyat, CV Perdana, Selasa (16/6) sekitar pukul 10.00. Lokasi tambang berada di perbatasan Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, dan Kecamatan Koto Tujuah, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Warga Kabupaten Sijunjung kebanyakan menyebut kawasan itu Bukit Bual, sedangkan warga Sawahlunto menyebutnya Ngalau Cigak.

Ny Erna Bakar (43), penjaga warung di CV Perdana, termasuk yang beruntung. Ditemui di RSUD Sawahlunto, Rabu petang, alat bantu pernapasannya baru saja dilepas.

”Sudah agak lega sekarang. Kemarin sesak sekali napas saya. Tapi kepala saya masih pusing,” tutur Ny Erna, satu-satunya perempuan yang menjadi korban ledakan gas metana di pertambangan batu bara rakyat CV Perdana.

Sore kemarin Erna sudah bisa duduk. Sejak dilarikan ke RSUD Sawahlunto, ia mendapat tempat tidur dalam satu ruangan dengan tujuh korban ledakan yang selamat. ”Waktu itu sekitar jam 10.00. Saya sedang duduk menjaga warung. Tiba-tiba ada bunyi ledakan sangat keras. Saya terlempar mungkin ada 5 meter,” tutur Erna.

Lemparan itu membuat Erna terkapar selama hampir setengah jam dalam keadaan setengah pingsan di lereng bukit yang berseberangan dengan lereng penambangan. Dari empat lubang penambangan di depannya, ia melihat api, kemudian asap hitam tebal. ”Panas sekali,” katanya.

Sebagian kecil lengan, perut, dan punggungnya terbakar. ”Saya bersyukur selamat. Tapi, namanya nyawa, mau diambil dimana pun ya bisa saja,” katanya lagi. Erna beruntung terhindar dari malapetaka meskipun ia menghirup banyak gas metana.

Gas metana juga membuat Syaiful (19) hingga kemarin belum sadar. Syaiful nekat menembus kabut pekat hitam untuk mencari bapaknya ke dalam lubang meskipun warga sudah menahannya. Tak ayal, Syaiful ditemukan pingsan dalam lubang. Banyak orang mengira ia tewas, ternyata ia hanya pingsan dan masih bisa diselamatkan.

Ledakan dalam tambang batu bara rakyat itu membuat sekitar 32 orang tewas terpanggang. Kondisi jasad korban menghitam seperti emas hitam yang mereka tambang.

Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan, ada sedikitnya 13 penambang yang mendapat kuasa penambangan di kawasan pertambangan batu bara Sawahlunto. Kawasan itu menjadi magnet bagi ratusan orang untuk mencari makan. Total jumlah pekerjanya sekitar 900 orang, belum termasuk pekerja pendukung, seperti sopir, tenaga bongkar muat, penjaga warung, hingga pemulung batu bara atau orang yang mencari rontokan batu bara dari truk di jalan. ”Pemulung saja bisa mendapat Rp 50.000 per hari,” tutur Wali Kota Sawahlunto Amran Nur.

Pertambangan rakyat itu muncul pascareformasi 1998. Masyarakat banyak menguasai tambang bawah tanah bekas tambang PT Bukit Asam yang sudah tidak dieksplorasi lagi karena kecilnya cadangan.

Sebelumnya, PT Bukit Asam menguasai kawasan tambang seluas 11.000 hektar di Sawahlunto. Pada tahun 2007 penguasaan lahan hanya 2.950 hektar. Batu bara itu dipasok untuk keberlangsungan PLTU Ombilin yang mempunyai daya 2 x 100 MW.

Sawahlunto menjadi terkenal karena batu bara setelah Willem Hendrik de Greve, peneliti batu bara dari Belanda, menyelidiki kemungkinan adanya batu bara di kawasan Sungai Ombilin, Sawahlunto, pada 1868. Penambangan pertama pun dilakukan pada tahun 1880.

Sejarah panjang membuat warga Kota Sawahlunto banyak yang tumbuh dari tambang batu bara. Mereka yang tumbuh di kota itu paham tentang batu bara. Mereka juga tahu kalau batu bara makin berkualitas bila kandungan gas metana makin besar.

Gas yang tersimpan dalam tambang adalah oksigen, karbon monoksida, hidrogen sulfida, dan metana. Semakin tinggi gas metana dalam pertambangan batu bara, semakin berkualitas kandungan batu bara.

Akan tetapi, jika metana dalam udara lebih dari 15 persen, akan terjadi ledakan. Jika kandungan metana dalam udara 1 hingga 5 persen, akan terjadi kebakaran jika ada percikan api.

Semua keterangan tentang batu bara itu terekam dalam museum kecil sejarah batu bara di Sawahlunto yang berada di tengah Kota Sawahlunto. Museum diberi nama Info Box Lubang Tambang Mbah Soero.

Lubang Tambang Mbah Soero sendiri adalah bekas tambang yang dibangun tahun 1889 yang kini menjadi obyek wisata di Sawahlunto. Batu bara di Lubang Mbah Soero, misalnya, mempunyai kandungan 7.000 kalori, sama dengan kandungan kalori dalam tambang rakyat CV Perdana yang meledak.

Sayang informasi yang sudah diketahui itu tak mampu menyelamatkan puluhan orang yang tewas terpanggang Selasa lalu. [Aufrida Wismi Warastri – Kompas]

--------

Alam dan seisinya diciptakan untuk memberikan berkah dan sumber kehidupan bagi umat manusia, makhluk dan seluruh isinya. Namun bencana alam pun kadangkala harus terjadi, biasanya dimaknai untuk memberi peringatan dan pelajaran bagi yang mendiaminya. Nah apalagi yang akan diperoleh bila bencana dipicu oleh kelalaian massal yang terus dipelihara.. . pasti yang didapat hanyalah korban, korban dan korban akan yang terus bertambah.

Dengan demikian rakyat hendaknya jangan lalai mengikuti debat dan opini capres/cawapres sebelum pilpres nanti memutuskan untuk memilih pemimpin Indonesia, karena sekarang lah saatnya rakyat memilih pemimpin, siapakah yang paling tepat untuk saat ini dan untuk lima tahun ke depan. Sekarang kita semua pun harus bangga dengan prestasi mereka semua. Dan berpaculah untuk mencapai prestasi bagi sebuah bangsa yang besar, Indonesia.

Menuju Indonesia sejahtera, maju dan bermartabat!


--



cerita raccoon sangat mengesankan.
Tuhan memberikan kelebihan pada masing2 makhluknya.
kalo raccoon bisa pergi sejauh 7 mil dan kembali kesarangnya dengan kakinya sendiri.
manusia sudah membuat pesawat dan pergi ber-mil mil jauhnya DAN kembali ke rumahnya pula.

saya rasa manusia telah menggunakan kelebihan akalnya dibanding makhuk lainnya.

maksud saya, kenapa kita selalu membandingkan manusia dengan makhluk lain dan mencari kekurangan manusia?
saya ngerti, ini adalah artikel yang sangat memberi motivasi.
tapi kenapa tidak dibandingkan dengan kesuksesan yang telah dihasilkan oleh tokoh/ilmuwan yang lebih konkrit untuk dicontoh.
terimakasih.

regards,
.vie.





Belajar Dari Raccoon "Culun"

by MTA (Made Teddy Artiana)

photographer, graphic designer & company profile developer





Anda tahu Rakun ? Bukan..bukan makanan ! Apaa ? Wah bukan..yang di leher itu mah jakun ! Rakun itu binatang. Jika Anda penggemar kartun, Anda paling tidak pernah melihat bentuk "culun" nya lewat film-film keluaran Disney.



Raccoon dengan nama latin Procyon Lotor, adalah binatang yang punya kampung halaman di Amerika Utara sono. Memiliki ukuran panjang antara 41-71 cm dan berat badan 3,6-9 kg. Mamalia yang satu ini memang unik, selain bentuknya yang merupakan penggabungan tupai, kucing dan musang, beberapa fakta mengenai binatang itu sangat menarik. Aku sendiri baru mengetahuinya ketika iseng menonton sebuah film satwa yang diproduksi oleh salah satu stasiun TV asing. Nah mari kita mulai…



Pertama, ia termasuk binatang yang enggan berenang, tetapi jika diperlukan ia adalah perenang yang tangguh. Saking tangguhnya Raccoon sanggup melawan derasnya arus sungai. Kedua, indra penglihatannya kurang baik. Beberapa ahli malah membuktikan jika Raccoon sebenarnya buta warna. Tetapi jika sedang berburu, ia dapat menangkap makanan yang jaraknya demikian jauh. Bukan lewat matanya, tetapi dengan menggunakan indra pendengarannya. Kemudian ketiga, Raccoon termasuk binatang yang mencari makanan dekat dari sarang. Tetapi jika makanan disekitarnya sudah habis, Raccoon dapat berjalan hingga tujuh mil untuk mendapatkan makanan dan kembali lagi kesarangnya ! Keempat, untuk tempat tinggal biasanya Raccon memanfaatkan celah atau sarang yang sudah ada, tetapi jika tempat itu tidak ditemukan. Maka ia akan membuat sendiri sarangnya dengan tangannya yang luar biasa. Kelima, sebenarnya Raccon punya habitat di mixed forest, tetapi karena penebangan hutan, area hutan mulai terbatas. Anehnya itu tidak membuat Raccoon punah, malah sebaliknya. Raccoon dapat hidup di mana saja. Pegunungan, ladang, pantai bahkan perumahan penduduk. Sudah berapa tuh..? Oke ini yang keenam. Raccoon sebenarnya adalah pemakan serangga, tetapi jika menu makanan yang satu ini habis. Ia bisa makan apa saja, dari mulai ikan, burung, kulit kayu, hingga dedaunan. Mengagumkan bukan ?



Ngemeng-ngemeng soal Raccoon. Pikiranku langsung bercermin. Jika Raccoon didesign sedemikian rupa sehingga mampu mengatasi apa saja “permasalahan” hidupnya. Bagaimana dengan kita, manusia. Puncak dari segala ciptaan Sang Khalik. Manager sekaligus Pemimpin yang diserahi kekuasaan atas binatang dan seluruh kekayaan alam bumi ini. Pasti nya kita didesign jauh lebih dashyat dari seekor Raccoon. TUHAN pasti sudah memperlengkapi kita dengan segala perlengkapan 1000 kali lebih hebat dari mahluk manapun juga dimuka jagat ini. Kalau Raccoon diperlengkapi dengan kemampuan fisik dan insting yang mengagumkan, untuk kita pastilah Ia sudah melengkapi kita dengan benih ilahi. Wong kita ini special pake telor kok !! Tinggal bagaimana kita menyadari dan memanggil keluar kekuatan ilahi yang tertanam dalam diri kita. Seperti halnya Raccoon kemungkinan besar kemampuan luar biasa itu bisa muncul kepermukaan jika “ditrigger” oleh permasalahan hidup. Kesulitan-kesulitan membuat “kuasa” itu mencuat kepermukaan. Jika itu benar, berarti kita harus mengubah sikap dan pandangan psikologis kita terhadap sebuah persoalan. Persoalan, kesulitan dan tantangan bukan musuh, melainkan guru, yang akan membuat kita menyadari betapa hebatnya kita didesign oleh Sang Pencipta. Manusia selalu jauh lebih dahsyat dari persoalan hidup apapun !! Segala hormat hanya bagi Dia, yang bersemayam dalam kekekalan, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.
"In the middle of every difficulty lies opportunity"
(Albert Einstein)

Sebagai penutup. Ada kejadian lucu yang aku alami sendiri waktu kecil, yang mungkin dapat dijadikan sedikit gambaran tentang uraian diatas. Waktu itu lutut ini sering mengalami nyeri-nyeri terutama ketika menjelang sore. Wah rasanya nggak enak banget. Setiap sore – terutama jika musim hujan- orang tua ku harus menyiapkan botol berisi air panas yang digunakan untuk mengkompres kaki. Benar-benar merepotkan. Kebetulan ada seseorang yang menyarankan ku agar melatih kaki ini dengan cara jogging teratur. Saran yang waktu itu aku pikir lebih mirip sebuah ledekan. Boro-boro lari, jalan aja linu ! Waktu berlalu. Dan terjadilah sesuatu yang merubah semua itu. Aku memang terkenal suka buah. Tetapi persoalannya buah itu didapat bukan dengan cara membeli tetapi lewat “maling”. Suatu kali aku kena batunya. Pada saat sedang mencuri mangga di sebuah taman kanak-kanak sebelah rumah, keluarlah seekor anjing peliharaan yang pada saat itu kebetulan sedang tidak dirantai. Bagaikan disambar petir rasanya. Tanpa mengeluarkan tembakan peringatan alias gonggongan, Si Hitam segera berkelebat kearah ku. Karena panik, aku segera berlari sekencang-kencangny a. Tunggang langgang. Dan terjadilah kejar-kejaran yang sangat seru antara “pencuri mangga” dan “penjaga mangga”. Beberapa yang orang sempat memergoki adegan dashyat tapi memalukan itu, malah bertepuk tangan sambil berteriak-teriak. Seolah sedang menonton pertandingan lari tujuh belasan. Aseemm tenan !!! Cukup lama dan panjang rute yang kami tempuh, dan Si Hitam tetap tidak sanggup menyusulku. Tiba-tiba saja dalam waktu sepersekian detik, aku dapat wangsit. Teringat pesan kakek bahwa anjing takut jika kita berjongkok dan berpura-pura mengambil batu. Tanpa memperhitungkan jarak antara aku dan Si Hitam, aku sekonyong-konyong berjongkok mengambil batu sebisanya. Reaksi ku yang tiba-tiba itu, tampak membuat Si Hitam gelagapan. Wajah sangar itu tiba-tiba berubah kecut. Kaki-kakinya yang tadi begitu bernafsu memburuku itupun, terlihat sibuk ngerem, “ngepot” kesana-sini sebisa mungkin, kemudian ngibrit menjauhiku. Ini dia…it’s my turn..dengan refleks batu ditangan segera ku ayunkan kearahnya. Ia terlihat semakin panik. Kini adeganpun berganti “penjaga mangga” terbirit-birit dikejar “pencuri mangga”. Supporter dipinggir jalanpun ngakak nggak karuan. Ha..ha..ha.. aku pemenangnya. Tetapi bukan itu intinya, setelah insiden tidak berdarah itu, entah mengapa nyeri lututkupun berkurang. Dan aneh, aku jadi suka jogging. Alhasil extrakurikuler yang kuikuti pada saat SMP adalah atletik. Hal itu berlanjut, jadi ikutan berlatih Taekwondo tiga kali seminggu, berenang disela-sela waktu luang karena kebagian ticket gratis, bahkan jadi hobby naik gunung ketika SMA. Wah kegiatan yang sama sekali tidak terpikirkan sebelumnya olehku. Apa jadinya jika waktu itu Si Hitam tidak mengejar aku. Mungkin sampai saat ini aku tetap ditemani botol culun berisi air panas untuk mengkompres lututku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar