Sabtu, 15 Januari 2011

neraka

Allah memberkatimu saudara dan saudari, saya mau kamu membuka Alkitab dari Ayub 2 : 28 "Kemudian dari pada itu akan terjadi bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan"

Nama saya Jennifer Perez, berumur 15 tahun. Berat untuk orang muda seperti saya yang datang dan mengenal kesalahan saya. Tetapi dengan bantuan Roh Kudus, akan membantu saya, dan memberi kekuatan yang saya perlu. Pertama saya mau menyampaikan bahwa semua ini untuk hormat dan kemuliaan Tuhan Yesus Kristus. Saya tidak mau mengatakan suatu doktrin atau membuat doktrin apa pun yang baru. Saya hanya mau menceritakan apa yang telah saya lihat, dengar dan telah rasakan.

Saya mau menceritakan sedikit tentang keluarga saya. Orang tua saya orang Kristen, mereka selalu mengajarkan saya contoh yang baik dan jalan Tuhan. Saya menjadi seorang Kristen tiga tahun yang lalu, ketika saya menerima Yesus dengan seorang saudara, Nicky Cruze. Dua tahun saya di jalan Tuhan. Tetapi ketika saya mulai masuk SMU, saya meninggalkan jalan Tuhan. Saya menentang orang tua saya dan terjerumus ke dalam narkoba. Teman-teman sayalah yang mengajarkannya.

Saya berpikir saya telah menjadi Kristen supaya teman-teman meneladani dan menjadi Kristen. Ternyata, merekalah yang membawa saya keluar .Saya menentang orang tua saya, dan mereka mengira itu hanya kebiasaan anak yang beranjak dewasa. Tetapi sebetulnya, narkobalah pelakunya. Iblis masuk ke dalam saya. Pada saat saya menentang mereka. Mereka sangat ketat terhadap saya, tidak pernah dibiarkan pergi ke mana pun, bahkan tidak membolehkan saya tidur di rumah teman. Secara diam-diam saya akan melakukan sesuatu. Saya bolos sekolah. Saya bahkan tidak pergi ke sekolah. Saya sedang berada di ambang kehancuran, tetapi Tuhan mengangkat saya keluar dari semuanya itu. Seperti yang saya katakan, saya telah menjadi seorang Kristen.

Kesaksian saya mulai pada tanggal 2 Mei 1997. Saya punya teman dan teman-teman biasa, tidak lebih. Saya berpikir saya mengenalnya, tetapi kenyataannya tidak. Malam itu, dia menelepon saya dan mengajak keluar . Orang tua saya tidak berada di rumah. Mereka berada di persekutuan doa, seperti setiap Jumat. Saya katakan pada mereka bahwa saya sakit. Saya marah karena mereka tidak mengijinkan saya keluar walaupun saya katakan saya pergi dengan teman lain. Sewaktu mereka pergi, teman saya menelepon. Dia katakan, "Kenapa kau tidak keluar seperti yang lainnya?" Saya berpikir sebentar, "Saya tidak mau melawan orang tua saya, tapi mungkin secara tersembunyi orang tua saya tidak pernah akan tahu." Dan itulah yang saya buat.

Malam itu setelah orang tua saya tiba dan mereka sedang tertidur, saya telah siap keluar dan menelepon teman saya serta menyuruh dia menunggu di samping lorong jalan rumah saya. Saya menyuruh dia jangan melewati rumah saya karena akan membangunkan orang tua saya.

Saya menaruh bantal di bawah selimut dan melompat jendela. Rumah saya tingkat dua, dan semua jendela mempunyai kunci. Tapi sejak orang tua saya percaya pada saya, jendela saya tidak dikunci. Dan saya menggunakan kepercayaan orang tua saya. Saya melompat dari tingkat dua dan tiba di atas tanah. Tuhan telah merencanakan semua, karena saya dapat mematahkan kaki saya, dan segala sesuatu yang Tuhan rencanakan bagi hidup saya akan terhenti.

Saya berjalan. Teman saya telah menunggu. Sewaktu saya tiba, saya melihat tiga pemuda dan satu wanita lain. Saya berpikir, "Saya tidak akan melakukan sesuatu, memakai narkoba atau mabok." Tapi ada tiga pemuda dan satu gadis. Saya takut mereka mengambil keuntungan dari saya. Tetapi saya masuk, dan kami pergi. Sebelumnya, sewaktu ditelepon, teman saya katakan bahwa kami hanya berkeliling kota saja. Saya berkata, "Kedengarannya bagus." Itulah sebabnya saya pergi. Saya tidak pernah berpikir dia membawa saya ke motel. Ke sanalah mereka membawa saya.

Ketika tiba, mereka menurunkan saya di tempat pencuci pakaian, kepunyaan motel. Kami disuruh menunggu, dan mereka akan menjemput teman yang lain. Saya berkata, baik, dan berpikir mereka pergi menyewa kamar. Kami pun dijemput, dan dibawa ke kamar. Mereka katakan, "Jangan kuatir, percaya pada kami! Kami tidak melakukan apa-apa, kami hanya menunggu teman yang lain dan akan pergi bersama." Saya menaruh percaya pada mereka. Saya pikir mereka tidak akan menyakiti saya, tetapi kenyataannya saya tidak tahu siapa teman saya.

Pada awalnya kami hanya berbincang. Saya katakan, "Sementara kita menunggu, mengapa kita tidak minum?" Saya dan seorang teman keluar kamar, berjalan ke restaurant kecil di depan motel dan membeli tiga sprite kemudian berjalan kembali ke kamar. Sprite diisi kedalam cangkir-cangkir. Mereka tidak membawa apa pun yang mencurigakan, yang membuat saya berpikir akan dicampur ke dalam minuman atau berlaku sesuatu kepada saya. Semua kelihatan tidak bercela.

Saya pergi ke kamar kecil untuk menyisir rambut dan sewaktu kembali, cangkir minuman saya sudah tersedia. Saya mengunyah permen karet, stroberry dan meminum apa yang saya pikir adalah Sprite. Setelah itu saya tidak tahu apa yang terjadi.

Tetapi sewaktu melihat, saya merasa roh saya keluar dari tubuh. Saya di rumah sakit dan melihat dokter dan suster mengelilingi saya. Saya berada di luar tubuh dan melihat tubuh saya terbaring di tempat tidur. Ketika anda bercermin, dan melihat pantulan anda. Tetapi saya tidak melihat pantulan saya. Saya melihat tubuh saya terbaring. Ketika saya berpaling ada dua orang berpakaian merah, "Ikuti kami," dan saya dipegang masing-masing pada kedua lengan saya.

Saya dibawa ke suatu tempat, dan sewaktu saya melihat, itu adalah surga! Hal pertama yang saya lihat adalah tembok yang sangat luar biasa. Tembok berwarna putih dan tidak berakhir. Di tengah tembok itu ada pintu, sebuah pintu yang sangat besar tetapi tertutup.

Dalam perjanjian lama, Musa berbicara tentang Kemah Suci dan menerangkan gambarannya. Dan saya diingatkan semuanya. Tembok itu terlihat seperti demikian. Di samping pintu ada kursi yang besar dan ada kursi yang kecil di sebelah kanan. Kedua kursi itu terbuat dari emas murni. Di sebelah kanan saya ada pintu berwarna hitam yang besar, sekelilingnya sangat gelap tetapi saya tahu itu pintu karena ada pegangannya. Pintu itu kotor. Sebelah kiri terlihat Surga. Ada pepohonan, air terjun kristal, rumput hijau. Tempat yang damai, tetapi tidak ada orang di sana.

Bapa di hadapan saya. Tak dapat saya melihat wajahNya karena KemuliaanNya sangat besar, berkilau, bercahaya dan bersinar di seluruh surga. KemuliaanNya membuat segala isi surga bersinar. Tiada matahari, bulan, dan bintang, Dialah terang itu. Saya telah melihat tubuhNya, dan tubuhNya ada bersama anakNya. Mereka ada di dalam keduanya. Mereka satu tubuh. Mereka bersama, anda melihat mereka terpisah, tetapi mereka satu di dalam satu tubuh, mereka bersatu.

Di samping mereka ada dua malaikat, Gabriel dan Mikhael. Saya mengetahui nama keduanya karena tertulis pada dahi mereka dengan emas.

Ketika saya di depan Bapa, saya merasa kotor! Saya jatuh berlutut dan menangis. Sangat malu terhadap diri saya. Saya tidak mau melihat Mereka, walaupun saya dapat, karena saya malu terhadap diri saya sendiri. Sebagaimana saya di depan Tuhan, Dia menunjukan film hidup saya dari awal hingga sekarang. Dia mengatakan bagian yang terpenting adalah saat saya menerima Tuhan. Saya mengatakan kepada teman selama di dunia bahwa saya orang Kristen, tetapi tidak berbuah, dan Dia mengatakan bahwa saya harus masuk ke neraka.

Malaikat Gabriel datang dan memegang lengan saya. Dia membawa saya ke pintu yang kotor itu yang saya bahkan tidak mau melihatnya. Saya mencoba berhenti tetapi saya hanyalah roh, dan kami masuk melalui pintu itu. Ketika saya berada di dalam pintu itu, sekelilingnya sangat gelap, saya bahkan tak dapat melihat diri saya. Kemudian kami jatuh sangat cepat. Saya merasakan panas semakin dekat. Mata saya tertutup. Saya tidak mau melihat kami berada di mana.

Ketika kami berhenti, mata saya terbuka dan saya berdiri pada jalan yang besar. Tidak tahu ke mana ujungnya. Tetapi haus adalah hal pertama saya rasakan. Sangat haus! Saya terus katakan pada malaikat, "Saya haus, saya haus." Tetapi sepertinya dia tidak mendengarkan. Saya mulai menangis dan ketika air mata jatuh di pipi saya, berubah menjadi uap. Ada bau terbakar, seperti ban terbakar. Saya menutup hidung, tetapi malah makin menusuk. Semua kelima indra saya sangat peka. Sewaktu saya mencoba berlindung, bau terbakar itu semakin menusuk. Juga bulu pada tangan saya, mereka menghilang. Saya merasa panas, sangat panas.

Waktu melihat sekeliling, saya melihat orang-orang disiksa iblis. Ada seorang wanita menderita. Iblis sedang menyiksa dia. Iblis ini memotong kepalanya dan dengan tombaknya yang panjang iblis ini menikam wanita ini di seluruh tubuhnya. Tidak peduli di mata, di tubuh, di kaki, di tangan, dia tidak peduli. Kemudian dia akan menaruh wanita ini kembali di tubuhnya dan terus menerus menikam dia. Wanita ini menangis dan berteriak mengerikan.

Kemudian saya melihat iblis lain. Iblis ini sedang menyiksa seorang anak muda 21-23 tahun. Anak ini mempunyai rantai di lehernya dan berdiri di jurang api. Di mana-mana dia ditikam oleh iblis dengan tombak yang panjang, di matanya, di mana saja. Kemudian iblis menjambak rambutnya dan dengan rantai mendorong orang ini masuk ke dalam api, dan menarik keluar dan menusuk dia berulang-ulang. Hal ini terjadi berulang kali dan setiap kali dia didorong masuk ke jurang api. Saya tidak dapat mendengar teriakannya, tetapi ketika iblis membawa dia keluar, dia berteriak mengerikan. Saya berusaha menutup telinga tetapi saya masih tetap saja mendengar. Pendengaran saya lebih peka.

Saya melihat iblis yang lain, dan iblis ini jelek. Dua iblis sebelumnya juga jelek tapi yang ini lebih jelek. Karakter berbagai binatang ada pada iblis ini tak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Dia berkeliling dan menakut-nakuti orang dan orang-orang menjadi lebih takut.

Dan kemudian saya melihat iblis yang lain, tetapi iblis ini indah, kelihatannya seperti malaikat Allah, tetapi tidak. Perbedaan malaikat Allah dan iblis adalah bahwa iblis tidak mempunyai nama yang tertulis pada dahi mereka dari emas seperti pada malaikat Allah .

Setelah itu saya melihat pada malaikat Gabriel dan dia melihat ke atas. Saya mengira dia tidak mau melihat kesengsaraan yang lainnya. Saya berpikir sendiri, "Mengapa dia masih di sini? Bukankah giliran saya sekarang yang akan disiksa oleh iblis?" Saya juga haus dan menangis pada malaikat, "Saya haus saya haus!" Saya berpikir dia mendengar karena dia melihat kepada saya dan berkata, "Tuhan akan memberikan engkau satu kesempatan lagi."

Segera setelah mengatakanya, dahaga, kengerian, dan kesakitan saya, lenyap. Saya merasakan damai. Kemudian dia memegang tangan saya dan kami mulai keluar. Tiba-tiba nama saya dipanggil, "Jennifer, tolong saya, tolong saya!" Saya melihat ke bawah. Saya mau melihat siapa yang memanggil saya tetapi api menghalang pemandangan tersebut. Kedengaran seperti suara perempuan. Saya bisa melihat tangannya meminta saya menolong dia. Ada keinginanan saya yang mau menolong dia. Saya coba tapi tidak dapat karena tangan saya menembus dia. Saya ingin sekali menolong dia, tapi anda lihat, tidak ada harapan baginya. Saya tidak dapat menolong dia.

Kemudian saya melihat teman-teman, orang yang saya kenal, dan orang lain. Sangat jelas tetapi saya tidak mengenal mereka. Saya tidak tahu mereka, tetapi ketika melihat teman-teman sekolah, saya terluka! Saya berpikir, "Mungkin kesaksian jelek yang saya berikan pada mereka, yang mengatakan Kristen tetapi berbalik, membuat mereka tidak mau tahu tentang Tuhan dan meninggalkan Dia. Mungkin sayalah yang membawa mereka." Itulah pikiran saya. Di neraka tidak ada waktu, waktu lalu, sekarang, masa depan, semuanya sama, mereka ditujukan ke sana. Tetapi seperti pada awal, saya tidak mau membuat doktrin baru, tetapi itulah yang saya lihat bagi mereka. Orang-orang yang saya lihat di neraka masih hidup hingga hari ini.

Malaikat membawa saya kembali kepada hadirat Allah. Ketika saya berada di hadapanNya saya berlutut menangis dan menangis. Saya tidak mau melihat wajahNya karena saya malu atas diri saya sendiri. Tetapi Tuhan dengan suara yang manis, "Saya mencintaimu." Sama seperti Dia mencintai anda yang mendengar. Tetapi Dia berbicara langsung pada saya. Dia berkata Dia mengampuni saya atas segala sesuatu yang telah saya perbuat terhadap Dia. Saya diampuni!

Allah melihat saya dan Dia menunjukan banyak hal. Dia menunjukan bumi, dunia. Di sekeliling dunia saya melihat sesuatu yang lembut, seperti atmosfer terbentang di seluruh dunia ini, terlihat sangat lembut dan saya ingin menyentuhNya. Waktu menyentuhNya, saya sadar bahwa itu adalah Roh Kudus karena Dia membaptis saya dan saya mulai berbicara dalam bahasa Roh.

Selama itu, saya melihat ke atas dan banyak roh-roh jahat keluar dari saya. Ketika saya memakai narkoba, itu akan membuat kacau dan membuka pintu dan roh jahat ini akan masuk. Mereka menganggu saya. Cara saya bertindak itu bukan pribadi saya, tapi roh jahat yang berada di dalam saya. Dalam Firman Allah dikatakan bahwa pada waktu rumahmu bersih, roh jahat akan mencoba untuk kembali dengan membawa tujuh roh jahat lainnya. Rumah saya dibersihkan dan diselamatkan. Dan roh jahat keluar ketika saya dibaptis, mereka mempunyai tujuh teman, dan ketujuh teman mempunyai ketujuh teman lainnya, saya bahkan tidak dapat menghitungnya! Tetapi Tuhan membersihkan saya dari roh-roh jahat itu.

Tuhan menunjukan masa depan. Dia menunjukan dunia dan apa yang terjadi, yang akan datang. Penglihatan yang terjadi sampai masa akhir. Dia tidak menunjukan kejadian pada masa akhir tetapi apa yang akan terjadi sebelumnya. Setiap hari semakin dekat dan dekat dan saya katakan sekarang bahwa masa itu semakin dekat! Anda perlu menguji diri anda sendiri, hidup anda, dan tanyakan diri anda, "Apakah saya bersedia pergi bersama Tuhan?" Tuhan menunjukan pada saya, tetapi Dia melarang saya memberitahu kepada siapa pun tetapi menunggu dan melihat, dan masa itu sudah dekat. Saya tidak mau membantah Allah. Itulah sebabnya saya tidak akan memberitahu apa yang saya lihat. Tetapi saya mengatakan dan memperingatkan bahwa masa itu (akhir jaman) sudah dekat.

Saya membaca di Yoel 2:28, itu adalah nubuat terakhir, semuanya sudah digenapi. Nubuat inilah yang belum digenapi dan saya mengatakan bahwa nubuat ini sedang digenapi. Banyak orang-orang muda bangun dan berkhotbah tentang Firman Allah. Iblis mau membuat anak-anak muda sebagai tentaranya tetapi Tuhanlah yang empunya kuasa. Dan jika anda betul-betul menerima Yesus dan melayani Dia, Dia memberikan anda kekuatan melawan iblis sehingga anda dapat membawa Firman Allah ke seluruh dunia seperti yang Ia perintahkan dalam Kitab Suci.

Dia mengatakan misi saya, dan misi itu adalah mengatakan kepada anak-anak muda tentang penglihatan saya. Walaupun saya tidak mau melakukannya, itu adalah perintah yang diberikan Tuhan bagi saya dan saya akan memenuhinya.

Ketika saya kembali ke tubuh saya, saya terbangun dan menemukan diri saya di rumah sakit. Saya melihat jarum di lengan, alat mengecek detak jantung dan tabung-tabung. Segera orang tua saya berjalan masuk dan mulai menangislah saya. Mereka terlihat sangat marah tetapi Tuhan mengatakan agar saya menceritakan semuanya dan itulah yang saya buat. Saya menceritakan segala sesuatu.

Ketika perawat masuk, dia mengatakan bahwa mereka sangat kuatir tentang saya. Dia katakan saya pingsan kemudian sadar kembali berulang-ulang. Berturut-turut saya tidak sadarkan diri. Hal ini terjadi tiga kali. Mereka katakan bahwa kadang saya bahkan tidak kembali dan mereka sangat kuatir tentang saya. Mereka juga berkata bahwa busa keluar dari mulut saya dan saya berbicara dengan kata-kata yang mereka tidak mengerti.

* * * * *

Pada kejadian malam itu, ibu saya mimpi buruk. Anjing kecil yang tidur dengan saya pergi ke kamar orang tua saya dan mencakar lengan ibu dan mencoba membangunkan dia. Ketika dia bangun, dia masuk ke kamar saya dan melihat buntalan selimut. Dia mengira saya sedang tidur dan berjalan kembali ke kamarnya. Kemudian melihat polisi di luar rumah kami.

Ketika dia melihat ke luar jendela, dia melihat polisi berjalan ke arah rumah kami segera dia membangunkan ayah. Polisi meminta mereka menelepon departemen kepolisian untuk mengetahui situasi saya. Mereka menemukan saya overintoxikasi. Pada saat itu Tuhan berbicara pada ayah saya dan mengatakan jangan kuatir karena segala sesuatu ada di tanganNYA. Ayah tidak kuatir. Saya tinggal tiga hari dirumah sakit.

Seminggu kemudian kami berbicara dengan detektif, mereka mengatakan tentang malam itu. Gadis lain yang di mobil, juga tidak diijinkan keluar dan ayahnya sangat kuatir. Dia mencari anaknya, berkeliling kota mengemudi dan tidak menemukan anaknya. Sehingga melapor pada polisi dan polisi mengumumkan jenis mobil yang dikendarai teman saya kepada semua mobil patroli. Seorang polisi bebas tugas, di seberang jalan di sebuah tempat penjualan mobil. Mau membeli mobil bekas. Dia menoleh dan melihat mobil teman saya kemudian menelepon polisi.

Ketika polisi menginvestigasi, mobil teman saya diparkir di tempat lain, sehingga mereka tidak tahu di mana gadis ini. Kami sedang berada di kamar lantai dua. Polisi mulai memeriksa dari kamar itu, dan mulai mengecek setiap kamar, menanyakan pemilik kendaraan yang berada di luar. Mereka tidak mencari gadis itu, mereka hanya mencari pemilik mobil.

Mereka mengetok lalu membuka pintu dan menemukan saya tergeletak dilantai, tetapi kemudian pergi. Teman saya mengira polisi telah pergi, tetapi mereka pergi memanggil ambulans. Segera polisi yang lain datang dan melihat apa yang terjadi. Ketika pintu dibuka, saat itu teman yang saya ceritakan, yang saya percayai, hendak memperkosa saya. Tetapi Tuhan menggunakan Polisi menghentikan dia dan mereka tidak melakukan apa-apa terhadap saya. Itulah sebabnya saya bersyukur pada Tuhan karena rahmatNya besar atas saya.

Dan juga doa-doa orang tua saya. Saya berbicara kepada para orang tua, jangan pernah berhenti berdoa bagi anak-anak anda. Jika mereka tidak berjalan dalam Tuhan, tetaplah berdoa, jangan menyerah. Orang tua saya tidak menyerah. Lihat di mana saya sekarang: menyampaikan Firman Allah, memanggil anak-anak muda datang dan melayani Allah karena mereka memerlukan Dia

Saya mau berpesan pada semua anak-anak muda, pikirkanlah diri anda dan ujilah diri anda. Ingat, mengapa saya harus peduli apa yang dikatakan orang tentang saya. Pernah saya berpikir apa kata orang nanti tentang saya, tetapi sekarang saya mengerti mereka tidak perduli tentang saya. Mereka tidak berada di depan saya sewaktu Tuhan berhadapan muka dengan saya. Saya teringat sewaktu saya di hadapan Tuhan. Teman saya tidak menolong saya, keluarga saya tidak menolong saya, pastor, gereja tidak menolong saya. Saya seorang diri dan saya harus saya sendiri. Di hadapanNya anda tidak dapat menipu, karena Dia sangat kudus. Dan sewaktu saya di sana, saya merasa tidak bisa masuk karena hidup dalam dosa dan di surga itu kudus.

Hari ini jika anda belum menerima Tuhan Yesus, terimalah Dia hari ini. Ini adalah keputusan yang sangat penting di dalam seluruh kehidupan anda. Saya tidak mengatakannya untuk menakuti anda tetapi supaya anda dapat melihat rahmatNya, kasihNya bagi kita. Dia Bapa, telah memberikan anakNya mati bagi kita, sehingga setiap tetesan darahNya mengalir dan menyucikan dosa-dosa kita. Jika anda mau menerima Yesus, itu adalah keputusan yang terpenting di seluruh hidup anda. Datanglah pada Tuhan, jangan kuatir apa kata orang lain tentang anda.

Jika mau melayani Tuhan, lakukan dengan segenap hati, jangan katakan dengan mulut, katakan juga dengan hati dan pikiran. Jangan kuatir tentang masa depan dan hari ini; anda tidak pernah tahu kapan anda akan mati. Saya hanya 15 tahun dan tidak pernah dalam pikiran saya akan mati pada umur 15. Tidak pernah!

Tetapi anda perlu memikirkannya. Hidup ini bukan milik saya, hidupmu bukan milikmu, kita sedang meminjam hidup ini. Hidup ini kepunyaan Allah. Kita mengambil keuntungan dengan tidak peduli, hidup seperti dunia ini, melakukan perbuatan duniawi. Dunia mempunyai banyak hal yang menggiurkan, tetapi ingat Allah mempunyai lebih banyak. Dunia mempunyai neraka dan kematian tetapi Allah mempunyai kehidupan yang abadi. Kehidupan yang abadi selamanya.

Saat ini jika anda mau menerima Yesus, tundukan kepala dan tutuplah mata anda, ucapkanlah doa demikian, "Allah, dalam nama Yesus, kudatang padaMu. O Tuhanku dan Allahku, saya menerima Engkau sebagai Juru Selamat pribadi saya saat ini. Masuklah ke dalam hidup saya. Seperti kesaksian saudari saya bahwa neraka itu nyata, dia pernah di sana. Tuhan, saya tidak mau ke sana, bahkan tidak mau berpikir ke sana. Ya Tuhan saya mohon ampun atas dosa-dosa saya. Ampuni segala sesuatu yang telah saya perbuat bahkan yang terkecil dan tersembunyi. Ya Tuhan, saya menyatakan semuanya di hadapanMu supaya Engkau mengampuni semuanya. Ya Tuhan, saya percaya bahwa Engkau telah mati disalibkan dan bangkit dari kematian. Saya percaya bahwa Engkau masuk ke dalam hati saya dan bertahta, tinggallah dalamku. Saya akan membaca FirmanMu, dan berada dalam FirmanMu. Saya akan ke gereja. Ya Tuhanku, saya tahu bahwa Engkaulah Gereja itu. FirmanMu berkata, saat dua atau tiga orang berkumpul dalam NamaMu, Engkau ada. Ya Tuhan, saya mau berada di tempat kediamanMu. Saya berdoa dan memohon semua ini dalam nama Yesus, Amin."

Jika telah mengucapkan doa ini, saya ucapkan selamat datang di kerajaan surga. Sekarang anda memiliki saudara dan saudari di seluruh dunia. Ini keputusan penting anda dan jangan ambil keuntungan dari keputusan ini. Jangan kembali ke dunia. Dunia memimpin pada kebinasaan tetapi Allah memimpin pada kehidupan kekal. Setiap saat hiduplah seperti pada jaman akhir dan hari terakhir dalam hidup. Jika kesaksian ini menyentuh hati anda, berikan pada teman anda, supaya merekapun menerima Yesus. Jangan biarkan waktu berlalu karena mungkin ini adalah hari terakhir anda!
-

Kesederhanaan

Matius 5:3
"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga."

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 8; Matius 8; Kejadian 15-16

Setiap kita pasti mengenal dengan tokoh yang satu ini - kesederhanaannya telah menyentuh banyak hidup orang, tidak hanya di India tetapi di seluruh dunia ini. Para pemimpin negara di dunia sangat menghormati dirinya bukan karena ia mempunyai posisi yang sangat penting, tetapi apa yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-harinya itulah alasannya.

Mother Teresa adalah seorang wanita dan juga ibu bagi banyak anak di negaranya. Hatinya begitu murni membantu orang-orang yang memerlukan. Ia tidak meminta balas jasa apa pun dari yang telah menerima bantuannya. Ia sadar bahwa apa yang dilakukannya adalah karena ada yang telah mencontohkannya terlebih dahulu yakni Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus adalah tokoh teladan dari yang ada di dunia ini untuk menggambarkan mengenai kesederhanaan. Dia yang adalah Allah dengan rela turun ke bumi yang penuh dengan dosa. Kehadiran-Nya pun bukanlah dalam suasana yang gegap gempita dan penuh dengan pesta. Kain lampin, palungan dan kandang domba adalah hal pertama yang harus diterima-Nya dengan kata lain kesederhanaan adalah peristiwa pertama yang hendak dicatatkan Allah agar diingat manusia.

Kesederhanaan bukanlah berarti kita harus hidup dalam kemiskinan, tetapi lebih kepada hati yang mau diajar dan menerima setiap firman Allah dengan tulus serta melakukannya dalam kehidupan sehari-hari dengan motif yang murni. Ketika hal itu kita jalankan maka percayalah banyak orang yang tidak hanya tergugah dengan apa yang kita perlihatkan, tetapi juga akan diubahkan.

Kesederhanaan adalah prinsip utama dalam Kerajaan Allah.

--

Harga yang Mahal


Yakobus 1:2
"Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,"

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 12; Matius 12; Kejadian 23-24

Tidak ada di dunia ini yang didapat tanpa sebuah usaha atau pengorbanan. Menjadi seorang yang mahir dalam bidang komputer, Anda perlu belajar dan latihan secara intensif. Bahkan seorang pengkhotbah yang handal sekalipun, ia perlu latihan agar bisa lancar menyampaikan apa yang Tuhan taruhkan dalam hatinya untuk disampaikan kepada jemaat. Begitu pun dalam hal kepemimpinan. Untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif, Anda tidak hanya dituntut memiliki bakat, tetapi juga kemauan untuk merelakan diri.

Salah satu teladan terbaik akan hal ini dari seorang pemimpin yang tercatat di dalam Alkitab adalah Musa. Walaupun sebenarnya ia dapat menjadi "anak manja" dengan tinggal di istana Firaun dan tidak menghiraukan panggilan Allah untuk membawa keluar bangsa Israel dari Mesir, tetapi ia tidak melakukannya.

Musa mempertaruhkan segalanya untuk berusaha menolong bangsanya. Dan nyatanya, ia kehilangan segalanya. Setelah membunuh seorang Mesir, ia mengalami pengasingan di padang gurun Midian, dan selama empat puluh tahun ia hidup dengan pengorbanan yang telah dibuatnya sebelum mengetahui bahwa Allah bermaksud memakainya sebagai seorang pemimpin. Pada saat itu, Musa telah mengalami proses penghancuran dan pembentukan kembali yang dituntut darinya supaya dapat dipakai Allah.

Sebagai seorang pemimpin, Anda mungkin tidak diminta meninggalkan negara atau melepaskan semua harta seperti yang dilakukan Musa. Tetapi, Anda dapat memastikan bahwa memimpin orang lain akan menuntut suatu harga yang mahal.

Keegoisan adalah musuh dari kepemimpinan, sebaliknya kerelaan berkorban adalah sahabat terbaiknya.

-
Masa Depan yang Gemilang

Efesus 2:6-7
"Dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 13; Matius 13; Kejadian 25-26

Beberapa hari menjelang tahun 2010, diri saya menjadi begitu kuatir bukan karena ramalan dari "orang-orang pintar" yang muncul di televisi yang menyatakan bahwa di Indonesia akan terjadi musibah besar, tetapi karena ketidakpastian akan hari-hari yang saya jalani di depannya nanti. Hal itu begitu kuat mencekram kehidupan saya sehingga tanpa sadar sukacita dan damai sejahtera itu menjadi hilang.

Dalam kondisi ketakutan seperti itu, Tuhan menegur saya dengan firman-Nya yang tertulis di Efesus 2:6-7, "Dan di dalam Kristus Yesus....Ia....memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah..." Mata saya tercelik begitu membaca ayat ini. Saya sadar bahwa saya adalah anak-anak Allah yang telah dipegang hidupnya oleh-Nya. Dia telah berjanji bahwa saya akan memiliki masa depan gemilang dan itu pasti terjadi. Saat itulah saya bertobat dan mau membuat resolusi untuk dijalani pada tahun yang baru.

Mungkin diantara Anda saat ini ada yang begitu kuatir akan masa depan Anda, "Bagaimana saya nanti pada saat umur 50 tahun"; "Bagaimana nasib anak-anak saya yang masih kecil? Bisakah mereka meraih mimpi mereka?", percayalah Tuhan sangat tahu kehidupan kita. Dia-lah perancang terbaik yang tiada duanya di seluruh alam semesta ini. Masalah keuangan, pekerjaan, bisnis, masa depan anak-anak, Tuhan sudah mengaturnya dengan sempurna.

Masa depan yang ada di depan Anda adalah masa depan yang penuh dengan kegemilangan. Jangan takut!! Ketika Anda menyerahkan seluruh hidup kepada Tuhan maka Dia yang akan menuntun kehidupan Anda kepada rancangan-Nya yang indah.
-
Semua Karena Tuhan

Mazmur 94:17-18
Jika bukan TUHAN yang menolong aku, nyaris aku diam di tempat sunyi. Ketika aku berpikir: "Kakiku goyang," maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 4; Wahyu 10; Ezra 7-8

Terry M. Crist menuliskan seperti ini dalam bukunya “Dibangunkan Terhadap Takdir” : Jauh sebelum internet menjadi trend di akhir abad ke dua puluh, dan jauh sebelum satelit menjadi tehnologi yang menghubungkan seluruh dunia melalui sebuah tehnologi, telephone menjadi standar komunikasi, lokal, nasional dan global. Ketika Samuel Morris menemukan telephone, ia mengakui bahwa ia hanyalah alat Allah. Perkataan pertama yang muncul saat penemuan itu terjadi adalah, “Lihat apa yang telah Allah lakukan.”

Menyadari bahwa diri kita hanyalah alat Tuhan adalah sebuah pengakuan pada kedaulatan Tuhan dalam hidup kita. Ketika kita melupakan hal ini, maka kemanusiaan kita yang mengambil alih kehidupan. Pada saat itulah manusia merasa terpojok dan ditinggalkan oleh Tuhan, pada hal kita yang mengambil alih kendali Tuhan dalam hidup kita.

Kita adalah rekan sekerja Allah, namun tanpa kerendahan hati untuk mengakui bahwa Dialah yang berdaulat atas hidup kita, maka kita tidak bisa bekerja sama dengan-Nya. Kita mengabaikan Dia dengan kesombongan kita.

Hari ini, mari kita merendahkan hati di hadapan Tuhan dengan mengakui bahwa Dia yang berdaulat atas hidup kita. Bahkan Tuhan berdaulat atas hidup kita bukan hanya di hari ini, namun juga atas masa depan kita. Percayalah bahwa dengan mempercayakan hidup kita kepada-Nya, maka kita akan melakukan perkara-perkara besar bersama-Nya.

Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku ~ Tuhan Semesta Alam
-
DALAM SEGALA PERKARA TUHAN BEKERJA

Mazmur 34:16-23
“Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka Tuhan mendengar dan melepaskan mereka dari segala kesesakan.” Mazmur 34:18

Selama kita masih berada di dunia ini kehidupan kita tak luput dari masalah. Kita tak pernah luput dari masalah atau penderitaan.

Mengapa dunia dipenuhi masalah? Masalah dan penderitaan timbul karena dunia sudah jatuh dalam dosa. Dalam 1 Yohanes 5: 19 dikatakan bahwa “…seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.” Namun sebagai orang percaya kita tidak usah akut dan cemas karena Tuhan bisa memakai semua masalah atau penderitaan yang terjadi untuk menarik kita untuk lebih dekat kepada Dia. Seringkali situasi sulit atau masa-masa gelap di dalam kehidupan kita memaksa kita untuk datang kepada Tuhan dengan kesungguhan hati. Kala kita terkulai tidak berdaya karena sakit, tidak punya uang untuk bayar kos atau kontrakan, anak sakit, gagal dalam rumah tangga atau studi, usaha bangkrut, ditinggalkan oleh orang yang kita kasihi dan sebagainya, kita menangis dan berteriak kepada Tuhan. Pujian dan penyembahan kita naikkan kepada Tuhan dengan hati hancur dan mendalam. Seperti Hana. Dalam pergumulan berat, “…dengan hati pedih ia berdoa kepada Tuhan sambil menangis tersedu-sedu.” (1 Samuel 1;10). Daud berkata, “Tuhan itu dekat dengan orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” (Mazmur 34:19).

Belajarlah untuk bersabar dan tetap menaruh iman pengharapan kepada Tuhan sebab “…Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28). Tuhan adalah pemegang kendali seluruh kehidupan yang ada di muka bumi ini, termasuk masalah-masalah yang terjadi dan kita alami. Oleh karenanya serahkanlah beban itu kepada Tuhan, maka Dia akan turut bekerja. Allah turut bekerja yaitu ‘mengolah’ masalah tersebut sehingga mendatangkan kebaikan bagi kita. Tuhan sanggup mengubah yang buruk menjadi baik karena ada pengorbanan yang sempurna yang sudah Tuhan Yesus kerjakan di atas kayu salib. Kita harus ingat bahwa kita memiliki Tuhan yang jauh lebih besar dari masalah apa pun yang ada di dunia ini. Allah mengatakan: “…semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.” (1 Yohanes 5:4)

Asal kita percaya penuh kepada Tuhan, setiap masalah selalu ada jalan keluarnya karena Dia turut bekerja!
-
Untuk Itulah Aku Lahir

Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 6; Wahyu 12; Nehemia 1-3

Menjelang kematiannya Yesus membuat sebuah pernyataan penting tentang kelahirannya. Selama menjalani pengadilan, Yesus ditanya oleh Pilatus tentang identitasnya. Inilah jawaban Yesus, “Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.” (Yohanes 18:37b).

Yesus tidak mengatakan bahwa Ia lahir untuk berkotbah atau menyembuhkan, tetapi tujuannya yang utama adalah untuk menjadi saksi bagi kebenaran.

Pilatus kemudian bertanya, “Apakah kebenaran itu?” Sayangnya, Pilatus terlalu terburu-buru dan tidak mau menunggu Yesus menjawabnya. Berapa banyak dari kita yang seperti Pilatus hari ini? Alasan Yesus lahir adalah agar kita mengenal Allah! Itulah alasan bagi kita untuk merayakan Natal dengan sukacita yang besar, tahun demi tahun. Melalui Yesus – yang dipanggil “Imanuel” yang artinya Tuhan bersama kita – Tuhan bersama dengan kita, baik waktu susah maupun senang.

Namun selangkah lebih dalam dari pesan Yesus ini, kita juga diminta untuk menjadi saksi bagi apa yang telah Ia lakukan. Mari dalam bulan dimana kita merayakan hari kelahiran Yesus Sang Juru Selamat ini kita menyaksikan kepada sebanyak mungkin orang bahwa ada kabar baik untuk mereka. Yesus telah lahir, mati dan bangkit untuk menyelamatkan semua manusia yang berdosa.

Jangan sampai kita salah memaknai natal, karena Yesus telah dengan jelas mengatakan tujuan kedatangan-Nya ke dunia ini.
-
Tinta "Ajaib" dan Sebatang Pensil

Bertahun-tahun yang lalu, Amerika Serikat dan Uni Soviet terlibat dalam perlombaan untuk menguasai ekspedisi ke luar angkasa (space race).

Ilmuwan dan insinyur dari kedua negara tersebut terus-menerus berada di dalam kompetisi yang sangat ketat untuk menemukan terobosan teknolologi yang akan membuat negara mereka selangkah lebih mau dari negara saingannya.

Salah satu bidang yang membuat pusing para ilmuwan NASA (lembaga antariksa AS) adalah: menemukan tinta yang bisa digunakan di ruang tanpa bobot di dalam pesawat luar angkasa. Puluhan bahkan ratusan ribu dollar dihabiskan untuk menemukan formula tinta "ajaib" tersebut. Ratusan bahkan ribuan jam dihabiskan untuk melakukan riset dan eksperimen.

Anda tahu apa yang dilakukan oleh Uni Soviet? Mereka menulis memakai pensil!

Seringkali, kita sibuk mencari-cari apa yang tidak ada; padahal apa yang kita butuhkan sebenarnya telah tersedia di depan mata.

Banyak orang percaya yang tidak pernah berani melangkah untuk melakukan sesuatu oleh karena mereka terus-menerus merasa kurang, belum dewasa, tidak punya karunia, minim talenta, dan segudang alasan yang lain.

Terlalu banyak orang yang menunggu agar ia lebih dulu "sempurna" sebelum mulai bekerja. Beberapa orang menghabiskan jam-jam doanya untuk meminta karunia-karunia Roh yang adi kodrati (supranatural), karena berpikir bahwa tanpanya ia tidak akan pernah berguna.

Kadang, kita begitu sibuk memikirkan hal-hal yang terlalu besar atau tinggi tentang diri kita. Apalagi, ketika kita mulai membandingkan diri dengan orang lain, yang di mata kita memiliki puluhan kelebihan yang tidak kita miliki.

Kita ingin seperti dia, dan kita berpikir bahwa kita hanya akan berguna kalau kita pun memiliki semua kelebihan itu. Kita lupa untuk menilai diri kita "menurut ukuran iman yang dikaruniakan Allah kepada kita masing-masing" (Roma 12:3).

Dalam perumpamaan tentang talenta (Matius 25:14-30), sang Tuan menunjukkan penghargaan yang persis sama kepada hamba yang memiliki 5 talenta maupun 2 talenta. Ia menghargai mereka bukan berdasar berapa talenta yang mula-mula mereka miliki, namun berdasar apa yang mereka lakukan dengan talenta itu.

Kalau saja hamba dengan 1 talenta itu mau bekerja mengembangkan talentanya, pastilah ia akan mendapat penghargaan yang sama dari sang Tuan.

Kita tidak perlu menunggu lagi. Kita bisa mulai bergerak sekarang, dengan apa yang kita punya, dengan apa yang kita bisa. Keluar dari kotak egoisme, lepas dari belengu rasa rendah diri. Memperhatikan orang lain, melakukan sesuatu; sekalipun sederhana dan kelihatannya tidak berarti apa-apa.

Kita tidak pernah tahu berkat macam apa yang diterima orang lain dari tindakan kita yang paling sederhana. Tapi Tuhan tahu.

Saya meyakini prinsip "siapa mempunyai, ia akan diberi" (Matius 25:29). Kalau kita berani mulai melakukan sesuatu, dengan hati tulus dan nurani yang murni, maka Tuhan yang akan menambahkan kemampuan, talenta, karunia, dan entah apa lagi namanya, untuk makin melengkapi kita.

Dan jangan kaget, kalau kita setia melakukannya, kita akan mendapati bahwa Tuhan mulai mempertajam kepekaan hati kita kepada keadaan orang lain; sampai-sampai kita seolah-olah bisa "meramalkan" kebutuhan orang. Sehingga ketika kita melakukan atau mengatakan sesuatu, sesuatu itu begitu "tepat" memenuhi kebutuhan orang lain.

Jangan menghabiskan waktu untuk menemukan tinta ajaib. Ambillah pensil yang sekarang tergeletak di atas meja
--

Kesabaran adalah mutiara kehidupan yang pantas dan harus kita miliki! Saat kita berjuang tetapi belum berhasil, kita membutuhkan kesabaran. Kemudian ketika menghadapi orang lain yang sedang emosi, kita butuh kesabaran.

Lebih-lebih saat kita sendiri tersinggung, marah, dan emosi; kita pun perlu "rem emosi" berupa kesabaran. Kesabaran dalam konteks tersebut berarti suatu kematangan mental untuk mampu menahan diri dan mengendalikan sikap-sikap kita supaya tidak terjerumus pada tindakan-tindakan irasional yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

--

Dicintai sepenuh hati oleh seseorang, akan memberimu kekuatan. Dan, mencintai seseorang dengan sepenuh hati, akan memberimu keberanian. / Being deeply loved by someone gives you strength, while loving someone deeply gives you courage. [Quotes by Lao Tzu]
-
9 Kebiasaan Menyegarkan Otak
Latih otak dengan cara sederhana berikut ini untuk pertajam daya ingat.

VIVAnews - Rasa jenuh dengan aktivitas sama setiap harinya dapat menimbulkan depresi. Kebosanan ini juga bisa membuat otak Anda merasa 'kurang tertantang'. Jika Anda sering mengalami hal ini, jangan diam saja. Lakukan latihan berikut ini yang bisa membuat Anda seperti memiliki otak 'baru'.

Dorothea Brande, penulis dan editor asal Amerika Serikat yang terkenal dengan bukunya "Wake Up and Live and Becoming a Writer", menyarankan beberapa latihan mental untuk membuat pikiran Anda jadi lebih tajam. Latihan-latihan dimaksudkan untuk menarik Anda keluar dari kebiasaan dan rutinitas, memberikan Anda perspektif berbeda, serta menempatkan Anda dalam situasi yang membutuhkan akal serta kreativitas dalam memecahkan masalah.

Brande percaya, hanya dengan melakukan pengujian dan peregangan sendiri Anda mengembangkan kekuatan mental. Berikut sembilan latihan yang disarankan oleh Brande yang bisa Anda coba, seperti dikutip dari Divine Caroline.

1. Habiskan satu jam setiap harinya dengan tidak berkata apa-apa. Kecuali, untuk menjawab pertanyaan secara langsung, di tengah-tengah kelompok, tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda merajuk atau sakit. Cobalah bersikap sebiasa mungkin.

2. Berpikirlan selama 30 menit setiap hari tentang satu subjek. Mulailah dengan berpikir dalam lima menit jika 30 menit terlalu lama.

3. Berbicaralah selama 15 menit per hari tanpa menggunakan kata "Aku", "Saya", dan "Milik saya".

4. Cobalah untuk diam di tengah keramaian

5. Lakukan kontak dengan orang baru dan biarkan ia menceritakan banyak hal soal dirinya tanpa ia menyadari.

6. Ceritakan secara eksklusif tentang diri sendiri dan kesenangan Anda tanpa mengeluh, membual atau membuat bosan teman Anda.

7. Buat rencana selama dua jam per hari dan lakukan rencana itu dengan konsekuen.

8. Buatlah 12 kegiatan yang dilakukan secara acak dan spontan. Misalnya, sepulang mendatangi tempat makan yang belum pernah dikunjungi sebelumnya lalu pulang bukan dengan naik taksi tetapi ojek. Atau, biasanya pada pagi hari Anda minum kopi, minumlah air putih atau jus. Usahakan kegiatan tersebut berbeda dari rutinitas Anda.

9. Dari waktu ke waktu, luangkan setiap harinya menjawab "Ya" untuk setiap permintaan orang lain, tapi tentunya yang masuk akal.
-
Pengingkaran Hak Asasi Manusia

Hyun Joo yang berusia 10 tahun mempunyai getaran, iman di dalam Kristus. Adalah beresiko bagi para orang tua di Korea Utara menyingkapkan Injil kepada anak-anak mereka.



Bagaimanapun, orang tua Hyun Joo ingin ia tahu mengenai Yesus. Suatu hari mereka berdoa agar Allah akan memakai Hyun Joo untuk mengubah negara mereka.



Nopember tahun lalu, keluarga ini pergi ke sebuah rumah singgah di luar Korea Utara di mana mereka menghabiskan waktu dua minggu mempelajari Alkitab dan menerima pelatihan.



Suatu hari di bulan Maret, Hyun Joo sangat senang ketika ia baru pulang dari sekolah. Ia mengatakan kepada ibunya bahwa ia telah mendapatkan nilai yang bagus. Ketika ibunya menanyakan kepadanya bagaimana ia melakukannya, ia mengatakan kepada ibunya bahwa ia sedikit berdoa “di dalam hati.” Ibunya sangat kagum bahwa anak perempuannya dapat berdoa kepada Allah seperti itu. Ibunya membagikan cerita ini kepada saudarinya, Nyonya Kim, dan memintanya untuk berdoa bagi Hyun Joo.



Keesokan harinya, ketika Nyonya Kim pergi untuk mengunjungi Hee Sook (ibu dari Hyun Joo), rumah mereka kosong. Keluarga tersebut hilang ditelan bumi. Nyonya Kim mengetahui apa yang terjadi dari seorang teman.



Di sekolah, guru Hyun Joo telah bertanya kepada Hyun Joo bagaimana ia mendapatkan nilai bagus seperti itu. Hyun Joo menjawab, “oleh karena kemurahan Allah.” Guru tersebut menjadi sangat marah. Mengatakan sesuatu mengenai Tuhan selain pemimpin Korea Utara adalah suatu pelanggaran yang sangat serius. Sang guru menyeret gadis kecil ini keluar. Keluarga Hyun Joo juga menghilang di hari yang sama. Tidak ada yang mendengar kabar tentang mereka sejak saat itu. Mereka mungkin sudah dieksekusi atau dipenjara seumur hidup, hukuman bagi yang mengikuti Kristus di Korea Utara.



Korea Utara adalah salah satu rejim yang paling represif dan terisolasi di dunia, mengingkari setiap hak asasi manusia warga negaranya. Adalah kediktatoran satu orang ; semua agama dianggap tidak sah. Orang-orang Kristen harus menjalankan iman mereka secara tersembunyi dan terancam bahaya.



Son Jong Nam adalah contoh lain dari perlakuan keras negara ini. Son melarikan diri ke China pada tahun 1998 di mana ia menjadi Kristen di sana. Ia merasa terpanggil untuk menjadi seorang penginjil di Korea Utara. Sebelum ia dapat melakukan panggilannya, Son ditahan oleh polisi China pada tahun 2001 dan dipulangkan ke Korea Utara. Ia didakwa karena mengirimkan para misionari masuk ke Korea Utara, lalu ia dipenjarakan dan dianiaya dengan brutal selama tiga tahun. Ketika ia dibebaskan, kesehatannya begitu buruk, ia tidak mampu berjalan. Ia ditahan lagi pada Januari 2006, tuduhan menjadi seorang “pengkhianat negara” dan “menerima keKristenan.”



Selama lebih dari setahun, ia telah dikurung di dalam sebuah tempat yang gelap, penjara kematian bawah tanah di kota Pyongyang. Walaupun Son dijadwalkan untuk dihukum mati pada bulan Maret yang lalu, ia telah dipindahkan ke penjara Komando Keamanan Militer.



Di samping keadaan yang sulit dihadapi oleh orang-orang Kristen di Korea Utara, Tuhan sedang menambahkan jumlah mereka setiap hari.

--

Itu kan Tidak Alkitabiah?



oleh: G. I. Purnama, S.Th.



Si Joni suatu kali mendengar seorang pengkhotbah berkata bahwa baptisan anak dan sidi tidak alkitabiah, sebab tidak ada contoh praktik baptisan anak dan sidi dalam Alkitab. Yang alkitabiah adalah penyerahan anak dan baptisan dewasa. Alasannya, seorang anak kecil (apalagi bayi) tidak mungkin beriman kepada Tuhan Yesus, sehingga tidak ada gunanya dibaptiskan. Tuhan Yesus pun waktu kecil tidak dibaptiskan, melainkan diserahkan kepada Tuhan di Bait Suci (Luk 2:22). Sesudah dewasa barulah Dia memberi diri dibaptis secara sadar (Mat 3:13-15).





Berbagai Salah Paham

Argumentrasi seperti di atas demikian menarik dan logis, sehingga banyak orang yang dibaptis anak meminta dibaptis ulang sesudah dewasa (biasanya baptisan ulang ini dilakukan di gereja atau persekutuan Karismatik). Hal semacam ini terjadi karena adanya kesalahpahaman terhadap konsep yang mendasari baptisan anak dan sidi.



Pertama, bila kita jujur terhadap Alkitab, sebenarnya ada ayat-ayat yang memberikan petunjuk tentang kemungkinan adanya praktik baptisan anak pada masa Perjanjian Baru. Lidia dibaptis dengan seisi rumahnya (Kis 16:15). Demikian pula kepala penjara Filipi dibaptis dengan keluarganya (Kis 16:33). Bila pembaptisan dilakukan terhadap seisi rumah atau sekeluarga, bukankah kemungkinan besar ada anak yang dibaptiskan? Memang, ayat-ayat tersebut tidak bisa disebut sebagai “bukti”, melainkan hanya merupakan kemungkinan.



Kedua, baptisan anak bukan berdasarkan iman anak, melainkan iman orangtua. Saat orangtua memberikan anak mereka untuk dibaptiskan, mereka berjanji kepada Tuhan untuk mendidik anak mereka dalam ajaran Tuhan, sehingga anak tersebut bisa mengakui sendiri imannya kepada Allah setelah dewasa. Pengakuan iman seorang dewasa yang telah menerima baptisan anak ini disebut sidi. Masalahnya, banyak orangtua yang memberikan anaknya untuk dibaptis, namun tidak melaksanakan tugas mendidik anak dalam ajaran Tuhan dengan baik, sehingga menjadi batu sandungan.



Ketiga, kita tidak menjumpai contoh praktik sidi dalam Alkitab, namun tidak berarti bahwa sidi tidak alkitabiah. Dasar Alkitab untuk sidi adalah perlunya mengakui iman di depan umum (Rm. 10:9, 10). Mereka yang dibaptis dewasa mengakui imannya saat dibaptiskan. Oleh karena itu, sidi tidak diperuntukkan bagi orang yang dibaptis dewasa.





Pentingnya Baptisan Anak

Mengapa gereja menyelenggarakan baptisan anak? Karena gereja memikirkan masa depan anak! Orangtua Kristen yang mengasihi anaknya tentu memikirkan nasib anak. Apakah anak mereka setelah dewasa akan menjadi orang beriman yang mewarisi janji keselamatan? Bagaimana nasib mereka bila mereka mati saat masih kecil? Orangtua yang mengasihi anak akan berharap agar anak mereka menikmati janji keselamatan yang ditawarkan dalam Kristus Yesus.



Untuk mengikutsertakan anak dalam janji keselamatan, pertama-tama kita perlu menyelidiki bagaimana Allah mengikatkan diri dalam ikatan perjanjian dengan umat-Nya pada masa Perjanjian Lama. Ikatan perjanjian itu ditandai oleh sunat (Kej 17). Sunat bukan hanya diberlakukan bagi orang dewasa, tetapi juga bagi anak-anak, saat mereka berumur delapan hari (ay 12).



Bila kita memperhatikan penilaian Rasul Paulus dalam Ibrani 11 tentang tokoh-tokoh Perjanjian Lama, jelas bahwa tokoh-tokoh tersebut berkenan kepada Allah karena iman. Tanpa iman, tidak mungkin seseorang bisa berkenan kepada Allah (Ibr 11:6). Dalam kitab Galatia, dijelaskan bahwa sunat tidak berarti tanpa iman (Gal 5:6). Sunat hanya tanda luar, tetapi imanlah yang membuat sunat itu berguna.



Bagaimana dengan sunat untuk anak? Mungkinkah anak umur delapan hari memiliki iman? Jelas tidak mungkin! Sunat untuk anak tidak didasarkan iman anak, melainkan iman orangtua. Demikian pula dengan baptisan anak: Seorang anak dibaptiskan bukan karena imannya sendiri, tetapi karena iman orangtua. Dalam iman, orangtua berjanji di hadapan Allah, bahwa mereka akan mendidik anaknya dalam ajaran Tuhan.



Pentingnya Sidi

Sidi penting karena baptisan anak bukanlah tiket ke surga. Orang yang dibaptiskan waktu masih kecil harus memiliki iman pribadi kepada Yesus Kristus sesudah dia menjadi dewasa, sebab dia belum mengakui imannya saat dibaptiskan. Karena pengakuan iman di depan umum merupakan tuntutan Kristus yang penting (Mat 10:32), orangtua harus membina anak tersebut agar pada saatnya berani memberikan pengakuan iman (sidi) secara terang-terangan di depan jemaat.



Pentingnya sidi ini menuntut agar orangtua bertanggung jawab mendidik anak. Bila anak yang dibaptiskan waktu kecil tidak mau mengikuti sidi, maka hampir bisa dipastikan bahwa penyebabnya adalah kegagalan orangtua mendidik anaknya dalam ajaran Tuhan. Orangtua Kristen yang bertanggung jawab tidak bisa menyerahkan pendidikan anak kepada tanggung jawab guru di sekolah atau guru di sekolah minggu saja, melainkan harus memberikan waktu dan perhatian untuk mendidik anaknya agar menjadi seorang yang beriman.



Kritik terhadap praktik baptisan anak umumnya disebabkan karena banyak anak yang dibaptiskan pada waktu masih kecil tidak mau mengakui imannya ketika dewasa. Kondisi semacam itu bukan disebabkan karena praktik baptisan anak itu salah, tetapi karena orangtua gagal mendidik anak!

--

Ukur Dampak Inflasi pada Kredit Bank Nasional 2011

Tahun Kelinci 2011 baru saja lahir, tetapi langsung dihadang ancaman inflasi sekira tujuh sampai delapan persen. Wah! Apa dampak inflasi terhadap pertumbuhan kredit perbankan yang dipatok Bank Indonesia (BI) 22–23 persen di bawah target 2010, yakni 22-24 persen?

Inflasi merangkak dari 6,22 persen (year on year/yoy) per Agustus 2010 menjadi 6,44 persen (yoy) per September 2010. Untunglah inflasi lalu merosot menjadi 5,80 persen dan 5,67 persen per September dan Oktober 2010.

Namun, inflasi kembali meningkat menjadi 6,33 persen dan 6,96 persen per November dan Desember 2010. Realisasi inflasi 6,96 persen sungguh melewati target pemerintah 5,3 persen pada APBN-P 2010 dan target BI 5 persen dengan plus minus satu persen.

Apa penyebab inflasi? Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, tekanan inflasi 2010 terutama diakibatkan gejolak harga pangan (volatile food) dan harga yang diatur pemerintah (administered price).

Dari inflasi 6,96 persen per Desember 2010, sektor bahan makanan menyumbang 3,5 persen, sektor makanan 1,23 persen, serta sektor perumahan air dan listrik 1,01 persen. Harga bahan pangan seperti beras, cabai, dan minyak goreng juga menjadi pemicu utama inflasi akhir 2010.

Pasti ancaman inflasi tersebut membuat BI makin waspada mengingat hal itu bisa mengganggu pencapaian target pertumbuhan kredit. Lantas, upaya apa saja yang telah dilakukan BI?

Pada 29 Desember 2010, BI meluncurkan 23 kebijakan antara lain kenaikan giro wajib minimum (GWM) valuta asing (valas) menyusul kenaikan GWM rupiah. Dengan ungkapan lebih jernih, kenaikan GWM tersebut bertujuan mengerem laju inflasi dan spekulasi valas. Langkah ini rasanya mencontoh China dalam menekan laju inflasi dengan mengubah-ubah GWM.

Sebagai informasi, China menaikkan GWM dari 17,5 persen menjadi 18 persen efektif 29 November 2010. Jauh sebelumnya pada 3 September 2010, BI menerbitkan kebijakan GWM atas dasar loan to deposit ratio (LDR) 78-100 persen.

Harmonisasi antara GWM dan LDR jelas bertujuan mencapai target pertumbuhan kredit 22–24 persen pada 2010. Benar juga target tercapai 23,79 persen (yoy) dan 21,86 persen sepanjang Januari-Desember 2010 (year to date/ytd). Kebijakan GWM itu meliputi tiga hal.

Pertama, GWM Primer dalam rupiah melejit dari lima persen menjadi delapan persen dari DPK rupiah efektif 1 November 2010. Kenaikan GWM Primer itu menyerap likuiditas Rp60,3 triliun di pasar keuangan karena bank nasional harus membayar kenaikan GWM Primer.

Kedua, GWM Sekunder dalam rupiah tetap 2,5 persen dari DPK rupiah. Ketiga, GWM-LDR dengan kisaran 78–100 persen efektif 1 Maret 2011. Kebijakan paling anyar lahir di penghujung 2010 antara lain kenaikan GWM valas yang meliputi dua tahap. Pertama, GWM valas melesat dari satu persen menjadi lima persen dari DPK valas efektif 1 Maret 2011 untuk menyerap dana USD2-2,5 miliar.

Kemudian, GWM valas kian menebal dari 5 persen menjadi 8 persen dari DPK valas per 1 Juni 2011 untuk menyerap dana USD3 miliar. Sudah barang tentu ancaman inflasi 7–8 persen itu bakal berdampak pada pertumbuhan kredit perbankan 2011.

Dampak pertama, mengangkat BI Rate. Jangan lalai, peningkatan harga minyak dunia bisa menyulut tingkat inflasi lebih tinggi lagi. Pada akhir 2010, harga minyak mentah di beberapa bursa komoditas dunia ditutup di kisaran USD91,38 hingga USD94,30/barel.

Inflasi yang membubung tinggi tentu akan mendorong peningkatan BI Rate yang kini tetap bertahan 6,5 persen sejak Agustus 2009. Diprediksi paling cepat kuartal II 2011,BI Rate akan naik 25–50 basis poin (bps) atau 0,25–0,50 persen untuk menuju tujuh persen. Minimal ada dua syarat utama untuk mengangkat BI Rate. Pertama, inflasi bergerak liar disebabkan faktor tingginya permintaan (demand).

Tegasnya, bukan oleh pasokan (supply), misalnya, pasokan beras yang tidak lancar karena buruknya iklim atau bencana alam. Kedua, kurs rupiah oleng terhadap dolar Amerika Serikat. Dua indikator itu merupakan faktor pendorong (push factor) terciptanya peningkatan BI Rate.

Dampak selanjutnya, inflasi berpotensi mengerek bunga kredit. Rumusnya, ketika BI Rate merangkak naik pelan, tapi pasti, bunga kredit dicemaskan ikut terkerek. Ditambah pula kenaikan GWM rupiah dan valas serta penalti karena belum mencapai LDR batas bawah 78 persen yang sungguh menyedot dana bank nasional.

Artinya,beban bertambah berat sehingga modal pun tergerus. Hal itu membuat biaya dana (cost of loanable fund) meningkat tajam yang mengakibatkan meloncatnya bunga kredit. Sebaliknya, hal ini merupakan kenaikan biaya modal (cost of capital) bagi sektor riil untuk menikmati kredit perbankan. Kenaikan bunga kredit tentu akan memasung ekspansi kredit itu sendiri.

Kondisi itu akan memangkas pertumbuhan kredit, terutama valas mengingat kenaikan GWM valas dari satu persen menjadi delapan persen meski bertahap. Padahal sepanjang 2010, kredit valas tumbuh amat subur 23,31 persen dari Rp198,46 triliun per Oktober 2009 menjadi Rp244,73 triliun per Oktober 2010.

Demikian pula Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 15,81 persen dari Rp298,15 triliun menjadi Rp345,29 triliun. Dampak lainnya, membelenggu target pertumbuhan kredit.

Sekiranya banyak bank nasional terlebih papan bawah merasa sesak napas karena modalnya terdesak, ekspansi kredit akan tertatih-tatih. Ini semua bisa membelenggu target pertumbuhan kredit nasional. Intinya, target 22–23 persen itu agak sulit terwujud.

Manajemen Risiko

Akhir tutur, bank nasional harus menerapkan manajemen likuiditas dengan lebih tajam. Biasanya, manajemen likuiditas dilakukan setiap hari dan dipantau Unit Tresuri. Karena itu,Komite Aset dan Manajemen Risiko (The Asset and Liabilities Committee/ALCO) kian dituntut fungsi sentralnya.

ALCO berfungsi untuk memeriksa, mengawasi, dan memantau likuiditas secara menyeluruh dan posisi neraca bank. Untuk apa? Ini untuk mencegah potensi risiko likuiditas mengingat kebutuhan likuiditas bank yang makin terbang tinggi pada 2011.

Risiko likuiditas merupakan risiko ketika sebuah perusahaan atau bank tak mampu memenuhi komitmen finansial mereka kepada nasabah, kreditor, atau investor pada saat jatuh tempo.(*)

-
Kemajuan teknologi terus berkembang pesat dan membuahkan alat-alat canggih. Bahkan yang dahulunya hanya sebatas mimpi dan khayalan kini bisa terwujud dan menjadi kenyataan! Inilah sebagian kecil teknologi canggih di dunia pada saat ini.

1. Quantum Teleporter
Q-Teleportation telah berhasil pada objek yang lebih kecil berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. "Kami bisa melakukan ekesperimen quantum teleportation untuk pertama kalinya di luar laboratorium universitas," kata Rupert Ursin, peneliti Institute if Experimental Physics, Universitas Vienna, Austria. Pada Q-Teleportation, quantum pada objek dihancurkan dan dibuat kembali. Oleh karena itu, Q-Teleportation tidak bisa memindahkan benda hidup maupun mati secara keseluruhan fisik. Alat ini "menciptakan" replika benda sebelumnya pada posisi di tempat lain dan benda sebelumnya akan "menghilang" selama replikanya diciptakan.

2. 360º 3-D Holographic Displays
ZCam™ merupakan kamera video yang bisa merekam informasi hingga ke dalam bagian objek (yang biasa digunakan untuk membuat model 3D) video dan kemudian diproduksi oleh 3DV Systems. Teknologi ini berbasiskan prinsip "Time of Flight". Pada teknik ini, data ukuran 3D didapatkan dengan cara mengirim gelombang infra merah ke dalam scene video dan mendeteksi cahaya yang direfleksikan oleh permukaan objek pada scene video. Dengan menggunakan variabel waktu yang ditempuh oleh gelombang infra merah untuk mencapai objek target dan saat kembali, jarak bisa dihitung dan kemudian digunakan untuk membuat informasi 3D dari semua objek pada scene.

3. Lightsaber (Pedang Laser)
Yang kita ketahui, pedang ini hanyalah hasil "karya: pada film-film sains fiksi belaka!! Lightsaber terdiri dari logam dan mata pedang berupa plasma sepanjang 1 meter. Lightsaber ini bisa memotong objek tanpa perlawanan sedikitpun. Bisa meninggalkan luka bakar pada kulit manusia. Tapi pedang ini bisa ditangkis, namun dengan pedang lightsaber pula, bisa juga ditangkis dengan perisai.

4. JetPack
Jetpack, juga termasuk alat yang banyak kita temukan di film sains fiksi, yang mana alat ini menggunakan jet yang melepaskan gas (bisa juga air) dan kemudian "menerbangkan" penggunanya. TAM adalah perusahaan pertama dan satu-satunya di dunia yang memproduksi paket lengkap kostum yang didesain oleh Rocket Belt menggunakan mutakhir dan juga material aerospace dengan mesin penyulingan khusus untuk memproduksi bahan bakar Hidrogen Peroksida jet Anda.

5. Military exoskeleton prototype
Military exoskeleton merupakan sejenis rangka luar bertenaga hidrolik yang dipasang pada militer dan bisa mengangkat hingga 100 kg benda untuk jangka waktu yang lama dan bisa sambil mengelilingi suatu area pula. Desainnya yang fleksibel memungkinkan pengguna untuk berjongkok, bergerak pelan dan "mengangkat" ke atas. Tidak ada joystick maupun mekanisme kontrol lainnya. Kontrolnya menggunakan indra manusia.

6. Flying Car
"Mobil terbang" ini disebut "The Highway in the Sky". Jika tiap waktu Anda terjebak macet, maka dengan menggunakan flying car ini Anda bisa berputar dan menukik di angkasa agar bisa sampai di tujuan dengan cepat.

7. Flying Saucer
adalah model kendaraan udara tak berawak dengan bentuk cawan (mirip pesawat UFO uy) yang dibuat oleh sebuah perusahaan di Inggris bernama Aesir.

8. Virtual Goggles
Teknologi telah membawa dunia virtual ke dalam komputer kita sejak lama. Tapi, dunia virtual tersbut sekarang bisa disaksikan di rumah kita. Sebuah ekseprimen yang telah dilakukan selama beberapa dekade, sekarang telah menjadi kenyataan.

-
Pepatah dalam bahasa Inggris mengatakan bahwa "character is destiny" (karakter adalah nasib). Jika kita mampu berpikir bahwa kita bisa sukses, mau belajar & menjalankan prinsip-pinsip hukum kesuksesan, juga mau membina karakter positif (yaitu: punya tujuan yang jelas, mau kerja keras, ulet, siap belajar dan berjuang) maka akan terbuka kemungkinan atau aktivitas-aktivitas produktif yang dapat mengubah nasib gagal menjadi sukses, miskin menjadi kaya!

Tidak peduli bagaimana Anda hari ini, dari keturunan siapa, berwarna kulit apa atau apa latar belakang pendidikan anda, ingat: Anda punya hak untuk sukses!! Hancurkan mitos "miskin adalah nasib saya!" Bangun karakter dan mental sukses karena kita adalah penentu masa depan kita sendiri. Jadilah majikan bagi nasib kita sendiri.

--

Harimau dan Prajurit

Alkisah, di sebuah kerajaan, sang raja mempunyai kegemaran yang tidak lazim, yakni mengukur kekuatan prajuritnya dengan cara mengadu mereka di arena aduan dengan binatang buas yang kelaparan. Banyak tentara yang mati sia-sia karena kesenangan yang mengerikan dari raja mereka. Tetapi, tidak ada seorang pun yang berani menentangnya. Karena, menentang perintah raja berarti mati! Maka setiap kali hari aduan tiba, pasti akan ada korban meninggal di sana.


Suatu ketika, hari aduan kembali tiba. Telah disiapkan seorang prajurit dan seekor harimau yang sedang kelaparan. Dari kejauhan, terdengar suara raungan marah dan kelaparan si harimau sehingga membuat siapa pun yang mendengar menjadi ciut nyalinya, apalagi si prajurit yang akan diadu. Sang prajurit pun hanya bisa berusaha mempersiapkan dirinya sebaik mungkin agar ia tak sekadar jadi mangsa empuk si harimau lapar.


Setelah sang raja duduk di tempatnya, si prajurit pun melangkah memasuki arena aduan dengan kepasrahan sembari berdoa, siapa tahu keberuntungan memihaknya hingga tak perlu meregang nyawa. Tak berapa lama, pintu kandang harimau pun dibuka. Segera si harimau mengaum sambil melangkahkan kakinya masuk ke arena dengan sikap waspada.


Beberapa saat, aroma ketegangan pun menghiasi suasana. Si prajurit segera menyiapkan diri untuk mempertahankan diri dari serangan harimau. Namun, sebuah keanehan terjadi. Harimau yang terlihat ganas bukannya segera menyerang dan siap memakan mangsanya, tetapi dia malah berputar mengendus-endus mengitari si prajurit tanpa menunjukkan sikap bermusuhan sama sekali.


Anehnya lagi, harimau justru berusaha mendekat ke prajurit yang tadi sudah siap melawan harimau. Prajurit makin terheran dengan tindakan harimau yang lantas menjulurkan lidahnya dan menjilat kaki si prajurit tanpa bermaksud menyakiti sedikit pun. Arena aduan pun menjadi heboh.






Raja segera memerintahkan membawa si prajurit ke hadapannya. "Hai prajurit! Apa yang telah kamu lakukan kepada harimau kelaparan itu sehingga dia tidak melahapmu, malah seakan dia tunduk dan menghormatimu? Ilmu apa gerangan yang kamu pakai? Segera beritahu rajamu ini," perintah sang raja.


"Ampun baginda. Hamba juga tidak mengerti apa yang terjadi. Hamba hanya pasrah sembari bersiap menghadapi kemungkinan terburuk yang terjadi. Tetapi, setelah melihat harimau yang tiba-tiba mendekati tanpa terlihat ingin menyerang, hamba juga segera menghentikan niat hamba mempertahankan diri.



Saat itu, kemudian hamba teringat sebuah peristiwa. Dahulu sekali, hamba pernah menyelamatkan dan mengobati seekor harimau kecil yang sedang diburu dan terluka. Dan sangat mungkin, harimau kecil itu adalah harimau yang sama yang ada di arena tadi. Kebaikan masa lalu yang telah hamba perbuat dan tidak pernah hamba ingat, ternyata telah menyelamatkan hidup hamba hari ini."


Pembaca yang luar biasa,


Kisah di atas adalah gambaran nyata dari pepatah "kita menuai apa yang kita tanam." Dan, meski cerita tadi sulit dipercaya, tetapi peristiwa semacam itu bisa terjadi di kehidupan nyata. Semua hal tersebut berhubungan dengan hukum universal tentang sebab akibat. Walaupun kita telah lupa pernah berbuat baik kepada orang lain, tetapi hukum Tuhan tidak akan lupa. Kita pasti akan menerima kebaikan-kebaikan yang sepadan, bahkan melebihi apa yang pernah kita lakukan.


Begitu juga sebaliknya. Kita boleh saja lupa pernah berbuat jahat pada orang lain. Namun, bila saatnya telah tiba, kita pasti akan menerima ganjaran yang setimpal dengan perbuatan kita. Hal tersebut sejalan dengan keyakinan dan ajaran yang harus kita praktikkan, yaitu menjauhkan diri dari berbuat kejahatan yang merugikan orang lain dan selalu berbuat baik dan membantu sesama makhluk.


Untuk itu, mari terus menanamkan benih kebaikan di setiap kesempatan yang ada, baik pada lingkungan terdekat kita maupun pada sesama. Niscaya, kita akan mampu menjalani hidup dengan penuh kedamaian, kebahagiaan, dan keharmonisan.

=

Start From Zero

Posted: 10 Jan 2011 05:37 PM PST
Lukas 19:17
"Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 11; Matius 11; Kejadian 21-22

Mungkin tidak semua diantara Anda mengenal sosok pria yang satu ini, tetapi bila melihat apa yang dilakukannya, Anda pasti kagum dan ingin tidak akan percaya. Dunia mencatat namanya sebagai penakluk Gunung Everes yang memiliki puncak tertinggi di dunia Ya, nama orang ini adalah Tensing Norgay.

Sebelum Norgay membuat dunia terkagum dengan apa yang dikerjakannya, ia menemani para pendaki gunung sebagai Sherpa (pengangkut barang). Itu dilakukannya tidak hanya sekali, tetapi beberapa kali. Mulai dari gunung yang memiliki ketinggian 22.000 kaki sampai lebih dari 29.000 kaki, semua telah dilaluinya, bahkan ia harus turut serta dalam enam kali pada tujuh tim ekspedisi sebelum benar-benar menaklukkan gunung Everest.

Apa yang bisa kita pelajari dari seorang Tensing Norgay? Ia memulai sesuatu yang besar dari nol - he start from zero. Tidak ada kesuksesan yang datang tiba-tiba atau hasil yang mengagumkan dengan hal yang sangat kecil. Seorang penulis buku pernah menuliskan dalam satu hasil karyanya seperti ini, "kita tidak perlu hebat untuk memulai, tetapi kita harus memulai untuk menjadi hebat."

Apa yang saat ini Anda miliki di dalam diri Anda? Identifikasi hal itu dan mulailah dari sana. Ketika Anda setia melakukan hal-hal kecil itu, maka hal-hal yang besar telah menanti di depan untuk Anda kerjakan.

--

7 TIPS KERJA SUKSES DARI AMSAL SALOMO

1> ANDALKAN BERKAT TUHAN (Amsal 3: 5-6)
Sertakan Tuhan di dalam segenap pekerjaanmu karena banyak yang harus kita kerjakan tetapi tidak diajarkan di bangku sekolah dan banyak yang terjadi yang tidak pernah kita duga sebelumnya.

2> CARILAH PENGETAHUAN (Ams 19: 20)
Ilmu pengetahuan, cara bekerja yang benar & efisien perlu kita cari.Tanpa pengetahuan, kerajinanpun tidak baik; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah". Jangan sungkan belajar dan meminta petunjuk jika tidak mengerti.

3> RAJIN & CEKATAN (Ams 10: 4)
Hanya orang rajin dan cekatan yang akan diingat oleh pimpinannya, terutama waktu menetapkan promosi jabatan & kenaikan gaji.

4> BERLAKU JUJUR & BENAR (Ams 16: 8)
Upah pekerjaan orang benar membawa kepada kehidupan, penghasilan orang fasik membawa kepada dosa

5> JAGA PEMBICARAAN (Ams 10: 19)
Mengerjakan tugas-tugas adalah suatu pekerjaan yang berat, jangan ditambahi lagi dengan masalah lain karena mulut kita yang bocor. Siapa yang memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri daripada kesukaran.

6> SABAR & TENANG (Ams 16: 32)
Hati yang sabar dan tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.

7> JANGAN INGIN CEPAT KAYA (Ams 13:11)
Menjadi kaya adalah impian kebanyakan orang dan sah-sah saja. Yang harus diperhatikan adalah: Menjadi kaya, bukanlah tujuan utama di dalam hidup ini, Ingin cepat kaya seringkali menjebak orang-orang ke dalam perbuatan yang berdosa; Menikmati hidup lebih penting dari menjadi kaya tetapi mempunyai banyak masalah.

--

Tips Sukses mulai dari nol

Kisah-kisah kehidupan Bintang film hollywood dan tokoh dunia yang sukses dari nol.

Apa pun posisi Anda saat ini, jangan pernah merasa hina dengan pekerjaan yang anda geluti sekarang? Hal terbaik yang tetap harus kita lakukan adalah terus berusaha, karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan kita alami di kemudian hari.

Banyak yang mengharapkan sukses secara instan, tapi itu jarang sekali terjadi, karena banyak lika liku yang harus Anda hadapi untuk mencapai kesuksesan yang sesungguhnya. Memulai sesuatu dari bawah adalah pilihan hidup masing-masing dan apa yang selanjutnya akan terjadi semua tergantung dari kerja keras Anda.

Bukan hanya kita, para selebritas Hollywood pun memulai semuanya dari bawah. Jennifer Aniston dulu adalah seorang pelayan, dan Madonna bekerja melayani donut di Dunkin' Donuts sebelum menjadi penyanyi terkenal seperti sekarang.

Semua karir bermula dari dasar yang baik. Hal yang sama juga terjadi pada mereka yang kaya dan terkenal. Mereka bekerja keras untuk keinginan mereka menuju karir yang berkembang dengan memulai dari dasar dan mendapatkan balasan dari yang mereka lakukan. Keahlian dan pengalaman yang mereka dapatkan dari pekerjaan pertama mereka membantu melempar mereka ke keberhasilan dimasa depan. Jadi, apa yang bisa kita pelajari dari mereka?

1. Mulailah dengan pekerjaan dari bagian bawah
Kesuksesan tidak muncul secara tiba-tiba dan instan. Inilah yang harus selalu kita sadari, seorang yang sukses memulai segala sesuatunya dari bawah. Dari situ mereka mempelajari banyak hal sehingga apapun yang mereka jalani berkembang dan akhirnya menjadi sukses.

Jangan mudah menyerah dan gampang berhenti ditengah jalan. Kesuksesan itu harus kita raih, jangan hanya menunggu nasib baik datang pada anda.

2. Setiap kerja keras pasti ada hasilnya
Pada saat bekerja keras, Anda belajar untuk menangani stres dan menjaga ketenangan anda, mengasah keahlian anda, menahan siksaan, dan bekerja keras untuk mendapatkan uang. Uang inilah yang akan memacu anda untuk lebih baik dan lebih baik lagi ke depannya. Toh pastinya anda tidak menginginkan hidup dan pekerjaan anda datar terus kan, pasti anda juga menginginkan adanya perubahan mendasar dalam hidup.

Asal anda tahu, Sandra Bullock bekerja mencampur minuman sebagai bartender sebelum ia berakting bersama aktor besar Hugh Grant, Nicole Kidman dan Keanu Reeves. Dan Robin William menjual es krim sebelum ia bermain film.

3. Keberanian, adalah kunci utama
Hanya untuk mengejar keinginan terbesar mereka, beberapa orang melakukan apapun yang mereka bisa untuk mendapatkan yang mereka inginkan. Mereka melakukannya tanpa peduli akan harga diri atau ancaman kemiskinan.

Sebelum memulai bisnis clothing line-nya yang terkenal, Ralph Lauren adalah seorang salesman sweater di Bloomingdale's.

Industri pakaian terkenal Tommy Hilfiger dulunya menjual pakaian dari bagasi mobil. Nama-nama tersebut merupakan nama besar sekarang, tapi mereka menggunakan kreativitas dan motivasi untuk menjalani pekerjaan pertama mereka.

Garis bawahnya, mencapai pekerjaan membutuhkan waktu dan kesabaran. Karir yang cemerlang tidak terjadi dalam semalam dan bisa membutuhkan bertahun-tahun kerja keras. Tapi satu langkah dalam perjalanan anda bisa membawa anda lebih dekat ke cita-cita anda.

--

Musuh Membuat Anda Sukses

Di ambil dari ringkasan khotbah Ps. Indri M. Gautama

Tuhan berkata di Yeremia 29:11: "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."

Lalu Anda bertanya, kalau memang Tuhan merancangkan kehidupan yang sukses buat Anda, mengapa ada yang benci dan iri hati terhadap Anda? Mengapa ada orang terdekat yang berubah ingin menjatuhkan Anda? Mengapa ada rekan kerja di kantor yang berpolitik melawan Anda? Mengapa ada saudara dekat yang menyebarkan gosip dan hal-hal negatif tentang Anda?

Tahukah Anda bahwa Tuhan memakai "musuh-musuh" yang membenci dan memusuhi Anda untuk membuat Anda sukses?

Yusuf dibenci dan dibuang oleh kakak-kakaknya ke dalam sebuah sumur di Dotan hanya karena mereka iri hati, apalagi setelah Yusuf menceritakan mimpi Tuhan bagi dia. Demikian iri hatinya, sehingga kakak-kakaknya bertekad tidak mau melihat Yusuf hidup lagi.

Pada saat seperti ini, penting sekali Anda menyadari bahwa Tuhan sudah menyediakan kebesaran bagi Anda dengan memakai orang-orang yang membenci Anda. Tuhan punya maksud baik di balik semua penderitaan Anda. Apakah Tuhan meninggalkan Yusuf mati di sumur tua itu? Tidak. Melalui orang-orang yang membenci Yusuf dan membuangnya ke sumur, Yusuf berada di tanah Mesir dan akhirnya menjadi orang nomor dua di negara itu.

Sumur merupakan tempat empuk bagi setan untuk menghancurkan Anda lebih dalam lagi. Rick Warren berkata: "Many people will be bitter, rather than better, and never grow up." Banyak orang menjadi kecewa di tengah masalah, bukannya menjadi lebih baik dan tidak pernah bertumbuh dewasa.

Jangan ijinkan kekecewaan bertumbuh. Jika Anda memberikan respon seperti yang Yesus ajarkan, maka Anda akan keluar dari sumur dengan kemenangan. Ada empat langkah untuk keluar dari sumur ini:

1. Cepat lepaskan pengampunan kepada orang-orang yang sudah menyakiti Anda.
Perbuatan mereka memang sudah menyakiti Anda. Tetapi akan lebih menyakitkan lagi apabila Anda menyimpan rasa sakit itu dan membawanya kemana pun Anda pergi. Anda harus lepaskan rasa sakit itu dengan cara mengampuni.

2. Ingat rancangan Tuhan baik untuk Anda.
Di tengah orang-orang yang membenci Anda, ingat bahwa Tuhan tidak merencanakan kehancuran untuk hidup Anda. Seperti yang Yusuf katakan di Kejadian 50:20 kepada saudara-saudaranya sewaktu ia menjadi asisten Firaun: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan,..."

3. Selalu bersukacita dan bersyukur.
Mudah sekali untuk bersukacita dalam keadaan yang nyaman dan menyenangkan. Tetapi Tuhan mengajarkan Anda bahwa "the real joy" adalah ketika Anda bersukacita dalam keadaan yang buruk.

4. Bertekad untuk tidak menyerah.
Situasi buruk bukan berarti mimpi dan janji-janji Tuhan batal terjadi dalam hidup Anda. Karena itu, jangan putus asa, jangan berhenti apalagi mundur, berlarilah.

Ingat, musuh yang ada di tengah perjalanan kehidupan Anda akan membuat Anda sukses. Karena itu, bersukacitalah dan bersyukur. Jangan pernah menyerah karena rancangan-rancangan Tuhan di dalam hidup Anda memberikan hari depan yang penuh pengharapan.

--

Jalan menuju BAHAGIA dan SUKSES

Jalan menuju BAHAGIA dan SUKSES tidak selalu lurus:

Ada tikungan bernama KEGAGALAN,
Ada bundaran bernama KEBINGUNGAN,
Ada tanjakan bernama KESULITAN,
Lampu merah bernama MUSUH,
Lampu kuning bernama KELUARGA,
Kita akan mengalami ban kempes dan pecah, itulah HIDUP,
Ban serep bernama IMAN,
Mesin bernama PENGHARAPAN,
Asuransi bernama KASIH,
Pengemudi bernama TUHAN YESUS,

Maka sampailah kita ke tempat yang disebut SUKSES dan BAHAGIA !!!

--

10 Kesalahpahaman Tentang Sukses

Oleh: Tidak Diketahui

Kesalahpahaman 1
Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain.

Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan. Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuknmencapainya.

Kesalahpahaman 2
Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan.

Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

Kesalahpahaman 3
Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90...) seminggu.

Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja. Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

Kesalahpahaman 4
Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan.

Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang membuat aturan itu.

Kesalahpahaman 5
Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses.

Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum. Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada banyak sekali orang semacam itu.

Kesalahpahaman 6
Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses.

Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan. Namun, diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan penerapan.

Kesalahpahaman 7
Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang.

Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.

Kesalahpahaman 8
Sukses adalah bila semua orang mengakuinya.

Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan dari orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.

Kesalahpahaman 9
Sukses adalah tujuan.

Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan goal anda. Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan "atas hal apa?"

Kesalahpahaman 10
Saya sukses bila kesulitan saya berakhir.

Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan. Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda raih dan hidup setiap hari sebagaimana adanya.

-
Produk Motivasi

Bantal Sofa - Make It Happen!

Sudah banyak orang berbakat yang ditemukan oleh internet. Mereka merekam videonya yang menunjukkan bakatnya lalu video itu di-upload ke website jejaring video seperti Youtube. Setelah itu, tunggu peruntungan yang mungkin tak perlu menunggu terlalu lama. Justin Bieber, misalnya, remaja ini kini sudah menemukan kebintangannya di industri musik gara-gara ia meng-upload videonya yang menunjukkan kemampuan luar biasanya dalam menyanyi. Lalu sebuah perusahaan rekaman mengontraknya.


Banyak cerita seperti itu, termasuk cerita mantan penyiar radio Ted Williams (54 tahun). Industri radio mengalami masa tidak mengenakkan dalam beberapa dekade belakangan karena kemunculan televisi dan internet. Banyak radio tutup dan tentu saja sejumlah penyiar tercerabut mata pencahariannya. Demikian juga dengan Ted Williams. Sayangnya, Ted tak berhasil menemukan mata pencaharian baru. Nasibnya terpuruk hingga ia hidup menggelandang bertahun-tahun.


Pekan ini, nama Ted menghebohkan dunia maya. Awalnya Ted yang merasa memiliki bakat alam dalam suaranya yang "ngebas", menawarkan jasa di lampu merah pada pengendara mobil yang berhenti. Ia meminta satu dolar untuk bicara bak penyiar radio sambil mementeng kardus bertuliskan "Saya memiliki suara yang diberkati Tuhan. Saya adalah mantan penyiar radio yang jatuh ke masa-masa sulit. Saya sangat menghargai segala bentuk bantuan yang Anda berikan. Terima Kasih. Tuhan memberkati".




Koran The Dispatch Colombus, tertarik menuliskan kisahnya dan ingin mendengar langsung suaranya. Maka seorang wartawan merekamnya dalam format video. "Mau satu dolar?" kata wartawan itu ketika melihat Ted. Ted mendekati dan segera bicara bak penyiar radio kenamaan dengan suaranya yang memang oke itu. Video itu kemudian di-upload ke website koran itu. Ratusan ribu orang terpikat dengan aksi Ted. Mereka pun menamai Ted sebagai seseorang yang dikaruniai suara emas. Tak hanya itu mereka juga mencari dukungan agar Ted yang malang ini segera mendapatkan pekerjaan.


Ted yang tinggal di Columbus, Ohio, Amerika Serikat ini akhirnya populer. Ia diliput berbagai media termasuk berbagai stasiun televisi. Ted muncul di TV beberapa kali dan videonya tersebar di berbagai situs internet. Apakah Ted berhasil menemukan pekerjaannya dan terangkat nasibnya dari gelandangan?


Ted ternyata tak hanya mendapatkan tawaran pekerjaan, ia bahkan diperebutkan berbagai stasiun radio yang ingin merekrutnya jadi karyawan tetap. "(Klub basket) The Cleveland Cavaliers menawarkan saya pekerjaan penuh dan sebuah rumah," kata Ted mengenai tawarannya untuk jadi announcer. Namun klub basket NBA itu masih harus bersaing dengan MTV yang juga menginginkan Ted jadi seorang host. Ia juga ditawari pekerjaan oleh ESPN, NFL Films, dan sebagainya.




Selain itu Ted juga sibuk diwawancarai berbagai media, termasuk acara talkshow di televisi yang menarik minat banyak orang. Malam tadi (5 Januari 2011), hanya 24 jam sejak videonya ditayangkan di internet, Ted tampil di TV CBS. Ia tak gondrong lagi seperti di lampu merah tempo hari. Ia kini tampil dengan rambut pendek yang rapi dan berdasi serta dibalut sweater yang membuat banyak orang tak menyangka jika ia sehari kemarin masih jadi gelandangan. Internet telah membawa seorang gelandangan berbakat menjadi bintang dalam waktu semalam! Ted akhirnya memilih bekerja di The Cleveland Cavaliers. Disebut-sebut ia mendapatkan gaji US$ 10.000 atau sekitar Rp 90 juta. Luar Biasa!!

--

Piyu: Hidup untuk Menghidupi Orang Lain

Segala stereotipe, label, dan atribut yang dilekatkan masyarakat pada "anak band," langsung lenyap seketika, begitu kita bertemu dan berbincang dengan Satriyo Yudi Wahono - gitaris grup musik Padi yang lebih dikenal dengan nama PIYU. Paling tidak, begitulah impresi yang muncul ketika redaksi Majalah LuarBiasa berkunjung ke studionya yang berada di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat.


Gambaran tentang seniman yang easy going, tidak tepat waktu, serta kurang disiplin, tak sedikit pun mewakili personifikasi produser dan pencipta lagu yang menyandang gelar sarjana ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya ini. Terlebih kalau kita ikuti kiprahnya, sejak mulai berjuang merintis karier musik hingga mencapai kejayaannya.




Awal Perjalanan


"Tahun 1994 akhir-saat belum selesai kuliah-saya sudah memutuskan untuk merantau ke Jakarta. Padahal pada waktu itu saya tidak punya modal apa-apa, kecuali sebuah gitar. Berbekal uang Rp75.000 di kantong, saya naik kereta ekonomi GAYA BARU yang harga tiketnya sekitar Rp10.000. Selama di Jakarta saya tinggal di rumah seorang teman yang punya bengkel. Saya tinggal di situ, sekaligus bekerja di bengkel itu sebagai cleaning service, tukang cuci mobil, pokoknya apa saja saya kerjakan, asal bisa dapat uang buat makan. Setelah setahun - belum jadi superstar, bahkan sempat bikin band tapi gagal - saya pun memutuskan pulang kembali ke Surabaya untuk menyelesaikan kuliah.


Persis setelah menyelesaikan skripsi, saya ketemu dengan teman-teman yang kemudian menjadi personel Padi pada akhir tahun 1996. Dari situ kami mulai membuat demo dan mempersiapkan segala macam, kemudian kembali ke Jakarta untuk menawarkan demo ke produser rekaman. Eh, pas mau menawarkan demo, tiba-tiba saya ditelepon oleh Andra-gitarisnya Dewa 19-untuk diajak menjadi kru. Tawaran itu langsung saya terima. Maka jadilah saya petugas angkat-angkat barang dan teknisi bagi grup Dewa, selama kurang lebih 6 bulan."


Piyu menceritakan, "Waktu itu sebenarnya saya sudah mulai menawarkan demo, tapi kebanyakan ditolak. Ada yang bilang vokalisnya tidak cocok, lagunya terlalu idealis, dan lainnya. Tapi saya tetap terus berusaha. Dan setelah saya menjadi krunya Dewa, kesempatan dan akses saya ke beberapa label jadi semakin dekat."


Lain Dunia


Kegigihan anak-anak Padi tak sia-sia. Album pertama LAIN DUNIA, yang mereka rilis pada tanggal 6 Agustus 1999, memperoleh Multi PLATINUM dan terjual lebih dari 800.000 kopi. Dua tahun kemudian, album kedua - SESUATU yang TERTUNDA, bahkan lebih fenomenal, karena berhasil terjual 2 juta kopi lebih. Tak heran, kalau pada tahun 2001, PADI menerima Indonesian Music Awards, dan memenangkan 8 kategori, termasuk Best Album, Best Song, dan Best Recording Production. Dan, pada akhir tahun itu juga, mereka berhasil menyempurnakan pesta suksesnya dengan memenangkan MTV ASIA's Most Favorite Band Award.


Sejak saat itu, kesuksesan demi kesuksesan seakan tak dapat dibendung datangnya. PIYU pun mulai aktif menjadi produser dan penulis lagu bagi artis lain, seperti Ari Lasso dan Iwan Fals, menyusul kemudian Drive, Titi Kamal, Armada, dan juga Tompi. Belakangan, ia bahkan memprakarsai sebuah proyek yang bertujuan mengorbitkan bakat-bakat muda, yang bertajuk PIYU-Search TheNEXT Surabaya Super Band.


Ultimate Gift


Berbicara tentang The Ultimate GIFT - atau hadiah tertinggi yang pernah diterima sehingga akan selalu disyukurinya-PIYU menjelaskan, "Saya rasa hadiah yang tak ternilai itu berupa rasa dan perasaan saya yang selalu gelisah, dan yang tidak pernah berhenti berpuas diri. Sampai sekarang pun saya juga tetap seperti itu. Perasaan inilah yang selalu saya gali terus, bagaikan sumber yang tak pernah ada habisnya. Makanya, sampai sekarang saya selalu meyakini dan menyadari, bahwa apa pun yang kita inginkan akan bisa terwujud, asal kita selalu persistent atau tekun. Persistensi inilah yang sangat saya syukuri, bahwa itu ada dalam diri saya. Bahkan saya selalu yakin, seandainya persistensi ini dimiliki oleh setiap warga negara, maka pasti Indonesia akan menjadi negara superpower."


Piyu menambahkan, "Kalau dari orangtua, saya menerima hadiah tertinggi dalam bentuk nasihat. Ada satu nasihat yang paling saya ingat dari bapak saya. Mungkin karena kebetulan bapak saya mantan seorang pejuang ya, jadi orangnya sangat disiplin dalam mendidik saya. Almarhum bapak saya selalu mengatakan, 'Kamu harus bisa menghargai orang lain terutama dalam soal waktu. Jadi kalau membuat janji, kamu jangan sampai terlambat memenuhi.'"


Lalu-setelah hampir semua mimpinya terwujud-apa tujuan tertinggi atau purpose of life yang masih akan terus diperjuangkan sampai akhir hayat nanti? Dengan nada suara yang rendah, PIYU menjelaskan, "Kalau saya sih, dengan melihat orang lain bisa berhasil atau sukses karena saya, akan membuat saya sangat bahagia, karena itu adalah purpose saya. Yaitu, bisa memberi manfaat bagi banyak orang, bisa inspiring bagi banyak orang, dan bisa memberi pekerjaan bagi banyak orang.



Meskipun mungkin saya tidak seperti seorang pemilik pabrik, yang memiliki 5000 sampai 10.000 karyawan, dan bisa memberi pekerjaan bagi begitu banyak orang. Tapi saya akan lebih suka, kalau hanya melalui satu atau dua orang saja, tetapi bisa mengguncangkan dunia. Ibaratnya seperti itu, saya lebih memilih yang seperti itu."


Begitulah perbicangan singkat dengan Piyu, gitaris yang lahir pada 15 Juli 1973 di Surabaya ini. Semoga kisah tentang kegigihan dan perjuangannya dapat menginspirasi kita semua.
-
Ini dia 5 produk termahal di dunia


Sejatinya, produk-produk yang diciptakan biasanya digunakan untuk menjalankan fungsi utama, semisal saja sebuah gunting, tentu benda ini diciptakan untuk memotong sesuatu, katakanlah memotong kertas, akan tetapi tidak semua produk yang di ciptakan hanya di gunakan untuk fungsi utamanya saja, melainkan kadang juga didesain unik dan spesial guna untuk menambah nilai dari produk-produk tersebut.

Nah di bawah ini adalah produk-produk termahal yang dikutip dari www.worldamazingrecords.com.

1. Cocktail: £ 15.250 (Rp 204,3 juta)

Minuman cocktail paling mahal di dunia harganya mencapai £ 15.250 atau setara dengan Rp 204,3 juta. Minuman ini bukan berisi buah zaitun yang biasanya jadi penghias cocktail, tetapi menggunakan cincin berlian. Dibuat oleh Harvey Nichols di Manchester, Inggris, minuman ini tidak boleh diantar sembarangan, tetapi harus dikawal oleh penjaga keamanan.

Cocktail bersinar ini berisi 6,5 turmalin warna merah muda dan satu set emas putih 18 karat. Minuman ini sengaja dibuat untuk bulan Pink Dinners oleh seorang bartender bernama Jay Malik. Sebuah pasukan keamanan disiapkan untuk menjaga minuman tersebut. Pengunjung bisa memilih berbagai jenis cincin berlian dan yang termahal adalah £ 27.000.

2. Sepatu: £ 1 juta (Rp 13.4 triliun)

Pasti Anda penasaran bagaimana rasanya menggunakan sepatu seharga £ 1 juta atau setara dengan Rp 13,4 triliun. Sepatu paling mahal di dunia ini dijual di Harrods, London Inggris. Setelah dipamerkan pada media untuk sesi foto, sepatu dalam kotak penyimpanan anti-peluru dan dikunci sekelilingnya. Sepatu yang terinspirasi dari sandal rubi dalam film "The Wizard of Oz" ini, terbuat dari benang benang platina dan dihiasi 642 buah batu rubi. Sepatu dirancang oleh Stuart Weitzman.

3. Potong rambut: £ 1.925 (Rp 25,7 juta)

Jika ingin rambut Anda dirapikan oleh Lee Stafford, seorang penata rambut asal London, pastikan Anda memiliki banyak uang. Ia memasang tarif sangat tinggi yaitu £ 1.925 atau setara dengan Rp 25,7 juta. Ia menamai gaya potonganya "couture cut" dan hanya dilakukan oleh Stafford. Sampanye, hors d'oeuvres (berbagai makanan enak) juga bagian dari paket couture tersebut.

4. Denim : US$ 4.000 (Rp 36,9 juta)

APO Jeans, perusahaan pembuaat denim termahal di dunia, ingin menjadikan produknya seperti Mercedes-Benz. Perusahaan ini menciptakan denim seharga US$ 4.000 atau setara dengan Rp 36,9 juta. Mereka juga membuat jins untuk pria dan wanita yang dihiasi kancing perak dan hiasan bentuk paku seharga US$ 1.000, lalu hiasan 14 karat emas putih, kuning dan hiasan paku seharga US$ 1.500, serta kancing dan hiasan paku dari platina seharga US$ 3.250.

Ada juga yang kancing dan hiasan paku terbuat dari berlian seharga US$ 4.000. Semua denim dilengkapi nomor serial dan lembar penilaian dari distrik badan resmi di New York.

APO jeans denim terbuat dari tenun India yang harganya US$ 40 per meter. Kancing dan hiasan dibuat dengan dari logam mulia atau, jika pelanggan menginginkan bisa merogoh kocek sebesar US$ 4.000 atau lebih, untuk mendapatkan hiasan selusin berlian putih pada kancing denim.

5. Jam tangan: US$ 11 juta (Rp 101,6 miliar)

Selain paling mahal, jam ini proses pembuatannya juga bisa dibilang paling rumit. Harga jam ini yaitu US$ 11 juta atau setara dengan RP 101,6 miliar dan dijual di Sotheby. Jam emas ini memiliki 24 kompilasi fungsi, bukan hanya sebagai penunjuk waktu.
-
PENANYA: Apakah yang dikatakan di dalam Alkitab tentang hari Natal?

MR. C: Alkitab tidak memerintahkan kita untuk memperingati hari kelahiran Kristus. Natal bukanlah suatu hari raya ibadah, namun Alkitab juga tidak berkata bahwa kita seharusnya tidak merayakan hari kelahiran Kristus.

Natal adalah saat yang indah untuk memberitakan pada dunia bahwa Kristus sang Juruselamat telah dilahirkan. Hari Natal tanggal 25 Desember bukanlah hari tepatnya Kristus dilahirkan, kita tidak mengetahui tanggalnya yang tepat, tetapi Kristus mungkin dilahirkan sekitar awal Oktober berdasarkan informasi yang kita peroleh dari Alkitab.

Bagaimanapun juga tanggal 25 Desember adalah hari yang baik untuk merayakan kelahiran Kristus, karena hari itu dekat dengan saat ketika siang hari mulai bertambah panjang di bagian bumi sebelah Utara, dimana kebanyakan orang di dunia ini tinggal.

Natal adalah suatu hari dimana kita bisa menikmati persekutuan bersama, bersuka-cita, menyanyikan lagu-lagu pujian bagi Allah, saling bertukar hadiah, dll. Tetapi kita harus berhati-hati dalam memberikan hadiah. Kristus telah memberikan anugrah keselamatan yang sangat indah, jadi kita saling bertukar hadiah satu sama lain karena kita bersuka-cita dengan apa yang telah Allah karuniakan kepada kita.

Dan orang percaya yang sejati tidak mau berurusan dengan Sinterklas. Dunia berusaha untuk menempatkan Santa Klaus sebagai pengganti Allah Bapa. Anak-anak diberitahukan bahwa, "Jika kamu tidak baik, Sinterklas tidak akan memberikan hadiah yang bagus buat kamu." Tetapi Alkitab berkata di Yakobus 1:17: "Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna [yaitu keselamatan], datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran."

Jadi yang pasti kita tidak mau berurusan dengan Sinterklas. Sedangkan mengenai pohon Natal, hal itu terserah anda. Tradisi menghias pohon mungkin berasal dari kebiasaan penyembahan berhala, tetapi pohon cemara itu sangat bagus, karena sebenarnya pohon itu menunjuk ke atas, dan Allah ada diatas, dan cabang-cabangnya melebar ke samping-sampingnya. Kasih kita pertama-tama adalah untuk Allah dan kemudian untuk dunia. Ketika kita merayakan Natal, hal yang penting adalah, "Apakah yang terjadi di dalam hati kita?"


OPEN FORUM 121399 L
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Saya mengerti bahwa Natal adalah hari peringatan kelahiran Kristus, meskipun kita tahu bahwa Kristus tidak dilahirkan pada tanggal itu. Dia dilahirkan kira-kira mendekati masa panen. Namun, saya merasa bahwa semua yang berkaitan dengan Natal itu keliru. Misalnya yang dimaksudkan di Yeremia 10 tentang "cara penyembahan berhala" mungkin berkaitan dengan pohon Natal.

MR. C: Yeremia pasal 10 tidak berbicara mengenai pohon Natal. Ayat ini berbicara tentang pembuatan dan penyembahan berhala-berhala. Jikalau kita menghias pohon Natal, lalu sujud menyembahnya atau beribadah padanya, maka tentu saja itu adalah salah.

Di dalam Alkitab tidak perintah untuk merayakan Natal, dan juga tidak ada perintah untuk tidak merayakan Natal. Alkitab berkata bahwa "segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman adalah dosa" (Roma 14:23). Jadi, jikalau ada orang yang merasa yakin bahwa dia tidak boleh merayakan Natal, maka sebaiknya jangan merayakannya, dan tidak boleh ada orang yang mengkritik dia. Disisi lain, jika ada seseorang yang ingin merayakan Natal, juga tidak boleh ada yang mengkritik dia.

For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as the waters cover the sea. (Hab 2:14)





OPEN FORUM 010501 E
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Saya mempunyai sebuah pertanyaan mengenai hari Natal. Alkitab memang menceritakan kepada kita tentang kelahiran Kristus tetapi Alkitab sama sekali tidak pernah menyuruh kita untuk merayakannya. Menurut saya, hari Natal sudah menjadi seperti perayaan agama kafir.

MR. C: Baiklah, ini memang tergantung dari siapa yang melakukannya. Tidak ada perintah untuk merayakan Natal. Juga tidak ada perintah yang melarang merayakan hari Natal. Yang pasti, surga merayakan kelahiran Kristus. Ketika para gembala berada di padang, mereka melihat sekumpulan besar malaikat yang merayakannya dengan bernyanyi dan memuji Allah. Di Lukas 2:11-14 kita baca:
"Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."

Saat itu merupakan saat perayaan yang besar. Jadi, memang tidak salah kalau kita merayakan Natal walaupun Alkitab tidak memberitahukan kepada kita kapan tepatnya Yesus dilahirkan.

Memang benar, kita hidup di dalam dunia yang sangat berdosa. Dan dunia ingin menjadikan perayaan Natal ini untuk memuaskan hawa nafsu mereka sendiri. Itulah sebabnya kita melihat adanya Sinterklas atau pesta-pesta mabuk, misalnya. Dengan demikian, orang-orang percaya yang sejati harus berhati-hati agar tidak menjadi rusak dengan mengikuti kebiasaan-kebiasaan dunia ini, jadi kita harus sedikit lebih waspada agar kita terus mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan Yesus Kristus.

Pada saat kita mengundang makan malam bagi orang-orang yang kita kasihi, baik itu keluarga atau teman, maka ini merupakan saat yang baik untuk menceritakan mengenai apa yang terjadi pada saat Natal, dan perhatian kita terpusat hanya untuk itu.

PENANYA: Namun ada suatu upacara kafir pada tanggal 25 Desember untuk memperingati siang hari yang paling panjang di musim dingin.

MR. C: Ada suatu pertanyaan yang perlu diajukan, kapankah tepatnya Yesus dilahirkan? Apakah kita mengetahui tanggalnya secara pasti? Jawabannya adalah tidak. Tidak ada petunjuk yang cukup dari Tuhan didalam Alkitab, sehingga sampai sejauh ini, tidak ada seorang pun yang bisa menentukan tanggal yang pasti dari hari kelahiran Yesus Kristus. Namun demikian, berdasarkan petunjuk-petunjuk Alkitab, memang kemungkinan besar Dia dilahirkan pada suatu waktu selama minggu terakhir dari bulan September atau mungkin pada minggu pertama pada bulan Oktober. Mungkin pada tanggal-tanggal sekitar itulah Dia dilahirkan.

Yang kedua, ada petunjuk-petunjuk tidak langsung yang sangat kuat yang mengarah pada tahun 7 Setelah Masehi sebagai tahun kelahiran Kristus, tetapi informasi ini juga tidak mutlak benar. Tetapi memang ada bukti-bukti tidak langsung yang menunjuk kepada hal ini. Namun demikian, meskipun belum diketahui tanggalnya yang pasti, pada zaman dahulu gereja telah mengambil keputusan untuk merayakan kelahiran Kristus, dan tanggal 25 Desember yang dipilih sebagai harinya.

Dan ini merupakan tanggal yang bagus untuk merayakan kelahiran Kristus, karena toh kita tidak mengetahui tanggal pastinya. Karena di belahan bumi bagian utara, di mana sebagian besar orang di dunia hidup di sana pada masa itu, hari itu adalah saat di mana siang hari mulai bertambah panjang lagi, sebab mulai tanggal 21 Desember, siang hari tidak lagi bertambah pendek, dan mulai bertambah panjang, dengan demikian, 25 Desember adalah tanggal yang tepat untuk dipilih karena Kristus adalah "Terang Dunia" (Yohanes 8:12), dan Kristus disebut sebagai Surya Kebenaran (Maleakhi 4:2). Dia juga disebut sebagai Bintang Timur yang terbit dengan kesembuhan pada sayapnya (Matius 2:2, 2 Petrus 1:19, Wahyu 22:16). Semua ungkapan ini cocok dengan keadaan siang hari yang bertambah panjang pada saat Natal.

For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as the waters cover the sea. (Hab 2:14)


Renungan: Natal Di Cardiff

Hari mulai gelap. Udara Desember yang dingin menusuk tulang. Saya bergegas meninggalkan kampus menuju penginapan. Di dekat sebuah bangunan berbata merah tiba-tiba seorang pria tua, kurus, dan berpakain lusuh menghadang. Tanpa kata-kata dia menyodorkan secarik kartu seukuran kartu nama. Saya menerimanya dan tanpa melihatnya lalu memasukkan kartu itu ke kantong jaket.

Saya sedang berada di Cardiff, sebuah kota pinggir laut di New South Wales, Inggris, bersama empat wartawan Indonesia. Kami mendapat beasiswa dari British Council dan Thomson Foundation untuk belajar jurnalistik di Cardiff University.

Sebelum berangkat ke Cardiff, istri saya memasukkan sebuah alkitab ke dalam koper dan berpesan agar setiap Minggu, terutama pada saat Natal nati, saya tidak lupa meluangkan waktu untuk ke gereja. Waktu itu saya hanya mengangguk. Basa-basi. Supaya istri senang. Tapi pikiran dan hati sama sekali tidak ke sana. Maka tak heran jika Minggu demi Minggu, selama di Cardiff, kitab suci itu tetap tersimpan rapih di dalam koper.

Waktu terus berlalu. Saya sudah lupa pada kartu yang diberikan orang tua berpakaian lusuh itu, sampai pada suatu hari, menjelang Natal, kartu itu terjatuh dari kantong jaket. Isinya ternyata ajakan untuk hadir di perayaan Natal. Di situ juga tertera nama dan alamat gereja. Kartu itu lalu saya masukkan lagi ke kantong jaket. Hati sama sekali tidak tergerak oleh ajakan di kartu tersebut.

Tiga hari menjelang Natal datang kabar bahwa teman-teman dari BBC London akan berkunjung ke Cardiff. Mereka ingin menengok kami. Perjalanan dari London ke Cardiff dua jam dengan kereta api. Mereka juga berniat menghabiskan liburan Natal di kota kami.

Tanggal 24 Desember, jam lima sore. Langit gelap. Salju turun tebal sekali. Bahkan sebagian berbentuk bongkahan es. Angin kencang menghempaskan ranting-ranting pohon. Pucuk-pucuk cemara bergerak liar dipermainkan angin. Dari balik kaca jendela kamar, saya melihat badai menghantam Cardiff. Menurut pengelola tempat kami tinggal, itulah pertama kali kota pantai tersebut diguyur salju.

Padahal sore itu saya sudah bersiap-siap hendak ke gereja bersama teman-teman dari BBC London. Kemarin mereka mengajak saya untuk ke gereja pada malam Natal. Karena sulit menolak, saya menganjurkan kami pergi ke gereja yang alamatnya tertera di kartu yang saya simpan itu. Menurut pengelola tempat saya menginap, letak gereja tidak terlalu jauh dari tempat kami tinggal.

Tapi sore itu badai salju tak kunjung berhenti. Saya sudah berpakain rapih dan bersiap-siap berangkat. Tapi di luar tidak ada tanda-tanda badai bakal berhenti. Ada perasaan yang aneh mulai menggelayut di hati. Tiba-tiba saya rindu untuk ke gereja. Boleh jadi itu perasaan bersalah karena selama di Cardiff tidak sekalipun saya ke gereja. Saya lalu ingat pesan istri saya. Tapi, langkah saya ke gereja kini terhalang badai salju.

Dalam suasana hati galau itu saya lalu berlutut dan berdoa. “Tuhan, jika malam ini Engkau memang menghendaki aku ke gereja, tolong hentikanlah badai agar kami bisa segera berangkat.” Tuhan maha besar. Hanya dalam hitungan detik, sesudah saya menutup doa, dari balik jendela saya melihat pucuk-pucuk pohon cemara terdiam kaku. Tak ada sedikit pun angin yang membuatnya doyong. Salju berhenti total. Langit berubah cerah. Merasa tidak percaya pada penglihatan dari balik jendela, saya keluar ke jalan. Ajaib. Semua tenang. Terasa damai. Tak ada sejumput salju pun jatuh. Saya menghela nafas panjang. “Terima kasih Tuhan. Terima kasih.”

Kami lalu bergegas jalan kaki, dalam dinginnya udara, menuju gereja. Tidak ada taksi, tidak ada bus. Semua orang, termasuk supir bus dan supir taksi, sudah sibuk bersiap-siap menyambut malam Natal bersama keluarga masing-masing. Tapi kami bersemangat.

Saya terkejut ketika sampai di gereja yang kami tuju. Ternyata itu bangunan berbata merah yang hampir setiap hari saya lalui saat pulang dan pergi ke kampus. Bentuknya seperti gedung olahraga. Dari luar sama sekali tidak seperti gereja. Di depan gedung inilah orang tua kurus berpakaian kumal itu memberi saya kartu.

Pengurus gereja menyambut kami dengan hangat. Apalagi ketika tahu kami dari Indonesia. Bahkan pemandu acara meminta seluruh jemaat yang hadir malam itu memberi tepuk tangan untuk kami. Selama prosesi Natal, saya tersenyum sembari memegang alkitab pemberian istri. Saya membayangkan istri saya pasti bahagia jika mengetahui betapa suaminya, pada malam Natal, akhirnya ke gereja.

Belakangan saya baru menyadari bahwa kejadian demi kejadian waktu itu merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan. Mulai dari kartu yang diberikan orang tak dikenal, kedatangan teman-teman BBC London yang terkesan mendadak, sampai badai yang berhenti tiba-tiba. Semua seakan berjalan tanpa ada kaitan satu sama yang lain. Tetapi semua itu ternyata bukan kebetulan melainkan karena rencana-Nya. Melalui rencana yang tidak bisa diduga, Tuhan menggiring saya ke gereja pada malam Natal itu. (fw.elgin@cb..)

--

Dolly - Temanku yang baik hati!

Tidaklah penting berapa lama kita
hidup! Satu hari, atau seratus tahun...

Hal yang benar-benar penting adalah
APA yang kita telah kita lakukan
selama hidup kita, yang bermanfaat
bagi orang lain!

Seperti Apa Anda Mengukir Sejarah?

Ditulis oleh: Anne Ahira

"The difference between a successful
person and others is in a lack of will"
~ Vince Lombardi, Football Coach

Dolly, kebanyakan manusia cukup puas
hanya dengan...

Lahir - Hidup - dan lalu meninggal.

Hingga akhirnya yang tertinggal hanya
tiga baris di batu nisannya :

Si X, lahir tanggal sekian, dan meninggal
tanggal sekian!

Inginkah Dolly menjalani hidup apa
adanya seperti itu?

Seperti apa Dolly mengukir sejarah?

Ada 3 hal yang bisa membedakan Dolly
dengan kebanyakan orang dalam mengukir
sejarah, yaitu...

Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan.

1. Kemauan

Kemauan menjadi kata kunci yang paling
penting dalam menentukan sejarah hidup
Dolly.

Dolly mau menjadi apa? Seperti apa? dan
di mana? Tentunya hanya Dolly yang
paling mengetahuinya!

Cobalah catat semuanya. Baik itu
melalui memori, diary, atau melalui
selembar kertas sekali pun! Dolly pasti
punya kemauan!

Jangan pernah katakan Dolly tidak punya
kemauan. Hidup itu terlalu pendek untuk
disia-siakan.

2. Keilmuan

Percaya, segala sesuatu itu pasti ada
ilmunya! Jika Dolly punya kemauan dan
memiliki ilmunya, maka segala usaha
akan tercapai dengan lebih baik.

Itu sebabnya Dolly harus mau belajar
dan belajar. Dolly bisa belajar dimana
saja, kapan saja, dan dengan siapa
saja.

Ingat, tidak pernah ada kata terlambat
untuk belajar, mengenal, memahami, dan
mengamalkan sesuatu hal yang bermanfaat
bagi kehidupan Dolly, begitu juga bagi
orang lain.

Dan satu lagi....

3. Kesempatan

Jika kemauan ada, keilmuan ada, maka
tinggal kesempatanlah yang memutuskan
apakah Dolly bisa mengukir sejarah
dengan baik atau tidak.

Kesempatan ini bisa datang dari mana
saja, tergantung kecekatan Dolly dalam
memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Kita tahu, seringkali kesempatan itu
hadir, tapi kita tidak mampu
memanfaatkannya dengan benar, karena
keilmuannya kurang, meski keinginan
kita itu sebenarnya sudah besar.

Jika ini terjadi, tidak jarang orang
menyesal dan kadang menjadi berfikir
bahwa nasib selalu tidak berpihak
padanya.

Sebenarnya tidak demikian Dolly! Dia
hanya tidak tahu bagaimana cara
menyatukan 3K! Yaitu...

Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan!

Nah, sekarang Dolly tahu, apa yang
harus dilakukan untuk bisa mengukir
sejarah dengan baik dalam hidup Dolly!

Padukan antara kemauan, keilmuan dan
kesempatan. Jika kemauan sudah ada,
keilmuan sudah ada, maka kesempatan itu
sebenarnya bisa dicari dan diupayakan!

Dan percaya... ketika ketiga unsur ini
berpadu dalam hidup Dolly, maka sejarah
kebesaran tentang Dolly telah dimulai. :-)

Selamat mencoba!

--
SEJARAH SAKSI JEHOVA DAN TOKOH-TOKOHNYA

1) Charles Taze Russel:

· Charles Taze Russel dilahirkan pada tanggal 16 Februari 1852 di Pennsylvania, Amerika Serikat.

· Pada usia muda ia sudah menolak doktrin tentang neraka / hukuman kekal, karena ia menganggap bahwa Allah yang maha kasih itu tidak mungkin akan membuang orang ke dalam neraka untuk disiksa sampai selama-lamanya. Pengertian / penyorotan yang tidak seimbang tentang kasih dan keadilan Allah, dimana ia terlalu menyoroti kasih Allah tetapi mengabaikan keadilan Allah, menyebabkan ia sesat.

· Pada tahun 1870, ia membentuk suatu Bible Class (= Kelas Alkitab), dan pada tahun 1876 ia diangkat menjadi pendeta oleh grup itu.

· Pada tahun 1879, ia mulai menerbitkan majalah yang dinamakan "THE HERALD OF THE MORNING”, yang akhirnya menjadi "THE WATCHTOWER” (= MENARA PENGAWAL), yang merupakan majalah yang paling terkenal dari Saksi Jehova.

· Ia menulis buku yang berjudul "STUDIES IN THE SCRIPTURES”, yang terdiri dari 7 volume.

· Ia mempunyai kehidupan yang brengsek, dan ini membuat orang-orang Saksi Jehova tidak mau disangkutpautkan dengan Russel ataupun disebut sebagai pengikut ajaran Russel / Russelisme, sekalipun tidak dapat disangkal bahwa Russel adalah pendiri Saksi Jehova.

· Ia meramalkan bahwa Kristus akan datang untuk keduakalinya pada tahun 1874, dan setelah ramalannya meleset, ia mengubahnya menjadi tahun 1914, tetapi ternyata meleset lagi.

· Ia mati pada tanggal 31 Oktober 1916 (perhatikan bahwa setelah ramalannya meleset untuk kedua kalinya, Tuhan memberikan ia waktu 2 tahun untuk bertobat, tetapi ia tidak bertobat), dan diganti oleh Joseph Franklin Rutherford.

2) Joseph Franklin Rutherford:

· Joseph Franklin Rutherford dilahirkan pada tahun 1869 di Missouri, Amerika Serikat.

· Setelah tamat Perguruan Tinggi, ia belajar pada seorang Sarjana Hukum yang terkenal, lalu ia menjadi penulis pengadilan, pengacara, dan akhirnya menjadi hakim.

· Pada tahun 1894, ia membeli tiga buah buku Russel, yang menjadikannya orang Saksi Jehova. Ini menunjukkan effektifnya literatur Saksi Jehova!

· Pada tahun 1904, ia dan istrinya membaktikan diri pada gerakan Russel.

· Pada tahun 1916, setelah kematian Russel, ia menggantikannya menjadi pemimpin Saksi Jehova.

· Ia mulai menerbitkan majalah yang berjudul "AWAKE” (= SEDARLAH), yang sekarang menjadi majalah nomer 2 dari Saksi Jehova.

· Di bawah pimpinannya, pada tahun 1931, nama Saksi Jehova mulai dipakai. Nama ini didasarkan atas Yes 43:10-12.

· Ia menulis lebih dari 100 buku / pamflet, yang lalu diterjemahkan ke dalam 80 bahasa. Ditinjau dari hal ini, terlihat dengan jelas bahwa ia jauh lebih berhasil dari Russel.

· Seorang penulis di internet menuliskan 181 nubuat salah / palsu (total 24 halaman) dalam kalangan Saksi Yehuwa mulai dari tahun 1877 sampai tahun 1995. Ia menyebutkan bunyi nubuatnya, tahun dikeluarkan nubuat itu, dan dari buku apa ia mengambil nubuat itu.

· Ia mati pada tanggal 8 Januari 1942, dan diganti oleh Natan Homer Knorr.

3) Nathan Homer Knorr:

· Natan Homer Knorr dilahirkan pada tahun 1905 di Pennsylvania, Amerika Serikat.

· Ia mulai mengenal ajaran Saksi Jehova pada waktu ia masih ada di Sekolah Menengah Atas.

· Pada tahun 1942 ia menggantikan Rutherford menjadi pemimpin Saksi Jehova.

· Ia yang mengusulkan supaya orang-orang Saksi Jehova diberi indoktrinasi / pengajaran yang kuat, supaya dapat bersoal jawab pada waktu memberitakan 'Injil'. Sebelum itu mereka hanya menggunakan literatur dan rekaman pada waktu memberitakan 'Injil'.

· Pada tahun 1945, ia melarang transfusi darah. Larangan ini menimbulkan problem sampai sekarang, karena banyak orang Saksi Jehova merelakan dirinya sendiri atau keluarganya mati demi mentaati larangan yang tidak punya dasar Kitab Suci ini!

· Pada tahun 1950, dikeluarkan Perjanjian Baru versi Saksi Jehova dan pada tahun 1960, dikeluarkan Perjanjian Lama versi Saksi Jehova. Alkitab versi Saksi Jehova ini disebut NEW WORLD TRANSLATION (= TERJEMAHAN DUNIA BARU).

· Ada 5 orang penterjemah (Knorr adalah salah satu dari mereka) dan lucunya tidak ada satupun di antara mereka ini yang mengerti bahasa asli Kitab Suci.

Ia mati pada bulan Juni 1977, dan digantikan oleh Frederick W. Franz.

“Apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya." (Deu 18:22)

“Sebab Aku tidak mengutus mereka, demikianlah firman TUHAN, tetapi mereka bernubuat palsu demi nama-Ku, sehingga kamu Kuceraiberaikan dan menjadi binasa bersama-sama dengan nabi-nabi yang bernubuat kepadamu itu." (Jer 27:15)

Bertobatlah Hai Pengikut Saksi Jehuwa!



Artikel Lain:

- Roh Kudus, Tenaga Aktif Allah?

Renungan: Dua Bayi Dalam Palungan

Di tahun 1994, 2 orang Amerika menanggapi undangan Departemen Pendidikan Rusia untuk mengajar Moral dan Etika berdasarkan prinsip-prinsip Alkitab di sekolah-sekolah umum. Mereka diundang mengajar di penjara, kantor, departemen kepolisian, pemadam kebakaran, dan di sebuah tempat yatim piatu yang besar. Ada sekitar 100 anak laki-laki dan perempuan penghuni di situ, yang terbuang, ditinggalkan dan sekarang ditampung dalam program pemerintah. Beginilah kisah dalam kata-kata mereka: Waktu itu mendekati musim libur tahun 1994, sewaktu anak-anak yatim piatu kita - untuk pertama kalinya - mendengar kisah Natal.


Kami cerita soal Maria dan Yusuf, yang sesampai di Bethlehem, sebab tak mendapat penginapan, lalu pergi ke sebuah kandang binatang, di mana bayi Yesus lahir dan diletakkan dalam sebuah palungan.



Sepanjang cerita itu, anak-anak maupun staf rumah yatim itu terpukau diam, terpaku takjub mendengarkan. Beberapa di antaranya bahkan duduk di ujung depan sekali kursi mereka seakan agar bisa lebih menangkap tiap kata. Seusai cerita, semua anak-anak kami beri tiga potong kertas karton untuk membuat palungan, juga sehelai kertas persegi, dan sedikit sobekan kertas napkin berwarna kuning yang kami bawa. Maklum, masa itu kertas berwarna sedang langka di kota ini.



Sesuai petunjuk anak-anak itu menyobek kertasnya, lantas dengan hati-hati, menyusun sobekan pita-pita seakan-akan itu jerami kuning di palungan. Potongan kecil kain flanel digunting dari gaun malam bekas dari seorang ibu Amerika saat meninggalkan Rusia - dipakai sebagai selimut kecil bayi itu. Bayi mirip bonekapun digunting dari lembaran kulit tipis yang kami bawa dari Amerika.



Mereka semua sibuk menyusun palungan masing-masing saat aku berjalan keliling, memperhatikan kalau-kalau ada yang butuh bantuan. Semuanya kelihatan beres, sampai aku tiba di meja si kecil Misha (seorang anak laki-laki). Kelihatannya ia sekitar 6 tahun dan sudah menyelesaikan proyeknya.



Sewaktu kulihat palungan bocah kecil ini, saya heran bahwa bukannya satu, melainkan ada dua bayi di dalamnya. Cepat kupanggil penterjemah agar menanyai anak ini kenapa ada dua bayi.



Dengan melipat tangannya dan mata menatap hasil karyanya, anak ini mulai mengulang kisah Natal dengan amat serius. Untuk anak semuda dia yang baru sekali mendengar kisah Natal, ia mengurutkan semua kejadian demikian cermat dan telitinya – sampai pada bagian kisah di mana Maria meletakkan bayi itu ke dalam palungan.

Di sini si Misha mengubahnya. Ia membuat penutup akhir kisah ini demikian: "Sewaktu Maria menaruh bayi itu di palungan, Yesus lalu melihat aku dan bertanya apa aku punya tempat tinggal. Aku bilang aku tak punya mama dan tak punya papa, jadi aku tak punya tempat untuk tinggal. Lalu Yesus bilang aku sih boleh tinggal sama dia. Tapi aku bilang tidak bisa, sebab aku kan tidak punya apa-apa yang bisa kuberikan sebagai hadiah seperti orang-orang Majus dalam kisah itu. Tapi aku begitu ingin tinggal bersamanya, jadi aku pikir, apa yah yang aku punya yang bisa dijadikan hadiah. Aku pikir barangkali kalau aku bantu menghangatkan dia, itu bisa jadi hadiah."



"Jadi aku bertanya pada Yesus, ‘Kalau aku menghangatkanmu, cukup tidak itu sebagai kado?’ Dan Yesus menjawab, ‘Kalau kamu menjaga dan menghangatkan aku, itu bakal menjadi hadiah terbaik yang pernah diberikan siapapun padaku.’ Jadi begitu, terus aku masuk dalam palungan itu, lantas Yesus melihatku dan bilang aku boleh kok tinggal bersamanya - untuk selamanya."



Saat si kecil Misha berhenti bercerita, air matanya menggenang meluber jatuh membasahi pipinya yang kecil. Wajahnya ditutupi dengan tangannya, kepalanya ia jatuhkan ke meja and seluruh tubuh dan pundaknya gemetar saat ia menangis tersedu. Yatim piatu kecil ini telah menemukan seseorang yang takkan pernah melupakan atau meninggalkannya, yang takkan pernah berbuat jahat padanya, seseorang yang akan tetap tinggal dan menemaninya - untuk selamanya.

--
"Kebanyakan orang berpikir bahwa membuat keputusan sulit, terutama keputusan finansial, sehingga mereka akhirnya mengubur kepala di pasir, berharap orang lain akan membuat keputusan mereka untuk mereka. Yang harus disadari adalah bahwa dengan tidak membuat keputusan, kita benar-benar membuat keputusan tetap. Kami benar-benar memutuskan bahwa kami akan terus melakukan apa yang telah kita lakukan sampai sekarang. "

Clayton J. Moore

Jangan sembunyikan kepalamu dalam pasir.

--

"Treat your friends as you do your pictures, and place them in their best light."

Jennie Jerome Churchill
1854-1921, Writer and Mother of Sir Winston Churchill


"Perlakukan teman-teman Anda seperti yang Anda lakukan foto Anda, dan menempatkan mereka dalam cahaya terbaik."

Jennie Jerome Churchill
1854-1921, Penulis dan Ibu Sir Winston Churchill

--


Sepotong Kisah tentang Strategi Inovasi Apple

Setiap 10 tahun sekali majalah bisnis Fortune memilih CEO of the Decade atau semacam kapten bisnis terhebat sepanjang 10 tahun. Kali ini pada tahun 2009 atau menjelang pergantian dasawarsa mereka menjatuhkan pilihannya pada sosok bernama Steve Jobs. Sosok karismatik ini kita tahu merupakan tokoh legendaris dibalik menjulangnya nama Apple dalam jagat kompetisi produk-produk digital.

Kalaulah kita hendak mendulang sebuah eksemplar yang nyaris sempurna tentang INOVASI, maka perusahaan Apple mungkin pilihan yang tak terelakkan. Hampir semua perusahan di dunia, termasuk pesaingnya Sony, Nokia dan Micorosoft, dipaksa untuk terkesima menyaksikan serangkaian inovasi nan brilian yang diracik oleh Steve dan pasukannya.

Apple, dengan Steve Jobs sebagai Sang Master-nya, memang telah mendemonstrasikan bagaimana kekuatan inovasi dan daya kreativitas disenyawakan dalam parade produk-produk nan elegan. Yang mungkin perlu juga dicatat adalah ini : melalui parade produk brilian ini Apple telah merubah secara radikal lansekap bisnis dalam tiga industri yang berbeda, yakni industri PC, musik, dan telekomunikasi.

Dalam industri PC, Apple memberikan pelajaran penting tentang bagaimana mendesain sebuah produk dengan sentuhan estetika, lengkap dengan aplikasi yang tangguh dan user-friendly. Hasilnya adalah deretan produk bertajuk iMac dan Powerbook, serangkaian produk yang kemudian banyak ditiru oleh para pengekornya.

Dalam industri musik, serbuan produk iPod-nya yang mendunia telah membuat para petinggi Sony termehek-mehek, pening dan tak tahu harus berbuat apa. Para petinggi label musik dunia seperti BMG dan Universal Music juga hanya bisa gigit jari ketika tahu 80 % pangsa musik digital dibeli melalui iTunes, toko musik digital milik Apple.

Dalam industri telco, produk iPhone yang sungguh inovatif itu mungkin telah merubah definisi kita tentang apa itu arti produk ponsel. Kecanggihan ponsel ini, lengkap dengan ribuan aplikasi yang mudah didowload melalui iTune, membuat ponsel lain seperti milik Nokia menjadi ketinggalan jaman. Kekuatan ponsel masa depan ada pada kekuatan software-nya, dan sungguh dalam arena ini Apple telah melangkah jauh meninggalkan Nokia yang kini mungkin tengah terpuruk dalam hempasan debu kekalahan.

Tak banyak sebuah perusahaan yang mampu memporak-porandakan lansekap persaingan dalam tiga jenis industri yang berbeda. Fakta bahwa Apple selalu mampu membentangkan “samudra biru (blue ocean)” dalam setiap industri yang dimasukinya membuat ia kini dianggap sebagai perusahaan yang lebih berwibawa dibanding IBM, GE atau Microsoft sekalipun.

Dan tak pelak, sosok Steve Jobs memiliki peran yang amat sentral dalam proses itu. Sosoknya mungkin kelak akan dikenang sebagai salah satu figur inovasi terpenting dalam sejarah bisnis modern - sejajar dengan nama besar seperti Thomas Alva Edison, Henry Ford, Soichiro Honda dan Bill Gates.

Ketika masih muda belia, Steve pernah bilang kepara para jurnalis, bahwa ia ingin merubah dunia dengan produk-produk yang diciptakannya. Kini dengan rangkaian iMac, iPod dan iPhone yang melanglang di penjuru buana, ia mungkin telah ikut merubah hidup sebagian manusia yang menjadi pelanggannya.

“Jangan pernah setengah hati mengerjakan sesuatu yang engkau cintai, karena hidup ini terlalu pendek,” begitu Steve Jobs pernah berujar ketika diwawancarai media.

Hmm, sebuah kalimat bijak yang mungkin layak kita renungkan.

--

Contract for difference


A contract for difference (or CFD) is a contract between two parties, typically described as "buyer" and "seller", stipulating that the seller will pay to the buyer the difference between the current value of an asset and its value at contract time. (If the difference is negative, then the buyer pays instead to the seller.)

For example, when applied to equities, such a contract is an equity derivative that allows investors to speculate on share price movements, without the need for ownership of the underlying shares. In effect CFDs are financial derivatives that allow investors to take long or short positions on underlying financial instruments and are often used to speculate on those markets.

CFDs are currently available in the United Kingdom, The Netherlands, Germany, Switzerland, Italy, Singapore, South Africa, Australia, Canada, New Zealand, Sweden, France, Ireland, Japan and Spain. Some other securities markets, such as Hong Kong, have plans to issue CFDs in the near future. CFDs are not permitted in the United States, due to restrictions by the U.S. Securities and Exchange Commission on over-the-counter (OTC) financial instruments.

History

CFDs were originally developed in the early 1990s in London. Based on equity swaps, they had the additional benefit of being traded on margin and being exempt of stamp duty, a UK tax. The invention of the CFD is widely credited to Brian Keelan and Jon Wood, both of UBS Warburg, on their Trafalgar House deal in the early 90s. [1][2]

They were initially used by hedge funds and institutional investors to hedge their exposure to stocks on the London Stock Exchange in a cost-effective way.

In the late 1990s CFDs were first introduced to retail investors. They were popularised by a number of UK companies, whose offerings were typically characterised by innovative online trading platforms that made it easy to see live prices and trade in real time. The first company to do this was GNI (originally known as Gerrard & National Intercommodities); GNI touch is now owned by MF Global UK Limited. They were followed by IG Markets and CMC Markets.

It was around 2000 that retail investors realised that the real benefit of trading CFDs was not the exemption from stamp tax but the ability to trade on leverage on any underlying instrument. This was the start of the growth phase in the use of CFDs. The CFD providers quickly responded and expanded their product offering from just London Stock Exchange (LSE) shares to include indexes, many global stocks, commodities, treasuries, and currencies. Trading index CFDs, such as the ones based on the major global indexes e.g. Dow Jones, NASDAQ, S&P 500, FTSE, DAX, and CAC, quickly became the most popular type of CFD that were traded.

Around 2001 a number of the CFD providers realised that CFDs have the same economic effect as Financial Spread betting except that the tax regime was different, making it in effect tax free for clients. Most CFD providers launched Financial Spread betting operations in parallel to their CFD offering. In the UK the CFD market mirrors the Financial Spread betting market and the products are in many ways the same. However unlike CFDs which have been exported to a number of different countries, Spread betting relying on a UK specific tax advantage has remained primarily a UK phenomenon.

The CFD providers started to expand to overseas markets with CFDs being first introduced to Australia in July 2002 by IG Markets a subsidiary of IG Group soon followed by CMC Markets. CFDs have since been introduced into a number of other countries, see list above.

Until 2007 CFDs had been traded exclusively over-the-counter (OTC); however, on 5 November 2007 the Australian Securities Exchange (ASX) listed exchange-traded CFDs on the top 50 Australian stocks, 8 FX pairs, key global indices and some commodities. There were originally 12 brokers offering ASX CFDs, but as of 2009 there are only five.

In June 2009, the UK regulator the Financial Services Authority (FSA) implemented a general disclosure regime for CFDs to avoid them being used in insider information cases. [3] This was after a number of high profile cases where positions in CFDs were used instead of physical underlying stock to hide them from the normal disclosure rules related to insider information.[4]
Trading

CFDs are traded between individual traders and CFD providers. There are no standard contract terms for CFDs, and each CFD provider can specify their own, but they tend to have a number of things in common.

The CFD is started by making an opening trade on a particular instrument with the CFD provider. This creates a ‘position’ in that instrument. There is no expiry date so the position is closed when a second reverse trade is done. At that point the difference between the opening trade and the closing trade is paid as profit or loss. The CFD provider may make a number of charges as part of the trading or the open position. These may include, bid/offer spread, commission, overnight financing and account management fees.

Even though the CFD does not expire, any positions that are left open overnight will be ‘rolled over’. This typically means that any profit and loss is realised and credited or debited to the client account and any financing charges are calculated. The position then carries forward to the next day. The industry norm is that this process is done at 10pm UK time.

CFDs are traded on margin, and the trader must maintain the minimum margin level at all times. A typical feature of CFD trading is that profit and loss and margin requirement is calculated constantly in real time and shown to the trader on screen. If the amount of money deposited with CFD broker drops below minimum margin level, margin calls can be made. Traders may need to cover these margins quickly otherwise the CFD provider may liquidate their positions.

To see how CFDs work in practice see the examples of typical CFD trades. The ‘margin percentage’, and ‘charges’ shown may vary from provider to provider, but are typical of CFD providers.

Examples
Example 1 - an Equity based CFD trade

In this example we show and equity based CFD trade. The share price of Apple Inc is $194.38. We believe that the share price will rise and so decide to take a long CFD position. Our CFD Provider is quoting a price of $194.34 bid and $194.42 offer.
Step 1 Opening a position
Buy 100 Apple CFDs at offer price 100 x $194.42 = $19,442.00
Margin requirement is open position x margin percentage. Typical margin for equities is 3%-15% depending on the liquidity of the underlying instrument. In our example Apple CFDs require margin of 5%. $19,442.00 x 5% = $486.05
You get charged commission of 0.1% on this transaction $19,442.00 x 0.1% = $19.44
Step 2 Overnight Financing
To hold this position a financing charge is made each night. This is normally based on a benchmark rate per cent like LIBOR + broker margin per cent / 365. For simplicity we will assume the price of apple shares stayed the same until the market close and so no P&L was generated on this day. $19,442.00 x (0.25% + 2%) / 365 = $1.20
Step 3 Closing the position
The next day Apple share price has risen by $6.15. Our trade has moved in our favour and we decide close the position and take profit.
Our CFD provider is quoting $200.50 bid and $200.58 offer.
Sell 100 Apple CFDs at bid price 100 x 200.50 = $20,050.00
The position is now closed and so margin requirement is now zero $0.00
You get charged commission of 0.1% on this transaction $20,050.00 x 0.1% = $20.05
Gross profit is difference between opening position and closing the position $20,050.00 - $19,442.00 = $608
Net profit is gross profit less costs. The costs are commissions and overnight financing. In this example we have been charged commission twice, once to open the position and once to close it, and we have been charged one day overnight financing. $19.44 + $20.05 + $1.20 = $40.69
Profit & Loss shows a profit after costs $608.00 – $40.69 = $567.31

In summary we have had to deposit $486.05 to cover margin on this trade and made a profit of $567.31. If the price of Apple shares had dropped instead we would have made a loss of the equivalent amount. Note that the amount of gain or loss was bigger than the margin requirement. In other words, you would have gained or lost more money than you deposited.


Example 2 - An Index based CFD trade on the S&P 500 Index

In this example we show an index based CFD. The S&P500 Index is at 1093.9. We believe that the Index will go down and so decide to take a 'short' position. Our CFD broker is quoting 1093.7 bid and 1094.1 offer.
Step 1 Opening a position
Sell 10 S&P500 CFDs at bid price 10 x $1093.7 = $10,937
Margin requirement is open position x margin percentage. Typical value for major indices is 0.5% 10,937 x 0.5 = $54.68
Commission – typically no commission is charged on index CFDs
Step 2 Overnight Financing
To hold this position a financing charge is made each night. This is normally based on a benchmark rate per cent like LIBOR + broker margin per cent / 365. $10,937 x (0.25% + 2%) / 365 = $0.67
Step 3 closing the position
The next day the S&P has dropped by 5 points to 1083.7 bid and 1084.1 offer
Our trade has moved in our favour and we decide to take profit and close the position
Buy back the position at the lower price 10 x 1084.1 = $10,841
The position is now closed and so margin requirement is now zero
Gross profit is difference between opening position and closing the position $10,937 - $10,841 = $96.00
Net profit is gross profit less costs. In this example we have been charged one day overnight financing. $0.67
Profit and Loss shows a Profit after costs $96.00 – 0.67 = $95.33

In summary we have had to deposit $54.68 to cover margin on this trade and made a profit of $95.33. If the S&P 500 Index had risen instead we would have made a loss of an equivalent amount. Note that the amount of gain or loss was bigger than the margin requirement. In other words, you would have gained or lost more money than you deposited.


Example 3 - Comparison to holding physical stock
Wiki letter w.svg This section requires expansion.

For example, if you wish to enter a position of 1000 Shares at $35 each and sell at $37, usually you would need to front $35,000. The gains will be a 2,000$ profit which is 5.7% of your investment.

On the other hand, If you had only 5% of the sum neede to enter this deal, only $1,750 to invest. On a normal trade you will simply buy less shares:

* BUY: 50 x $35 = $1,750
* SELL: 50 x $37 = $1,850
* PROFIT = 5.7% , $100

Using a Contract For Difference(CFD), trading on a 5% margin (1:20 leverage), you can use the initial deposit of $1,750. (1,750*20=35,000) to gain a better profit.

Using 1:20 leverage the above example actually reads as follows:

* BUY: 1000 x $35 = $1,750 (5% deposit) + $33,250 (95% borrowed funds)
* SELL: 1000 x $37 = $37,000
* PROFIT = $2000 or +114%

As you can see the profit received after using leverage was far greater than without. Losses are also magnified when using leverage.


The charge on the short term loan is the profit for the issuer of CFD's.
Calculation

Due to the dynamic nature of the stock markets and increased leveraged possible with CFDs (up to 500 fold) it is important that traders regularly calculate their risk, position sizes, the return required to cover CFD loss and overnight financing costs to manage their moving portfolio and changing risk. With the leveraging of CFDs it is possible to lose a lot more money than your account size should positions go against you.
Charges

The contracts are subject to a daily financing charge, usually applied at a previously agreed rate linked to LIBOR or some other interest rate benchmark e.g. Reserve bank Rate in Australia. The parties to a CFD pay to finance long positions and may receive funding on short positions in lieu of deferring sale proceeds. The contracts are settled for the cash differential between the price of the opening and closing trades.

Traditionally, equity based CFDs are subject to a commission that is a percentage of the size of the position for each trade. Alternatively, an investor can opt to trade with a market maker, foregoing commissions at the expense of a larger bid/offer spread on the instrument.
Margin

Investors in CFDs are required to maintain a certain amount of margin as defined by the brokerage or market maker (usually ranging from 0.5% to 30%). One advantage to investors of not having to put up as collateral the full notional value of the CFD is that a given quantity of capital can control a larger position, amplifying the potential for profit or loss. On the other hand, a leveraged position in a volatile CFD can expose the buyer to a margin call in a downturn, which often leads to losing a substantial part of the assets.

CFDs allow a trader to go short or long on any position using margin. There are always two types of margin with a CFD trade -

1. Initial (normally between 3% and 30% for shares/stocks and 0.5% - 1% for indices, foreign exchange and commodities)
2. Variable (which is then 'marked to market').

Initial margin is fixed at between 0.5% and 30% depending on the underlying product and overall perceived risk in the market at that time. For example, during and after 9/11 initial margins were massively hiked across the board to counter the explosion in volatility in the world's stockmarkets.

Many refer to initial margin as a deposit. For example, for large and highly liquid stocks such as Vodafone the initial margin will be nearer 3%, and depending on the broker and the client's relationship with the firm the deposit maybe even lower. However, with a smaller capitalised and less liquid stock the margin is likely to be at least 10% if not a lot higher.

Variation margin is applied to positions if they move against a client. For example, if a CFD trader was to buy 1,000 shares in ABC stock using CFDs at 100p and the price moved lower to 90p the broker would deduct £100 in variation margin (1,000 shares x -10p) from the client's account. Note, this is all done in real-time as the market moves lower, so called 'marked to market'. Conversely, if the share price moved higher by 10p the broker would credit the client's account with £100 in running profits.

Variation margin can therefore have either a negative or positive effect on a CFD trader's cash balance. But initial margin will always be deducted from a customer's account and replaced once the trade is covered.
Leverage

One of the most attractive aspects of trading CFDs is the easily available access to leverage. Leverage involves taking a small deposit and using it as a lever to borrow and gain access to a larger equivalent quantity of assets. CFDs use the power of leverage to trade which is one of the key reason they are such a powerful tool. CFDs are collateral financed, meaning you only need an initial margin of 0.5-30% of the total value of the trade to enter the position.
Stop loss orders

A stop loss orders can be set to trigger an exit point as pre-determined by the trader eg Buy at $3.00 with a stop loss at $2.60. Once the stop loss is triggered, a sell signal is activated to the CFD provider and actioned in accordance with their terms of business and taking into account available liquidity to action the request. DMA providers typically receive the stop loss value via the phone or online ordering and will place the order in the market to be actioned at the pre-determined price to a limited price range eg to a maximum 6c further,and providing there is matching liquidity. If the stop loss price is triggered and the price then rapidly moves outside the 6c range in this example, or there is insufficient liquidity for your order and considering other people that have orders at that price point, your stop loss sell order may not be triggered and you remain in the position.

Market makers have the ability to manage the stop loss and when a stop loss order is triggered, they can close the position wherever they see that matching price and quantity are available. This increases your chances of getting out of a position that is going against you, albeit at a potentially inferior price to what you were expecting.

One of the problems with the price of a stop loss orders is that it is only a target price. It depends if the market price actually trades at that level. If the underlying instrument price 'gaps' i.e. it moves past the stop price in one step, the stop will get executed at the next price that was traded or not at all depending on the CFD provider. This is normally not a problem on very actively traded products like indices and currencies. But this is common on equity prices, particularly on stocks that have low liquidity. It is also a problem where when the stock markets are closed, and the difference between the close on one day and the open on the next day could be significant for example if there has been news about that stock overnight that impacts the company profitability.

To mitigate this problem, some providers offer 'Guaranteed Stop Loss Orders' (GSLO) whereby the trader pays a premium for a price to be guaranteed should a stop loss price be triggered. As well as the additional charge, there are normally other restriction. The closest a stop loss order can be placed is typically 5% from the current price and providers usually have specific terms and conditions on the orders however they can be effective if exiting at a set price is important.
CFD Providers

CFDs are typically traded over-the-counter with a broker or market maker, know as a CFD provider. The CFD provider will define the contract terms, the margin rates and what underlying instruments it is willing to trade.
Corporate Actions

Corporate actions such as dividend payments can have an impact on the share price and hence the price of an equity based CFD. However, a person who holds a CFD position has no ownership of the underlying instrument and so would not receive the dividend payment from the company that issued the shares.

In this case the CFD provider would pay the equivalent of the dividend to anyone holding a long CFD position and deduct the equivalent from anyone holding a short position. This would be done on ex-div date as that is when the economic effect is felt on the underlying share price. The general rule is that any economic effect of a corporate action on the underlying must be reflected in the CFD. This includes dividends, stock splits, rights issues etc. However, a CFD holder will never have access to non economic corporate actions such as voting rights.
Risk
Market Risk

The main risk is market risk as the contract is designed to pay the difference between the opening price and the closing price of the underlying asset. CFDs are traded on margin, and the leveraging effect of this increases the risk significantly. Margin rates are typically small and therefore a small amount of money can be used to hold a large position. It is this very risk that drives the use of CFDs, either to speculate on movements in financial markets or to hedge existing positions elsewhere. One of the ways to mitigate this risk is the use of stop loss orders. Users typically deposit an amount of money with the CFD provider to cover the margin and can lose much more than this deposit if the market moves against them.
[edit] Liquidation Risk

If prices move against an open CFD position additional variation margin is required to maintain the margin level. The CFD provider may call upon the party to deposit additional sums to cover this, and in fast moving markets this may be at short notice. If funds are not provided in time, the CFD provider may close/liquidate the positions at a loss for which the other party is liable.
Counterparty Risk

Another dimension of CFD risk is counterparty risk, a factor in most over-the-counter (OTC) traded derivatives. Counterparty risk is associated with the financial stability or solvency of the counterparty to a contract. In the context of CFD contracts, if the counterparty to a contract fails to meet their financial obligations, the CFD may have little or no value regardless of the underlying instrument. This means that a CFD investor could potentially incur severe losses, even if the underlying instrument moves in the desired direction. Although OTC CFD providers are required to segregate client funds protecting client balances in event of company default. Exchange-traded contracts traded through a clearing house are generally believed to have less counterparty risk. Ultimately, the degree of counterparty risk is defined by the credit risk of the counterparty, including the clearing house if applicable.


CFDs compared to other products

There are a number of different financial products that have been used in the past to speculate on financial markets. These range from trading in physical shares either direct or via margin lending, to using derivatives such as futures, options or covered warrants. A number of brokers have been actively promoting CFDs as alternatives to all of these products.

Although no firm figures are available as trading is off-exchange, it is estimated that CFD related hedging accounts for somewhere between 20% and 40% the volume on the London Stock Exchange. A number of people in the industry back the view that a third of all LSE volume is CFD related. The LSE does not monitor the numbers but the original 25% estimate as quoted by many people, appears to have come from a LSE spokesperson.

The CFD market most resembles the futures an options market, the major difference being;

* There is no expiry date, so no price decay.
* Trading is done off-exchange with CFD brokers or market makers (note exception with ASX discussed below).
* CFD contract is normally one to one with the underlying instrument.
* CFDs are not available to US residents
* Minimum contract sizes are small, so it’s possible to buy one share CFD, low entry threshold
* Easy to create new instruments, not restricted to exchange definitions or jurisdictional boundaries, very wide selection of underlying instruments can be traded

Futures

Futures are preferred by professionals for Indices and interest rate trading over CFDs. The CFD providers will often use futures to hedge their own positions and many CFDs are written on futures contracts. The main advantage for CFDs versus Futures is that contract sizes are smaller making it more accessible for small trader. Pricing is more transparent for CFDs as it mirrors the underlying product, while futures contracts tend to see price decay near to the expiry date. For CFDs written on futures contract the accepted norm is for the CFD provider to roll the CFD position to the next future period when the liquidity starts to dry a few days before expiry.
Options

Options, like futures are an established product, exchange traded and centrally cleared and used by professionals. Options like futures can be used to hedge risk or to take on risk to speculate. CFDs are only comparable in the later case, when options are used to speculating on markets. The main advantage for CFDs versus options is the price simplicity and range of underlying instruments. Compared to CFDs, option pricing is complex and has price decay when nearing expiry while CFDs prices simply mirror the underlying instrument. CFDs cannot be used to reduce risk in the way that options can.
Covered Warrants

Similar to options trading, covered warrant have become popular in recent years as a way of speculating cheaply on market movements. CFDs costs tend to be lower for short periods and have a much wider range of underlying products. In markets like Singapore, some brokers have been heavily promoting CFDs are alternatives to covered warrants, which may have been partially responsible for the decline in volume of covered warrant there.
ETFs

Exchange-traded funds (ETFs) like CFDs can been used for short term speculation, and are available over a wide variety of underlying products. In particular Indices, commodities and overseas markets, which have been seen as one of the strengths of CFDs. Also in the same way as CFDs there are ETF on customised groups of instruments such as sectors or baskets and an increasing number of ETFs are set up to use leverage. Compared to CFDs, ETFs are exchange traded product and have been around longer and are a more mature product. Like other exchange traded products the costs are higher and access is via a traditional broker.
Physical Shares, commodities and FX

This is the traditional way to trade financial markets, this requires a relationship with a broker in each country, require paying broker fees and commissions and dealing with settlement process for that product. With the advent of discount brokers, this has become easier and cheaper, but can still be challenging for retail traders particularly if trading in overseas markets. Without leverage this is capital intensive as all positions have to be fully funded. CFDs make it much easier to access global markets for much lower costs and much easier to move in and out of a position quickly. All forms of margin trading involve financing costs, in effect the cost of borrowing the money for the whole position. This is charged daily for all open positions and makes CFDs convenient if used under around 10 weeks, an estimated point where CFD financing charge exceeds financing charge for stocks, but more expensive for long term positions.
Margin Lending

Margin Lending has all the same attributes as physical shares discussed earlier, but with the addition of leverage, which means like CFDs, futures and options means much less capital is required, but risks is increased. Since the advent of CFDs, many traders have moved from margin lending to CFD trading. The main benefits of CFD versus margin lending are that there are more underlying products, the margin rates are lower, and it is easy to go short. It can be difficult and expensive to short sell using physical shares and may not be possible at all, however it is just as easy to go short as to go long with a CFD. Even with the recent bans on short selling CFD providers, that have been able to hedge their book in other ways, have allowed clients to continue to short selling those stocks.
OTC versus exchange traded in Australia

The majority of CFDs are traded OTC using the direct market access (DMA) or market maker model, but in 2007 the ASX introduced exchange traded CFDs and a small percentage of CFDs are now traded through the Australian exchange. The advantages and disadvantages of trading CFDs OTC vs exchange are similar to those for any financial instrument.
Disadvantages of ASX CFDs

ASX CFDs are generally offered on a limited number of shares rather than all shares on the exchange. The costs associated with trading ASX CFDs are typically higher than trading with OTC providers. Broker commissions, wider market spreads and ASX fees are some of the extra charges.
Market Independence.

ASX is required under the Corporations Act to ensure that its markets are fair, orderly and transparent. As the central market operator, ASX is independent of the parties with whom a customer receives advice and deals through. This separation of responsibility between broker and exchange also provides customers with choice as to whom they wish to execute their business through.

Having a central market also means there is one standard contract specification for all ASX CFDs.
Transparency

ASX reports on all ASX CFDs transacted, open positions, bid, offers and their volumes. ASX CFDs are traded in the same way as other ASX traded contracts. ASX CFDs are offered on a separate market with a separate book to that of physical stock trading on the ASX.

This means that the ASX CFD order book is priced by market makers along with orders submitted by listed CFD traders. Therefore the market spreads and liquidity will be different to that of the physical ASX share market.
Risk Management

In the ASX CFD market all settlement obligations are guaranteed by SFE Clearing Corporation (SFECC).

All ASX CFD margins are calculated by SPAN, recognized globally as the leading margin calculation system.

SFECC has a statutory obligation to operate "fair and efficient" clearing and settlement facilities. These facilities are monitored by both ASIC and the Reserve Bank of Australia (RBA).
Trading in the ASX CFD Market

When trading ASX CFDs, the customer's order is entered directly via a Participant into the ASX CFD central market order book. This order book is available for the market to see. All orders are executed on a strict price/time priority. This means that the first order with the best bid or offer price is always executed first.
OTC Providers

All OTC CFD providers in Australia are required by law to hold an Australian Financial Services Licence issued by Australian Securities and Investments Commission (ASIC). This licence requires providers to comply with all relevant sections of the Corporations Act 2001. For example providers are required to offer an independent dispute resolution service to hear and determine complaints of clients.
Counterparty risk

Client funds are held in segregated accounts, however some CFD providers can access this money to cover their own margin requirements, and if this resulted in overall company loss or foreclosure, a traders float could be at risk with some providers[1].
Pricing

OTC CFD providers essentially offer 3 different models, DMA - Direct Market Access where all trades are entered into the ASX physical stock order book. There is MM - Market Maker model where the OTC CFD provider makes the price in the underlying instrument which can be different to the ASX physical stock order book. There is also a third variation on the MM model which is a market maker model with prices that are guaranteed to mirror the underlying market. Customers executing 'MM' OTC CFDs may not have their orders in the ASX central market order book. These orders are transacted with the OTC CFD counterparty (typically described as a CFD Provider).


--

CFD (Contract for difference)

Contract for difference (or CFD) adalah suatu kontrak antara dua pihak, biasanya digambarkan sebagai "pembeli" dan "penjual", menetapkan bahwa penjual akan membayar kepada pembeli perbedaan antara nilai sekarang dari aset dan nilai pada waktu kontrak . (Jika perbedaan adalah negatif, maka bukan pembeli membayar kepada penjual.) Sebagai contoh, ketika diterapkan pada ekuitas, seperti kontrak derivatif ekuitas yang memungkinkan investor untuk berspekulasi mengenai pergerakan harga saham, tanpa memerlukan kepemilikan saham yang mendasarinya. Akibatnya CFDs adalah derivatif keuangan yang memungkinkan investor untuk mengambil posisi panjang atau pendek pada instrumen keuangan mendasar dan sering digunakan untuk berspekulasi di pasar tersebut. CFDs saat ini tersedia di Inggris Raya, Belanda, Jerman, Swiss, Italia, Singapura, Afrika Selatan, Australia, Kanada, Selandia Baru, Swedia, Perancis, Irlandia, Jepang, dan Spanyol. Beberapa pasar sekuritas lain, seperti Hong Kong, memiliki rencana untuk menerbitkan CFD dalam waktu dekat. CFDs tidak diizinkan di Amerika Serikat, karena pembatasan oleh US Securities and Exchange Commission di over-the-counter (OTC). Jadi di Amerika tidak diizinkan CFD sebagai instrumen keuangan.

Sejarah
CFD pada awalnya dikembangkan pada awal 1990-an di London. Berdasarkan equity swaps, mereka memiliki manfaat tambahan yang diperdagangkan pada marjin dan dibebaskan dari bea meterai, pajak di UK. Penemuan CFD secara luas dipublikasikan oleh Brian Keelan dan Jon Wood, dari lembaga UBS Warburg, di Trafalgar House berdasar kesepakatan di awal 90an. CFD pada awalnya digunakan oleh hedge funds dan institusi investor untuk lindung nilai eksposur mereka terhadap saham di London Stock Exchange dengan biaya yang efektif. Pada akhir 1990-an CFD pertama kali diperkenalkan ke investor ritel. Mereka dipopulerkan oleh sejumlah perusahaan Inggris, dengan platform perdagangan online yang inovatif yang membuat trading menjadi lebih mudah dan perdagangan secara real time. Perusahaan yang pertama kali melakukan transaksi CFD adalah GNI (awalnya dikenal sebagai Gerrard & Intercommodities Nasional); saat ini GNI dimiliki oleh MF Global UK Limited. Dasar harga CFD mengikuti market IG dan CMC.
Di tahun 2000, investor ritel menyadari bahwa manfaat dari perdagangan nyata CFD selain bebas pajak adalah untuk berdagang di leverage. Ini adalah awal fase pertumbuhan dalam penggunaan CFD. Para penyedia CFD dengan cepat merespon dan memperluas penawaran produk mereka dari hanya London Stock Exchange (LSE) untuk memasukkan indeks saham, banyak saham global, komoditas, perbendaharaan, dan mata uang. Trading indeks CFD, seperti yang didasarkan pada misalnya indeks global utama Dow Jones, NASDAQ, S & P 500, FTSE, DAX, dan CAC, adalah jenis CFD yang paling populer diperdagangkan. Sekitar tahun 2001, sejumlah penyedia CFD menyadari bahwa CFD memiliki efek ekonomi yang sama seperti bertaruh dipasar uang lainnyasehingga berlaku bebas pajak untuk klien. Kebanyakan penyedia CFD Spread Keuangan meluncurkan operasi secara paralel dengan CFD yang mereka tawarkan. Di Inggris pasar CFD mencerminkan pasar taruhan bursa keuangandan produk-produk dalam banyak hal yang sama. Namun tidak seperti CFD diluar Inggris, spread nya tetap memakai spread Inggris. Para penyedia CFD mulai memperluas pasar ke luar negeri dengan CFD yang diperkenalkan Australia pada bulan Juli 2002 oleh IG Markets lalu diikuti CMC Markets. CFD saat ini sudah diperkenalkan ke sejumlah negara lain. Sampai tahun 2007 telah CFDs diperdagangkan secara eksklusif over-the-counter (OTC), pada tanggal 5 Nopember 2007 Australian Securities Exchange (ASX) terdapat 50 besar saham, 8 pasang FX(forex), indeks global utama, dan beberapa komoditas.Pada awalnya di Ausi terdapat 12 broker CFDs ASX, lalu pada tahun 2009 menyusut menjadi 5.
Pada Juni 2009, regulator Inggris Financial Services Authority (FSA) melaksanakan rezim keterbukaan umum untuk CFD untuk menghindari mereka yang menggunakan informasi orang dalam.

Trading
Secara sederhana, dalam trading CFD terdapat pedagang dan penyedia CFD. Tidak ada syarat kontrak standar untuk CFD, dan setiap pedagang dapat menentukan sendiri profit dan lossnya. CFD dimulai dengan membuat pembukaan perdagangan pada instrumen tertentu dengan penyedia CFD. Hal ini menciptakan sebuah 'posisi' dalam instrumen. Tidak ada tanggal kedaluwarsa sehingga posisi tertutup saat si trader menutup posisinya. Transaksi menginap juga akan dikenakan swap. Batas waktunya adalah 10 jam.

--
Hati-hati Ketularan Rasa Kesepian!
Amelia Ayu Kinanti - detikhot

Gambar
Jakarta Jika Anda dekat dengan seseorang yang merasa kesepian, harus hati-hati. Karena menurut penelitian, rasa kesepian bisa menular.

Penelitian unik itu dilakukan oleh peneliti di Universitas Chicago, Amerika Serikat. Seperti detikhot kutip dari Foxnews, Kamis (3/12/2009), rasa sedih karena kesepian bisa menyebar layaknya virus flu.

Rasa kesepian yang dialami seseorang akan mendorongnya untuk menarik diri dari lingkungan sosialnya. AKhirnya orang itu akan mengisolasikan dirinya sendiri.

yang berbahaya, rasa sedih akibat kesepian itu bisa dirasakan orang lain. Orang-orang yang berada di sekitarnya juga akan ikut merasa kesepian dan sendirian. Orang-orang yang merasa kesepian akan sulit percaya dengan orang lain. Hal itu akan membuatnya semakin sulit bersosialisasi.

Rasa simpati terhadap seseorang yang kesepian adalah penyebab orang lain ikut merasa kesepian. Biasanya, perempuan lebih mudah 'terinfeksi' karena perasaannya mereka yang lebih sensitif.

Rasa kesepian dan sedih berlebihan itu masuk dalam kategori gangguan mental. Gangguan itu akan berpengaruh buruk pada kesehatan bahkan bisa berakibat pada kematian.

Sejak tahun 1948 terbukti, rasa sedih akibat kesepian dapat mengakibatkan gangguan jantung. Dan jumlah penderita penyakit jantung akibat kesepian telah mencapai angka 5.000 lebih.

Jika sahabat atau teman Anda mulai merasa kesepian, para peneliti menganjurkan untuk segera membantu orang tersebut. Karena jika rasa kesepiannya semakin berlebihan, bukannya tak mungkin Anda juga ikut terpengaruh.

--
Sebuah Tinjauan Kristiani

oleh: Ev. Yakub Tri Handoko, Th.M.

Siang tadi saya baru saja menonton film 2012. Seperti sudah sering disinggung di berbagai media, animo masyarakat terhadap film masih sangat tinggi. Sikap pimpinan salah satu institusi keagamaan di Jatim yang melarang masyarakat untuk menonton film tampaknya tidak mengurangi panjangnya antrian untuk mendapatkan tiket masuk. Entah apa sebabnya (itu di luar pembahasan tulisan ini)..

Ada beberapa alasan mengapa saya memutuskan untuk menyediakan waktu menonton film ini, walaupun di tengah jadwal yang begitu menghimpit. Pertama, salah seorang pemuda di gereja yang saya gembalakan sudah menonton dan dalam benaknya dipenuhi dengan beragam pertanyaan. Pergumulan ini perlu dijawab secara tepat, karena itu saya sepantasnya sudah menonton dahulu sebelum memberi komentar. Saya menduga pergumulan serupa juga dialami oleh jemaat saya yang lain, sekalipun mereka belum atau tidak mengekspresikan hal itu kepada saya. Ternyata, pertanyaan serupa juga beberapa kali ditujukan kepada saya oleh orang-orang lain yang bukan jemaat di gereja yang saya gembalakan.

Kedua, para pimpinan dan dosen INTI (Institut Theologi Indonesia) memberi tawaran menarik untuk makan siang sekaligus nonton bareng. Ini pengalaman pertama bagi saya menonton film dengan para theolog dan hamba Tuhan. Walaupun tidak sempat menganalisa film secara khusus usai menonton, namun beberapa komentar yang sempat terlontar turut menyentil asa saya untuk melihat film ini secara lebih serius.

Ketiga, saya ingin memastikan apakah film ini layak untuk ditonton oleh anak-anak. Saya dan keluarga memang sempat mempertimbangkan untuk nonton film ini sama-sama (semoga tidak ada yang tersandung ketika ada hamba Tuhan yang pergi ke bioskop). Setelah menonton saya pikir film ini tidak terlalu cocok untuk anak kecil. Mereka mungkin akan kurang menikmati sajian yang ada, apalagi di beberapa adegan ada ciuman bibir yang tertunda dan simbol umpatan terkotor dengan menunjukkan salah satu jari tangan. Kalau pun ada yang mengajak anak-anak kecil menonton (film mana sih yang 100% aman untuk anak kecil?) harus dibarengi dengan penjelasan yang memadai.



Sinopsis Cerita
Semua kisah dalam film ini bermula dari pengamatan ilmiah seorang ilmuwan di India. Keyakinannya akhirnya disimak dan diteguhkan oleh sahabatnya yang adalah seorang ilmuwan penting di Amerika yang memiliki akses pada para pejabat pemerintahan di Amerika. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, bumi akan mengalami serangkaian bencana global yang disebabkan oleh ledakan di matahari. Prediksi bencana ini ternyata bukan hanya didukung secara ilmiah, namun juga oleh ajaran kuno suatu suku. Menurut dua perkiraan ini, dunia akan kiamat pada tahun 2012.

Sebagai langkah antisipasi terhadap hal tersebut, pemerintah Amerika segera menggalang kekuatan internasional dengan negara-negara lain (sayangnya Indonesia tidak dilibatkan, padahal dalam peta dunia yang sempat ditampilkan negara kita ada di sana!). Berbagai negara ini akhirnya mengumpulkan uang untuk mempersiapkan bahtera-bahtera modern. Orang-orang kaya di seluruh dunia mendonasikan uang mereka untuk proyek ini supaya mereka mendapatkan kepastian tempat duduk.

Sementara menunggu penyelesaian semua bahtera (berapa jumlah yang direncanakan semula saya tidak terlalu tahu; atau memang tidak diberitakan?), berbagai bencana sudah mulai terjadi di mana-mana, terutama di beberapa daerah di Amerika.. Semua terjadi lebih cepat daripada yang diprakirakan. Akhirnya semua pimpinan negara, ilmuwan dan orang-orang kaya bergegas memasuki bahtera-bahtera yang disediakan sementara bahaya terus menguntit di belakang.

Di tempat lain penonton disuguhi dengan segmen-segmen yang berbeda yang menggambarkan keputusasaan dan ketidakberdayaan orang banyak, perjuangan tak kenal lelah dan penuh risiko dari seorang penulis buku untuk menyelamatkan keluarganya (walaupun ia sudah bercerai), penggunaan uang yang licik oleh seorang pengusaha kaya, upaya gigih seorang penganut Lama dan kakaknya demi menyelamatkan orang tua, bahkan “kesiapan” penyiar radio yang aneh di suatu taman wisata. Semua segmen ini turut memperkaya beragam respons manusia dengan beragam latar belakang mereka terhadap problem yang sama.

Ketika bencana besar berupa badai tsunami global akibat pergeseran kerak bumi yang ekstrim benar-benar terjadi, pertaruhan hidup sedang berlangsung di seputar dermaga bahtera dan di dalam bahtera. Orang-orang yang ada di luar sedang berusaha dengan keras untuk masuk, sementara orang-orang yang sudah berada di dalam bahtera dan merasa nyawa mereka terancam mendesak untuk segera menutup pintu bahtera. Di sinilah peperangan filosofis-etis mendapat sorotan tajam. Pergumulan seputar nilai keadilan, arti peradaban dan rasa kemanusiaan benar-benar mengristal. Apakah hanya ilmuwan, politikus dan orang kaya yang berhak untuk selamat? Apa kelebihan mereka dibandingkan dengan orang-orang lain? Apakah motivasi untuk membentuk peradaban baru yang terdiri dari orang-orang bertalenta – namun dengan “mengorbankan peluang orang lain untuk diselamatkan – merupakan tindakan yang beradab? Apakah mengambil risiko demi orang lain adalah tindakan kemanusiaan yang terpuji atau spekulasi yang bodoh?

Dalam pertempuran filosofis-etis ini akhirnya belas kasihan, rasa keadilan dan kemauan untuk berkorban menjadi pemenang. Walaupun keputusan untuk membuka kembali gerbang bahtera tidak menyelamatkan semua orang (apalagi yang sudah diterjang badai dan gempa di tempat lain), namun paling tidak keputusan itu telah mengurangi korban jiwa yang lain. Hampir semua orang akhirnya bisa masuk ke dalam beberapa bahtera yang ada. Bagaimanapun, bahaya dan ketegangan belum usai.

Pintu bahtera tidak sepenuhnya bisa ditutup sehingga mesin tidak dapat dijalankan. Bahtera terombang-ombing dan hanya mengikuti arus air yang sangar deras. Celakanya, secara tidak terkendali bahtera menuju ke suatu pegunungan. Apabila mesin tetap tidak bisa dihidupkan, maka akan terjadi benturan yang sangat keras dan seluruh penumpang akan mati. Problem harus ditemukan dan dipecahkan.

Di sinilah semua orang berhutang pada sang penulis buku. Dengan menantang bahaya ia berupaya menyelamatkan keluarganya yang terjebak oleh air di bagian bawah bahtera. Dengan dibantu oleh anak laki-lakinya, sang penulis buku akhirnya bukan hanya berhasil mengatasi masalah dan menyelamatkan keluarga. Ia bahkan menjadi pahlawan bagi semua orang.

Situasi ini sangat kontras dengan posisinya dahulu. Di mata keluarganya ia tidak lebih dari seorang suami dan ayah yang egois, cuek, dan hanya berkutat dengan buku-bukunya yang tidak seberapa laris di pasaran. Anak laki-lakinya pun tidak bisa menghargai dia sebagai ayah. Perpisahan dan bahaya yang mengancam keluarganya ternyata mampu mengubah sosok pria ini sebagai orang yang sangat peduli dan berani mempertaruhkan apa pun bagi orang lain. Usaha ini akhirnya mendapatkan akhir yang manis. Ia dan keluarganya kembali bersatu dan semua menemukan arti keluarga yang sejati: kebersamaan adalah keluarga. Ia menjadi kebanggaan keluarga.



Analisa Sastra
Saya harus memulai bagian ini dengan sebuah pengakuan bahwa keahlian saya mungkin tidak mencukupi untuk memberikan analisa sastra yang akurat. Saya hanya mengandalkan pengalaman di teater selama SMP dan studi kritik narasi yang saya pelajari di bidang biblika. Dari sisi plot, cerita di film ini sangat baik. Beragam variasi nuansa dihadirkan silih berganti, dari ketegangan sampai drama yang menyentuh perasaan. Beberapa adegan di tempat yang berbeda ditampilkan secara simultan (misalnya orang-orang di bahtera yang sudah merasa aman, sedangkan sang presiden Amerika memilih untuk menemani rakyat yang tertinggal), sehingga penonton dipacu untuk membandingkan segala situasi tersebut. Hasilnya? Film ini kaya dengan perspektif.

Dari sisi setting (tempat kejadian) film ini patut diacungi jempol. Pemandangan di Yellowstone yang indah, Pegunungan Himalaya dan Everest yang bersalju cukup memperindah film yang indah ini. Suasana di terminal/stasiun bahtera yang sangat megah dan besar seakan-akan memberi kesan bahwa tempat itu terlalu kokoh untuk diluluhlantakkan badai. Kenyataannya, semua terbalik; dan itu mempertegas betapa besarnya kekuatan badai yang terjadi.

Aspek efek spesial komputer merupakan daya tarik yang lain dari film ini. Badai salju yang menerpa seorang Lama yang tengah bersemedi di sebuah bukit merupakan salah satu tontonan yang istimewa. Demikian pula dengan badai yang menerjang penyiar radio nyentrik. Belum lagi jalanan yang retak dan mengejar mobil maupun pesawat Jackson cs. Efeknya sangat oke, walaupun secara pribadi saya lebih menyukai yang disuguhkan di film Titanic..

Karakterisasi dalam film ini pun cukup baik. Beragam kelompok manusia dihadirkan, dari orang Asia, Eropa dan Amerika, dari orang miskin sampai orang kaya, dari anak kecil sampai anak-anak, dari politikus sampai penyiar radio yang aneh. Semua keberagaman ini pasti disengaja untuk menunjukkan satu hal: meskipun mereka semua berbeda tetapi respons mereka terhadap bahaya yang sama relatif cukup seragam. Mereka ketakutan, tak berdaya, saling menolong, dsb.

Ada beberapa tokoh yang termasuk flat characters (tidak mengalami perubahan), sedangkan yang lain termasuk progressive characters (mengalami perubahan). Dari kelompok terakhir ini Jackson mungkin yang paling menonjol. Ia berubah dari seorang yang egois dan hanya memikirkan tulisannya, akhirnya ia berubah menjadi pahlawan bagi semua orang. Dari seorang yang tidak suka dengan pacar mantan isterinya, ia perlahan-lahan menjadi mitra yang baik dalam menghadapi bahaya.

Sebenarnya masih ada beberapa poin lagi dari sisi sastra yang menarik perhatian, namun terpaksa saya abaikan. Tulisan ini bukanlah tulisan sastra, sekalipun saya adalah penikmat narasi dan film. Saya akan memfokuskan pada analisa theologis di bawah ini. Analisa inilah yang paling penting.



Analisa Theologis
Sebelum memberikan paparan theologis saya ingin menegaskan dahulu bahwa film ini bukan tentang kiamat, sekalipun beberapa sinyal ke arah sana tetap muncul. Film ini lebih berbicara tentang bencana global akibat letupan matahari yang menyebabkan kerak bumi bergeser secara ekstrim sehingga terjadi badai super hebat di berbagai tempat dan posisi geografis bumi mengalami perubahan radikal. Tidak ada unsur menubuatkan kapan akhir zaman/kiamat tiba (kecuali mungkin disiratkan dalam mitos suku Maya). Semua bencana pun akhirnya terjadi lebih cepat daripada yang diprakirakan. Jika film ini tentang kiamat, maka usaha membangun bahtera akan tampak sebagai upaya ilmiah yang bodoh. Kenyataan bahwa sebagian manusia akhirnya masih bertahan hidup membuktikan bahwa film ini memang bukan menyorot kiamat secara khusus (pada waktu kiamat bukankah tidak ada seorang pun yang bisa bertahan hidup?).

Sekarang mari kita mulai dengan analisa yang positif lebih dahulu. Dalam kategori ini film 2012 sarat dengan muatan moral yang luhur. Ada beragam nilai moral yang ditampilkan dalam film ini:
· Kebersamaan dan perhatian untuk keluarga lebih penting daripada pekerjaan maupun ambisi personal. Di penghujung kisah kita diingatkan bahwa ”kebersamaan dalam sebuah keluarga adalah rumah yang sebenarnya”.
· Kelebihan tertentu yang dimiliki manusia – baik itu ilmu, jabatan maupun uang – tidak membuat orang itu memiliki hakekat kemanusiaan yang lebih daripada orang lain. Semua orang memiliki hak hidup dan nilai yang sama.
· Semua manusia adalah satu keluarga besar yang sudah sepantasnya saling menolong.
· Ketidakberdayaan manusia di hadapan Allah yang menggerakkan alam semesta. Prakiraan ilmiah meleset, seluruh pencapaian manusia luluh dalam sekejap, uang tidak menjamin keselamatan jiwa, negara adi kuasa pun tidak punya cukup kuasa untuk mengubah apa yang akan terjadi.
· Kedekatan dengan Tuhan ketika menghadapi masalah.. Walaupun film ini jelas bukan film Kristiani, namun ada banyak adegan yang menyiratkan usaha manusia untuk kembali kepada Tuhan. Sang presiden yang putus asa memilih menyendiri di kapel, seruan ”please, God” terdengar beberapa kali dari tokoh yang berbeda, pengemis jalanan pun memegang poster sederhana dengan seruan pertobatan.
· Pentingnya relasi yang baik di antara anggota keluarga. Sang presiden akhirnya memutuskan untuk mengumumkan keadaan darurat yang ada supaya setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki relasi dengan keluarga masing-masing, baik permintaan maaf maupun ungkapan cinta. Beberapa tokoh dalam cerita ini menelepon anggota keluarga, walaupun ada yang terlalu terlambat.

Di samping nilai positif di atas, kita juga perlu mewaspadai beberapa konsep theologis yang salah dalam film ini. Walaupun semua yang terlibat dalam film mungkin tidak memiliki agenda relijius khusus untuk mendiskriditkan suatu agama, namun apa yang diungkapkan tetap perlu diwaspadai. Apa saja yang salah dalam film ini?

Pertama, indikasi implisit bahwa bencana global yang menyebabkan kemusnahan dunia dapat diprediksi sebelumnya, baik melalui ajaran kuno suatu suku maupun perhitungan ilmiah. Seperti sudah disinggung sebelumnya, film 2012 memang tidak secara khusus berbicara tentang kiamat. Bagaimanapun, pesan seperti itu memang tidak terhindarkan akan ditangkap oleh para penonton. Jika ini yang terjadi, maka kita perlu memahami hubungan antara bencana alam dan akhir zaman.

Beberapa bagian Alkitab mencatat bahwa akhir zaman akan didahului dengan beberapa tanda natural berupa bencana gempa bumi dan kelaparan (Mat 24:7). Apakah petunjuk ini – yang dalam taraf tertentu dapat dideteksi secara ilmiah – merupakan tanda mutlak datangnya akhir zaman? Kita tampaknya perlu berhati-hati di sini. Apakah jumlah gempa bumi sekarang benar-benar lebih banyak daripada yang terjadi di masa lampau? Tentu saja tidak. Tanda-tanda ini harus dipahami dalam beberapa aspek: tanda ini harus simultan (berbarengan dengan tanda-tanda non-alamiah lain seperti perang, penyesatan, dsb), global (terjadi di hampir semua tempat), intensif (frekwensi pemunculan yang lebih sering dan kualitas kerusakan yang meningkat). Satu hal lagi yang perlu diketahui adalah bahwa semua tanda ini ”barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru” (Mat 24:8). Kita tidak akan pernah tahu kapan Kristus akan kembali lagi. Bahkan Kristus sendiri setelah memberitahukan tanda-tanda akhir zaman (Mat 24:1-35) pada akhirnya mengajarkan bahwa hanya Bapa sendiri yang tahu kapan semua itu akan terjadi (Mat 24:36).

Sebagai tambahan, orang Kristen tidak boleh terlalu terpaku pada tanda-tanda alamiah tersebut, seolah-olah kita tidak memiliki pengharaan seperti orang-orang dalam film 2012. Sebaliknya, kita perlu lebih memperhatikan apa yang disebut Anthony Hoekema dalam bukunya The Bible and The Future sebagai ”tanda-tanda anugerah”. Yang termasuk tanda anugerah ini adalah ketabahan orang-orang pilihan di tengah penganiayaan dan kesesatan serta pemberitaan injil ke seluruh dunia (Mat 24:13-14). Jika ini yang kita jadikan fokus, maka kita tidak akan sibuk dengan diri kita sendiri atau keluarga kita (seperti yang disiratkan dalam film 2012), namun pada kepentingan kerajaan Allah. Injil harus diberitakan ke mana-mana.

Kedua, kebinasaan dunia dengan menggunakan air. Film 2012 memang memulai dengan perubahan tertentu di matahari yang mengakibatkan pergeseran kerak bumi. Pada gilirannya semua ini menyebabkan badai tsunami berskala internasional. Cara kepunahan dunia dengan menggunakan media air seperti ini jelas bertentangan dengan janji Tuhan bahwa Ia tidak akan memusnahkan dunia ini dengan air lagi (Kej 9:12-16). Akhir zaman pasti terjadi. Dunia yang kita kenal sekarang akan musnah dengan cara yang dahsyat (2Ptr 3:10-12). Walaupun demikian, media yang akan dipakai Tuhan waktu itu pasti bukan air. Sekali Ia berjanji, Ia akan menepati.

Ketiga, spiritualitas bercorak postmodern yang pluralis. Spiritualitas postmodern lebih mengutamakan kesamaan antar agama daripada perbedaan yang ada. Semua agama dianggap sama, yang penting semua itu membawa dampak praktis yang positif. Perbuataan baik, rasa kemanusiaan dan belas kasihan adalah segala-galanya, bukan perbedaan doktrin. Hal inilah yang ditampilkan dalam film 2012.

Saya menyadari bahwa pemberian label ”spiritualitas yang postmodern” untuk film ini mungkin tidak terlalu adil, karena dalam hal lain film ini menunjukkan kontra terhadap postmodernisme. Sebagai contoh, ketika dua pilihan dihadapkan pada para pemimpin negara untuk memutuskan apakah pintu bahtera akan tetap ditutup atau akan dibuka bagi orang banyak terlihat dengan jelas bahwa ada standar moralitas yang akhirnya dipegang. Hal ini jelas bertentangan dengan konsep moralitas postmodern yang relatif. Bagaimanapun, kita tetap harus mewaspadai pesan pluralisme yang diusung oleh film ini.

Kekristenan dan semua agama lain sama-sama mengajarkan perbuatan baik, tetapi konsep di baliknya sangat berbeda.. Dalam agama lain diajarkan bahwa perbuatan baik diperlukan supaya seseorang diselamatkan. Dalam Kekristenan perbuatan baik tidak menyelamatkan. Manusia diselamatkan karena iman kepada karya penebusan Kristus di kayu salib (Ef 2:8-9). Perbuatan baik menurut Alkitab merupakan respons atau ucapan syukur atas anugerah keselamatan yang kita terima (Ef 2:10). Kita berbuat baik karena sudah diselamatkan (bukan supaya diselamatkan, seperti diajarkan dalam agama-agama yang lain). Perbuatan baik harus didasari dengan kesadaran bahwa sebagaimana kita sudah dikasihi Allah sedemikian rupa, maka kita pun harus membagi kasih yang sama itu. Tanpa dilandasi oleh motivasi seperti ini, maka semua perbuatan baik menjadi moralitas humanis yang tidak ada gunanya sama sekali.



Sumber: http://www.gkri-exodus.org/page.php?PRAK-01-Film_2012

Profil Ev. Yakub Tri Handoko, Th.M.:
Ev. Yakub Tri Handoko, M.A., Th.M., yang lahir di Semarang, 23 November 1974, adalah gembala sidang Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Exodus, Surabaya (www.gkri-exodus.org) dan dosen di Institut Theologi Abdiel Indonesia (ITHASIA) Pacet serta dosen tetap di Sekolah Theologi Awam Reformed (STAR) dari GKRI Exodus, Surabaya. Beliau menyelesaikan studi Sarjana Theologi (S.Th.) di Sekolah Tinggi Alkitab Surabaya (STAS); Master of Arts (M.A.) in Theological Studies di International Center for Theological Studies (ICTS), Pacet–Mojokerto; dan Master of Theology (Th.M.) di International Theological Seminary, U.S.A. Mulai tahun 2007, beliau sedang mengambil program gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) part time di Evangelische Theologische Faculteit (ETF), Leuven–Belgia



--

"Imbalan besar datang kepada mereka yang melakukan perjalanan yang kedua, undemanded mil."

Barton
1886-1967, Penulis, Advertising Eksekutif, dan Politikus
-
Steamboat Mountain adalah pembunuh. Setiap sopir truk yang menyusuri jalan raya Alaska memperlakukannya dengan hormat, terutama di musim dingin. Tikungan dan belokan jalan di gunung itu dan tebingnya yang curam menukik tajam dari jalanan berlapis es. Tak terhitung truk dan sopir truk yang tersesat di situ dan masih banyak lagi yang diyakini akan mengikuti jejak terakhir mereka.

Dalam suatu perjalanan di jalan raya itu, aku bertemu dengan Royal Canadian Mounted Police (polisi Kanada) dan beberapa mobil derek, menarik sisa sebuah mobil menaiki tebing terjal. Aku memarkir trukku dan menghampiri sekelompok sopir truk yang diam mengawasi mobil hancur yang mulai muncul dari jurang.

Salah seorang polisi menghampiri kami dan berkata perlahan.
"Saya minta maaf." katanya, "Sopirnya sudah meninggal saat kami menemukannya. la pasti melampaui jalan ini dua hari yang lalu waktu ada badai salju yang buruk. Tak terlihat banyak jejak. Untung kami melihat sinar matahari memantulkan logamnya."
la menggelengkan kepalanya perlahan dan merogoh saku mantelnya. "Ini..., mungkin kalian sebaiknya membaca ini. Rupanya dia masih hidup beberapa jam sebelum mati kedinginan."

Aku belum pernah melihat polisi berlinangan air mata. Aku selalu menyangka mereka sudah sering melihat kematian dan kesusahan sehingga mereka sudah kebal. Tapi ia menghapus air mata saat ia menyerahkan surat itu kepadaku. Selagi aku membacanya, aku mulai menangis. Semua supir terdiam membaca kata-kata itu, lalu berjalan kembali ke truknya masing-masing. Kata-kata itu terpatri dalam ingatanku, dan sekarang, bertahun-tahun kemudian. Surat itu masih terlihat jelas seakan aku memegangnya dihadapanku. Aku ingin berbagi yang diceritakan surat itu dengan Anda dan keluarga Anda.

...Desember 1974,
Istriku yang tercinta,
Tak ada orang yang ingin menulis surat seperti ini, tapi aku cukup beruntung memiliki kesempatan untuk mengatakan apa yang sering lupa kukatakan. Aku mencintaimu, , Sayang. Kamu sering berkelakar bahwa aku lebih mencintai trukku daripada kamu karena aku lebih banyak menghabiskan waktu dengannya. Aku memang mencintai mesin ini, ia baik padaku. la menemaniku dalam masa sulit dan tempat yang sulit. Aku selalu dapat mengandalkannya dalam perjalanan panjang dan ia dapat melaju cepat. la tak pernah mengecewakanku. Tapi, tahu tidak? Aku mencintaimu karena alasan yang sama. Kamu juga selalu menemaniku dalam waktu yang sulit dan tempat yang sulit.

Ingat truk kita yang pertama? Truk rongsokan yang selalu membuat kita bangkrut, tapi yang selalu mengumpulkan cukup uang untuk kita makan? Kamu harus mencari pekerjaan supaya kita dapat membayar sewn rumah dan bon tagihan. Setiap sen yang kuhasilkan dipakai untuk truk, sementara uangmu memberi kita makanan dan atap untuk bernaung.

Aku ingat aku pernah mengeluhkan truk itu, tapi aku tak pernah mendengarmu mengeluh waktu pulang kerja dengan lelah dan aku meminta uang darimu untuk pergi lagi. Seandainya pun kamu mengeluh, mungkin aku tak mendengarnya. Aku terlalu terlena oleh masalahku sendiri sehingga tak pernah memikirkan masalahmu. Aku memikirkannya sekarang, semua yang kau korbankan untukku. Pakaian, liburan, pesta, teman. Kamu tak pernah mengeluh dan entah bagaimana aku tak pernah ingat untuk berterima kasih padamu untuk menjadi dirimu.

Saat aku duduk minum kopi bersama teman-teman, aku selalu membicarakan trukku, kendaraanku, pembayaranku. Rupanya aku lupa bahwa kamu adalah mitraku meskipun kamu tak berada bersamaku. Pengorbanan dan keteguhan hati dari pihakku dan dari pihakmu jugalah yang akhirnya membelikan kita truk baru. Aku begitu bangga dengan truk itu hingga rasanya seperti ingin meledak. Aku bangga akan dirimu juga, tapi aku tak pernah mengatakannya. Aku menganggap kamu pasti sudah tahu, tapi aku melewatkan waktu untuk mengatakannya. Bertahun-tahun selama aku mendera aspal, aku selalu tahu doamu mengiringiku. Tapi kali ini doa ini tidak cukup. Aku cedera parah.

lni perjalananku yang terakhir dan aku ingin mengatakan semua yang seharusnya kukatakan sebelumnya. Hal yang terlupakan karena aku terlalu sibuk dengan truk dan pekerjaan. Aku memikirkan ulang tahunmu dan ulang tahun pernikahan kita yang terlupakan. Drama sekolah dan pertandingan hoki yang kau hadiri sendirian karena aku sedang di jalanan. Aku memikirkan malam-malam sepi yang kau lewatkan seorang diri, bertanya-tanya di mana aku berada dan bagaimana keadanku. Aku memikirkan semua saat aku ingin meneleponmu hanya untuk menyapa tapi tak pernah jadi. Aku memikirkan perasaanku yang damai karena tahu kamu berada di rumah bersama anak-anak menungguku. Tiap kali ada makan malam keluarga, kau selalu harus menghabiskan seluruh waktumu untuk menjelaskan kepada orang tuamu mengapa aku tak dapat hadir. Aku sibuk mengganti oli, aku sibuk mencari onderdil, aku sedang tidur karena harus berangkat pagi-pagi esoknya. Selalu ada alasan, tapi rasanya sekarang alasan itu tak begitu penting.

Waktu kita menikah kamu tak tahu cara mengganti lampu. Tapi setelah beberapa tahun, kamu mampu memperbaiki perapian selagi badai, sementara aku menunggu muatan di Florida. Kamu menjadi montir yang cukup baik membantuku memperbaiki, dan aku bangga sekali akan dirimu waktu kamu melompat ke dalam truk dan mundur melindas semak mawar. Aku bangga akan dirimu saat aku masuk ke halaman dan melihatmu tidur di mobil menungguku.
Apakah itu jam dua subuh atau jam dua siang, kamu selalu kelihatan seperti seorang bintang film bagiku. Kamu cantik sekali. Mungkin aku tak mengatakannva akhir-akhir ini, tapi kamu memang cantik. Aku banyak berbuat kesalahan dalam hidupku, tapi seandainva aku pernah mengambil satu keputusan bagus, itu adalah saat aku melamarmu.

Kamu tak akan pernah bisa mengerti apa yang membuatku terus mengemudikan truk. Aku juga tak mengerti, tapi itulah cara hidupku. Masa susah, masa senang, kamu selalu ada. Aku mencintaimu, Sayang, dan aku mencintai anak-anak. Tubuhku sakit, tapi hatiku jauh lebih sakit. Kamu tak akan hadir saat aku mengakhiri perjalanan ini. Untuk pertama kalinya sejak kita bersama, aku benar-benar sendirian dan aku takut. Aku sangat membutuhkanmu, dan aku tahu sudah terlambat. Lucu juga ya, tapi yang kumiliki sekarang adalah truk ini. Truk terkutuk ini yang mengatur hidup kita begitu lama. Baja rongsok tempatku hidup selama bertahun-tahun. Tapi truk ini tak dapat membalas cintaku. Hanya kamu yang bisa. Kamu beribu mil jauhnya, tapi aku merasakan dirimu bersamaku di sini. Aku dapat melihat wajahmu dan merasakan cintamu dan aku takut melakukan perjalanan terakhir ini sendirian.

Katakanlah pada anak-anak bahwa aku sangat mencintai mereka dan jangan izinkan mereka bekerja sebagai supir truk. Mungkin cuma itu, Manis. Ya Tuhan, aku betul-¬betul mencintaimu. Jagalah dirimu dan ingatlah selalu bahwa aku mencintaimu melebihi segala yang ada dalam hidup ini. Aku cuma lupa mengatakannya.

Aku mencintaimu,
Bill.

--

“Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa! Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.” Ulangan 6:4-7

Cara kita hidup dan cara kita mempengaruhi keluarga kitalah yang menjadi hal yang penting bagi orang yang hidup di dalam Tuhan. Bila cara kita hidup hanya berpusat pada diri sendiri dan melayani diri sendiri, maka mungkin kita hanya mewarisi hal-hal yang bersifat materi saja bagi keluarga maupun keturunan kita. Tetapi jika cara hidup kita berpusat pada orang lain dan untuk menolong kebutuhan orang lain, maka kita akan mewarisi suatu peninggalan yang akan lebih bersifat tak ternilai dan abadi.

Peninggalan terbesar yang bisa kita warisi adalah hidup yang berpusat pada Allah.

Dalam Perjanjian Lama, Allah memberikan perintah kepada bangsa Israel:

1. KASIHILAH TUHAN ALLAHMU

“Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa! Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan” Ul 6:4-6

Dengar firmanNya, perhatikan apa yang menjadi ketetapanNya. Kalau kita benar-benar mengasihi Tuhan, maka kita akan melakukan segenap perintahNya.

Dengan melakukan segenap firmanNya, maka diri kita akan memberikan teladan bagi keluarga maupun keturunan kita. Semua itu harus dimulai dari diri sendiri.

2. AJARKAN BERULANG-ULANG

“haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.” Ul 6:7

Iman timbul dari pendengaran, pendengaran akan Firman Tuhan (Rm 10:17).

Anggota keluarga kita tidak akan mengerti ataupun tidak akan tahu mengenai firmanNya jika kita tidak pernah membicarakan dan mengajarkannya.

Ajarkan firmanNya berulang-ulang, kapan dan di mana saja kita berada. Setiap firman yang ditabur tidak akan jatuh dengan sia-sia (Yes 55:11).

Tuhan tidak hanya memerintahkan bangsa Israel untuk melakukan firmanNya pada jaman itu. Tetapi akhir-akhir ini Tuhan juga menginginkan anak-anakNya untuk melakukan hal yang sama, yaitu mengasihi Dia dengan segenap hati dan mengajarkannya pada keluarga maupun keturunan kita untuk melakukan hal yang sama.

Hal ini merupakan warisan yang tak ternilai harganya, yang abadi dari generasi ke generasi dan menyenangkan Allah hingga ke dalam kekekalan.

Lakukan firmanNya, praktekkan dalam hidup kita masing-masing. Ajarkan firman Tuhan kepada anggota keluarga kita berulang-ulang, kapan dan di mana saja kita berada.

--

Gejala Terserang Sindrom Makan Malam

Merry Wahyuningsih - detikHealth


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Sebagian orang sangat berhati-hati atau bahkan menghindari makan malam. Tapi orang yang menderita Night Eating Syndrome (NES atau sindrom makan malam) justru makan tengah malam atau menjelang pagi hingga terkadang menyebabkan gangguan tidur.

Sindrom makan malam merupakan salah satu gangguan mental yang membuat orang hanya mau makan di malam hari setelah lewat jam makan malam dan tidak makan lagi saat sarapan atau pun makan siang.

Sindrom ini biasanya terjadi pada orang yang sedang menjalani program diet ketat sehingga tidak makan selama sarapan dan makan siang, serta membebankan semua kebutuhan perut saat makan malam.

Orang yang mengalami sindrom makan malam sering disebabkan karena depresi dan kecemasan, diet berkepanjangan atau kebosanan yang berlebihan.

Dilansir Webmd, Jumat (14/1/2011), orang dengan sindrom makan malam sering mengalami gejala seperti berikut:

1. Sedikit atau tidak nafsu makan sama sekali saat sarapan dan makan siang
2. Makan lebih banyak setelah waktu makan malam
3. Makan lebih dari separuh asupan sehari pada waktu makan malam
4. Terbangun di tengah malam untuk makan dalam porsi banyak dan kembali tidur lagi


Sindrom ini bisa membahayakan kesehatan karena orang dengan sindrom makan malam akan mengalami penurunan hormon melatonin (hormon tidur) dan leptin (hormon yang mengontrol nafsu makan). Pada waktu yang sama, hormon kortisol (hormon stres) justru naik.

Yang tampak secara nyata, orang dengan sindrom ini akan kekurangan waktu tidur, yang menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, jantung dan penyakit serius lainnya.

Bagaimana mengatasinya?

Karena orang dengan sindrom makan malam mengalami penurunan hormon melatonin dan leptin, maka terapi hormon dapat membantunya dengan mempromosikan tidur dan mengurangi rasa lapar di malam hari.

Menambah asupan karbohidrat juga dapat membantu karena dapat merangsang produksi insulin yang meningkatkan kadar triptofan dalam otak, yaitu substansi yang berasal serotonin.

Selain membantu orang untuk tidur, serotonin juga membuat orang merasa bahagia dan senang sehingga bisa mengatasi depresi.

--

Menurunkan 10% Berat Badan Bisa Minimalkan Risiko 4 Penyakit

Vera Farah Bararah - detikHealth


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Bagi orang yang memiliki berat badan berlebih segeralah melakukan penurunan berat badan secara bertahap. Dengan berat badan ideal tidak hanya bermanfaat bagi bentuk tubuh. Karena menurunkan 10 persen berat badan berlebih bisa mengurangi risiko 4 penyakit.

"Tidak seorang pun bisa menaiki gunung dalam satu langkah besar, tapi yang dibutuhkan adalah serangkaian langkah-langkah kecil hingga akhirnya mencapai puncak tersebut," ujar Travis Stork, M.D dari fakultas fisik Vanderbilt Medical Center, seperti dikutip dari Menshealth.com, Jumat (14/1/2011).

Stork menuturkan dalam melakukan langkah-langkah kecil tersebut seseorang akan mendapatkan dampak yang sangat besar dalam hal penampilan, kesehatan dan juga kehidupan. Sebuah penelitian di Inggris yang disebut Counterweight Programme melihat dampak dan kekuatan dari perubahan berat badan sebesar 10 persen.

Jika seseorang yang gemuk berhasil menghilangkan 10 persen dari berat badannya maka ia akan mendapatkan keuntungan seperti:

1. Peluang 31 persen menurunkan risiko diabetes
2. Peluang 20 persen menurunkan risiko kadar lemak darah (kolesterol) tinggi
3. Peluang 25 persen menurunkan risiko tekanan darah tinggi
4. Peluang 21 persen menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler termasuk jantung koroner, gagal jantung, stroke dan serangan jantung.


Sebuah penelitian tahun 2009 yang dipublikasikan The Lancet menunjukkan bahwa berat badan normal adalah sesuatu yang diharapkan seseorang untuk bisa hidup 10 tahun lebih lama. Karena itu adalah dekade yang dibutuhkan seseorang untuk bisa bersantai dengan suami atau istri serta mengenal cucu-cucunya kelak.

"Saya tidak ingin seseorang melakukan diet untuk menurunkan berat badannya, tapi lebih mengacu pada membuat pilihan makanan dan aktivitas serta bukan pada rencana pembatasan makan yang bisa lebih berbahaya," ujar Stork.

Stork mengungkapkan diet identik dengan membatasi kalori yang berarti menurunkan metabolisme di dalam tubuh untuk menentukan berat badanjangka panjang. Melakukan diet akan mengirimkan sinyal ke tubuh untuk memperlambat metabolisme jika tubuh kelaparan dan berpegang pada simpanan energi yang ada.

Hal yang lebih parahnya lagi adalah jika seseorang kekurangan makanan secara terus menerus akan membuat tubuh membakar jaringan otot serta membuat lemak visceral bertambah yang justru menjadi musuh bagi tubuh.

Untuk itu penurunan berat badan secara drastis tidak memberikan manfaat bagi tubuh dan juga kesehatan, tapi jika dilakukan secara bertahap yaitu sebesar 10 persen dari berat badannya seseorang bisa mendapatkan manfaat berlipat

--

Jangan Bunuh Diri! Curhat Saja di 500-454

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


img
foto: Thinkstock
Jakarta, Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menekan angka bunuh diri di Indonesia, salah satunya dengan membuka hotline curhat di 500-454. Ayo, curahkan masalah Anda jangan langsung berpikiran ingin bunuh diri.

Hotline 500-454 merupakan layanan konseling melalui saluran telepon yang dibuka oleh Kemenkes pada peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 10-10-2010. Siapapun yang ingin bertanya maupun sekedar menyampaikan keluhan seputar beban hidup akan dilayani 24 jam/hari.

Namun hotline tersebut diakui hingga kini belum optimal menampung keluhan-keluhan masyarakat. Kendala utama dalam penyelenggaraan hotline tersebut adalah kurangnya publikasi. Terbukti sejak diliput oleh beberapa media elektronik, minat masyarakat meningkat dibandingkan beberapa bulan sejak saat soft launching pada 10-10-2010.

"Sebelumnya kami hanya menerima 2-3 penelepon perhari. Sejak masuk TV pekan lalu, penelepon meningkat jadi rata-rata 50 bahkan pernah mencapai 90 orang perhari," ungkap dr Bella Patriajaya, SpKJ, Direktur RS Jiwa Soeharto Heerdjan dalam jumpa pers di Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta, Jumat (14/1/2011).

Jumlah tersebut diakui terlalu banyak untuk saat ini, meski masih lebih rendah dari yang diharapkan. Dengan jumlah relawan yang hanya 10 orang dan terbagi menjadi 3 shift, hotline yang siap menampung keluhan masyarakat seputar bunuh diri ini ditaksir hanya mampu melayani 60 penelepon/hari.

Distribusi kesepuluh relawan itupun saat ini masih terpusat di RS Jiwa Soeharto Heerdjan yang berlokasi di Grogol, Jakarta. Padahal hotline tersebut dibuka untuk melayani seluruh Indonesia, sehingga masyarakat dari daerah manapun bisa mengaksesnya dengan tarif lokal.

"Ke depan akan ditingkatkan, bukan hanya puluhan penelepon dalam sehari tapi puluhan penelepon dalam waktu bersamaan. Kami sedang melatih lebih banyak relawan lagi dan nantinya akan membentuk jaringan crisis center yang tersebar di seluruh Indonesia," ungkap Direktur Bina Kesehatan Jiwa Kemenkes, dr Irmansyah, SpKJ(K).

Mengenai target jumlah penelepon yang akan dilayani, dr Irmansyah belum bisa memberikan angka pasti karena Kemenkes belum memiliki data resmi mengenai angka bunuh diri secara nasional. Penelitian resmi untuk mengungkap angka bunuh diri saat ini masih dikerjakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes.

Namun dr Irmansyah menegaskan bahwa ukuran sukses tidaknya layanan ini tidak bisa hanya dilihat dari jumlah penelepon. "Perlu dilihat juga, layanan ini tepat sasaran atau tidak. Selama ini masih banyak yang menelepon 500-454 justu untuk menanyakan Jamkesmas," jelasnya.

-

KESAKSIAN ZAKARYIA EZZAT

Namaku adalah Zakaryia Ezzat. Aku lahir di US (United States = Amerika Serikat = AS) dari ayah Muslim Sunni Mesir dan ibu Kristen Protestan Amerika keturunan Scottland (Inggris). Tak lama sebelum aku lahir, terjadi hal penting yang nantinya akan menentukan keadaan lingkunganku. Ibuku dipaksa oleh Mesjid Islam di Lansing, Michigan, untuk menandatangani kontrak yang berisi dia harus membesarkan aku dan saudara perempuan kembarku bernama Sarah sebagai Muslim, dan tidak secara Kristen. Sewaktu aku lahir, ayahku membisikanku Syahadat Islam “la Illaha ilAllâh wa Muhammad Rasul Allâh” sebagai tanda aku terlahir sebagai Muslim. Sejak saat itu, aku berdasarkan nama dan lingkunganku, aku wajib hidup sebagai Muslim.

Ketika aku berusia 2 tahun, keluargaku pindah ke Kairo, Mesir. Kami hidup di daerah terkenal Kairo bernama Seyata Zeynab. Di saat itulah hidupku semakin menyatu dengan Islam. Meskipun ibuku adalah Kristen taat, dia tidak pernah memaksakan kepercayaannya pada anak²nya. Ibuku tahu jika anak²nya tinggal terus di Mesir, maka kami pun tidak hanya jadi Muslim tapi juga tidak akan pernah mengenal lingkungan bebas kepercayaan. Di dunia Barat, kebebasan beragama dianggap lumrah, tapi tiada toleransi beragama di Mesir, kecuali jika kau adalah Muslim Sunni. Lebih dari itu, jika aku murtad dan lalu memeluk Kristen, maka aku akan dibunuh atau dipenjara. Hal ini karena di Mesir, Muslim dilarang beralih agama. Jika ayahmu Muslim, maka kau sudah jelas harus jadi Muslim dan hal ini tidak boleh diganggu-gugat. Hanya dengan pemaksaan seperti inilah maka Islam bisa terus eksis di lingkungan masyarakat. Jika terdapat kebebasan, maka tentunya banyak Muslim meninggalkan Islam, dan sirnalah Islam sebagai agama dominan.

Ibuku berhasil meninggalkan Mesir sewaktu aku berusia 4 tahun. Ayahku tidak bisa segera mengikuti kami karena Pemerintah Mesir tidak mengijinkan dia meninggalkan negeri itu. Akhirnya ayah berhasil dapat kerjaan di US sebagai professor dan karenanya bisa datang ke US dan bergabung bersama aku, ibuku, dan saudara perempuanku. Sejak saat itu, ayahku senantiasa membawaku dan saudara perempuanku ke mesjid setiap hari Jum’at. Bukan di Mesir, tapi di US-lah aku belajar tentang Islam. Agar mahir berbahasa Arab, ayahku meminta ustadz Ahmed Al-Jamal dari Pusat Islam di Mt. Pleasant, Michigan, untuk mengajarku. Suatu hari kami sedang membahas kata². Satu kata yang tercantum adalah “Israel” dan Ahmad lalu berteriak pada buku itu dan melihatku dan mengajarku kalimat pertama Arab yang berbunyi “Ana bakrah Yisrael” yang artinya adalah “Aku benci Israel.”

Setiap hari Jum’at di mesjid aku belajar tentang hal² dasar Islam. Aku pun segera tahu bahwa mesjid menyebarkan kebencian luar biasa terhadap Yahudi dan Amerika. Kaum Yahudi dipandang sebagai manusia paling rendah dan tidak dapat dipercaya sama sekali. Tatkala aku mendengar khotbah² penuh kebencian luar biasa, aku tidak menanggapinya secara serius atau malah mengabaikan begitu saja. Saat aku masih jadi mahasiswa tingkat satu, aku ingat satu khotbah yang disampaikan oleh seorang Palestina bernama Tariq di mesjid Mt. Pleasant, Michigan. Fokus khotbahnya adalah perbuatan² keji Yahudi dan penindasan terhadap masyarakat Arab. Di akhir khotbah dia berkata bahwa jika dia ada di Palestina saat ini, maka dia akan jadi pembom bunuh diri. Tariq bukanlah orang yang tak berpendidikan. Sebaliknya, dia adalah profesor fisika yang sangat cerdas di Central Michigan University. Orang berpendidikan ini baru saja mengakui di hadapan semua umat di mesjid bahwa dia akan melakukan tindakan teroris. Terorisme di Timur Tengah merupakan buah dari ajaran² fundamental Qur’an. Kesimpulanku ini kuyakini bukan karena aku jadi pejuang al-Qaeda, tapi dari mengunjungi sekitar 20 mesjid di berbagai daerah di US. Lagipula, setelah Tariq selesai berkhotbah, tiada satu pun umat Muslim yang menyangkal atau mempertanyakan pernyataannya. Ini menunjukkan bahwa umat Muslim di mesjid itu pun setuju atau mendukung niatnya.

Di semester pertama perguruan tinggi, kuliah tahun kedua, aku tinggal di asrama mahasiswa di kampus. Di saat itu aku berteman dengan orang Yemen bernama Khalid. Selain kami, tiada orang Arab dan Muslim di asrama, sehingga kami pun jadi akrab. Suatu hari kami makan bersama di kantin bersama para mahasiswa lainnya. Kami semua bicara tentang Arab, Yahudi, dan kedudukan negara Israel. Khalid bicara bahwa dia tidak benci Yahudi dan Yahudi punya kedudukan tinggi dalam Qur’an karena mereka adalah masyarakat ahli kitab. Tapi setelah para mahasiswa lain selesai makan dan meninggalkan meja, Khalid berbisik padaku, “Zakaryia, suatu hari nanti kita akan memerangi dan bunuh Yahudi, dan kita akan menang.” Sungguh menarik bahwasanya sikapnya jadi sangat berubah setelah para kafir meninggalkan meja.

Pada saat kuliah semester kedua, tahun ketiga, aku mengunjungi Mesir untuk mengikuti program intensi di Alexandria University. Aku mengunjungi keluargaku di Kairo. Aku banyak bercakap-cakap dengan saudara misanku yang bernama Khalid. Khalid banyak bicara tentang Islam dan agama. Suatu saat dalam percakapan aku berkata pada Khalid, “Tuhan mencintai semua orang, bukan?” Khalid berkata padaku, “Tidak. Tuhan tidak mencintai semua orang. Dia menginginkan orang jadi baik, tapi dia tidak cinta semua orang. Perkataanmu itu sangat berbau Kristen.”

Selama aku di Mesir, aku sering mengunjungi kawanku Ibrahim di toko tempat cuci baju dry-cleaner. Orang² di sana menganggapku sebagai Muslim sehingga mereka tidak merubah cara bicara seperti jika bicara dengan kafir Barat. Suatu hari seorang insinyur kaya datang ke dry cleaner itu dan dia memandangku dan bertanya siapa namaku. Aku lalu memberitahunya. Dia dia sebentar dan bertanya apakah aku Muslim, dan aku menganggukkan kepala. Dia lalu duduk bersamaku dan mulai berkhotbah tentang Islam padaku. Dia terutama membicarakan Hari Kiamat di literatur Islam. Katanya, Hari Kiamat Islam tidak akan datang sebelum terjadi perang besar antara umat Muslim vs. Yahudi (dan juga Kristen yang ogah memeluk Islam). Dia mengutip Hadis Sahih Bukhari, buku 52, nomer 176-177 yang menyatakan: “Rasul Allâh berkata, “Kau (Muslim) harus memerangi kaum Yahudi sampai mereka bersembunyi di belakang batu². Batu² akan mengkhianati mereka dan berkata, “Wahai Abdullah (budak Allâh), ada Yahudi nih bersembunyi di belakangku; bunuh dia.”

Pendek kata, dia menjelaskan padaku bahwa di Hari Kiamat, kami para Muslim akan membantai seluruh umat Yahudi di dunia. Dia lalu menjelaskan padaku bahwa damai di bumi hanya akan terjadi setelah Islam jadi agama dunia dan setiap kafir dibunuh atau ditundukkan oleh negara Islam. Pria Muslim ini bukanlah Muslim radikal, tapi dia adalah insinyur kaya-raya yang berpendidikan tinggi. Terlebih lagi, dia tidak asal bicara tanpa referensi; semua yang dikatakannya didukung Qur’an dan ahadis.

Sewaktu aku mulai membaca Qur’an dalam bahasa Arab, aku mulai lebih mengerti ajaran² Qur’an dan Islam secara umum. Titik balik pandanganku terjadi saat aku membaca Qur’an Sura 9 ayat 5 yang menyatakan: Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertobat dan mendirikan salat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allâh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Saat itu aku sedang berada di kamar yang kusewa dengan seorang rekan. Aku melihat Alkitab di sisi tempat tidurnya. Aku bertanya padanya apakah aku boleh meminjamnya. Dia mempersilakan dan aku pun mulai membaca Alkitab. Aku melihat pesan kasih dan toleransi dari Alkitab dan pesan itu sangat berbekas dalam hatiku. Meskipun aku mendapat pengaruh Kristen dari ibuku, baru setelah membaca Alkitablah aku mengambil keputusan serius untuk mengijinkan Yesus Kristus masuk dalam hidupku. Ibuku sangat bahagia ketika aku jadi Kristen karena dia mengira aku masih Muslim. Akan tetapi, aku belum berani mengaku sebagai Kristen karena latar belakang Islamku yang kental dan hukuman mati bagi murtadin.

Sekembalinya ke US, aku tidak langsung menunjukkan diriku telah murtad dan memeluk Kristen. Aku tetap mengunjungi mesjid setiap hari Jum’at. Suatu hari aku berada di mesjid dan melihat seorang pria bule membawa kamera besar. Aku bertanya pada temanku Syarif siapakah orang itu. Syarif berkata padaku bahwa orang itu adalah wartawan dari Reno Gazette Journal dan dia sedang menyusun tulisan tentang Islam. Syarif lalu berbisik padaku, “Aku harus memperingatkan Imam untuk bersikap lain.” Jika Islam memang adalah agama damai, mengapa lalu Imam harus berpura-pura dan berubah sikap setiap kali kafir datang untuk menelaah?

Semua hal berubah setelah aku mengundang Walid Shoebat dan Kamal Salim untuk bicara di kampus. Kedua orang ini dianggap umat Muslim sebagai musuh terbesar Islam karena mereka adalah murtadin yang memeluk Kristen. Mengundang mereka untuk bicara di kampus tentunya mengundang pertanyaan apakah aku ini Muslim atau Kristen. Tak lama kemudian, semua Muslim di lingkunganku mengetahui bahwa aku telah murtad. Aku pun lalu mengalami berbagai penindasan dan tuduhan sebagai rasis, islamofobik, dll.

--

Yang terpenting yang harus kulakukan adalah mengasihi semua orang yang membenciku karena aku tidak bisa melawan benci dengan benci. Sebagai orang Kristen, aku harus mencintai semua orang, termasuk Yahudi di Israel dan Muslim di dunia Arab. Untuk melawan kebencian, kau harus mengungkapkan kebencian itu terlebih dahulu, dan dengan cara itu, banyak Muslim yang sedang dalam keadaan status quo (mempertanyakan keberadaan diri dan iman) akan menyadari apakah Islam yang sebenarnya dan lalu berbalik membantu pihak Barat. Apa yang mereka lihat sekarang adalah kelemahan pihak Barat dan mereka mengira mereka akan terancam jika bergabung dengan pihak Barat.

Zak Ezzat will be interviewed on The Tovia Singer Show this Tuesday Dec 23, 2008 at 4 pm EST http://www.israelnationalradio.com

--

2 komentar: