Jumat, 25 Juni 2010

10 Pertanyaan Saat Kencan Pertama

Saat kencan pertama, pertanyaan-pertanyaan ini pasti muncul di benak Anda, apalagi jika si dia begitu tampan dan menawan.

OMG! ia terlihat sangat sempurna. Tampan, punya badan yang atletis, senyum yang manis, berwawasan luas dan humoris. Langsung benak Anda dibanjiri berbagai pertanyaan.

"Dia suka penampilan saya nggak ya?"

Anda pergi untuk makan malam tentu saja dengan berdandan all out. Dan Anda akan bertanya-tanya apakah si dia suka pada penampilan Anda atau tidak.

"Kok dia jaim sih?"

Tentu saja dia akan sangat berhati-hati dalam bersikap, karena dia ingin memberikan kesan yang baik di depan Anda. Memang sih sepertinya berpura-pura, tetapi ingatlah bahwa ini memang merupakan bagian dari kesopanan.

"Kenapa dia cuma perhatian saat di telepon dan sekarang cuek ya?"

Tidak, dia bukan cuek. Yang dilakukannya adalah hal yang sangat wajar dilakukan oleh pria. Mereka akan mendadak gugup ketika berhadapan dengan Anda secara langsung. Jadi jika si dia lebih luwes dan ramah di telepon, Andalah yang harus mencairkan suasana dan memulai pembicaraan.

"Bagian tubuh mana yang dia suka dari saya ya?"

Kita selalu ingin dianggap cantik dan dikagumi, termasuk oleh dia. Sehingga setelah kencan pertama, dan berhasil membuat si dia tersipu, Anda akan bertanya-tanya, bagian tubuh mana sih yang dia suka dari Anda. Well, jangan keburu menanyakan hal ini padanya, save the best for the last!

"Memangnya saya tidak cukup menggoda?"

Dia hanya memandang wajah Anda selama beberapa kali. Sedangkan Anda lebih sering menangkap pandangannya ke arah lain. Anda jadi bertanya-tanya apakah Anda tak cukup menggoda sampai ia harus mengalihkan pandangannya dari Anda? Come on gals, itu hanyalah karena si dia gugup. Bukan karena Anda tak cantik, jadi buang jauh-jauh pikiran negatif Anda.

"Apakah dia juga sedang berkencan dengan wanita lain?"

Dia tampan dan menawan, jadi mustahil jika tak ada wanita yang menyukainya. Maka Anda bertanya-tanya apakah benar hanya Anda saja yang sedang dikencaninya? Sebenarnya sah-sah saja apabila ia berkencan dengan lebih dari satu wanita saat ini, toh dia belum terikat pada status dan komitmen. Jadi masih boleh dong dia memilih.

"Dia serius atau hanya ingin seks saja?"

Anda mencoba menebak-nebak tujuan si dia datang di kencan ini. Apakah ia ingin serius menjalin hubungan dengan Anda, atau hanya inginkan One Night Stand saja. Tepis pikiran ini, nikmati saja perbincangan hangat dengan si dia!

"Dia bakal telepon lagi nggak ya?"

Karena Anda kagum padanya, Anda tentu akan berharap si dia menghubungi Anda lagi dan merencanakan kencan berikutnya. Tetapi Anda juga harus sadar betul, bahwa terkadang kencan tak selalu berjalan mulus. Bisa jadi ia hanya tertarik untuk menjadikan Anda seorang sahabat saja. Jadi jika ia lama tak menghubungi Anda lagi, sebaiknya Anda tak memaksakan diri dan menangis karena patah hati.

"Kapan dia akan nembak ya?"

Jangan terburu-buru memutuskan untuk berkomitmen dengan seorang pria hanya dalam sekali berkencan saja. Buat si dia penasaran, sekaligus manfaatkan waktu untuk mengenali sifatnya. Tampan belum tentu membuat Anda nyaman lho!

"Berakhir bagaimanakah hubungan saya dengannya nanti?

Dan pertanyaan yang paling berbahaya adalah ketika Anda bertanya akhir dari hubungan Anda dan si dia. Kebiasaan buruk yang satu ini jelas harus dihilangkan. Hubungan baru saja berawal, jadi mengapa harus memikirkan akhir dari hubungan Anda dan si dia?

==


The dollar declined to a four-week low against the euro after China signaled an end to the yuan’s fixed rate to the greenback, boosting confidence in the global economic recovery.

The Australian and New Zealand currencies advanced to one- month highs after China said it may let the yuan strengthen, boosting demand for nations that sell products to the world’s third-largest economy. The People’s Bank of China two days ago indicated it’s abandoning the 6.83 yuan peg to the dollar adopted to protect exporters during the global financial crisis.

“It’s a vote of confidence in Asia and in risk appetite and a reduction in the dangers of a trade war,” said Sean Callow, a currency strategist at Westpac Banking Corp. in Sydney. “The currencies of Asian nations which are close competitors with China on the trade front should do well,” along with Australia and New Zealand’s dollars, he said.

The dollar fell to $1.2460 per euro at 6:50 a.m. in London from $1.2388 last week in New York, after reaching $1.2487, the weakest level since May 24. Australia’s dollar rose 1.3 percent to 88.29 U.S. cents, after touching 88.36 cents, the most since May 17. New Zealand’s dollar climbed 0.7 percent to 71.21 cents after touching 71.40 cents, the strongest since May 14. The yen was at 90.76 per dollar from 90.71.

The Chinese central bank made its announcement at 7 p.m. Beijing time on June 19 in a posting on its website, a week before leaders from the Group of 20 meet in Toronto.

U.S. President Barack Obama, in a statement, called China’s decision a “constructive step.” Lawmakers in the world’s largest economy said China’s move was insufficient.

PBOC Announcement

The PBOC said in a follow-up statement a more flexible currency will “direct resources to domestic-demand driven sectors such as services” and help curb an excessive reliance on exports, signaling it anticipates the currency will rise.

Authorities will resume a managed float of the yuan against a basket of currencies, according to the June 19 statement. Before the exchange rate was frozen in July 2008, Premier Wen Jiabao’s government had allowed a 21 percent advance versus the dollar over three years.

Analysts at banks from Goldman Sachs Group Inc. to Royal Bank of Scotland Group Plc predicted gains in the yuan in the coming year will be held to less than 6 percent. The median of 14 forecasts in a Bloomberg News survey indicates an advance to 6.7 by Dec. 31.

‘React Positively’

“Financial markets are likely to react positively to China’s decision to de-peg from the dollar,” said Gareth Berry, a currency strategist in Singapore at UBS AG, the world’s second-largest foreign-exchange trader. “The currencies of those economies with the largest share of exports to China, which are Australia, Japan, Taiwan, Korea, Brazil and Indonesia, will likely rally at the start of the week.”

Other currencies that do well when investors become more willing to take risks, such as the Canadian and New Zealand dollars, Nordic currencies and those from emerging markets, will also likely benefit, according to Berry

China’s central bank yesterday reaffirmed it would maintain the yuan’s 0.5 percent daily trading band and said greater flexibility would help cut the trade surplus and reduce the reliance on exports as a driver of growth.

Aussie, Kiwi

“The decision by China will strengthen the purchasing power of its government and Chinese companies,” said Daisaku Ueno, president at Gaitame.Com Research Institute Ltd., a unit of Japan’s largest currency margin company. “Thus the move will support resource-exporting countries such as Australia.”

The yuan has been held at about 6.83 to the dollar since mid-2008. Its peg was scrapped in July 2005 and replaced by a managed float against a basket of currencies including the euro and the yen. The yuan rose 0.36 percent to 6.802 per dollar today, the sharpest gain in 20 months, according to China Foreign Exchange Trade System.

Asian currencies and stocks rallied as renewed risk sentiment damped demand for the relative safety of the greenback.

South Korea’s won surged 2.6 percent to 1,171.35 per dollar and Malaysia’s ringgit climbed 1.9 percent to 3.1892. The MSCI Asia Pacific Index of regional shares advanced 2.7 percent, the most in almost seven months, and the Nikkei 225 Stock Average rallied 2.4 percent.

“China’s move is likely to be positive for risk taking,” said Hideki Amikura, deputy general manager of foreign exchange in Tokyo at Nomura Trust & Banking Co., a unit of Japan’s largest brokerage. “This should lead to appreciation in Asian currencies.”

Futures traders decreased their bets to the least in two months that the euro will decline against the U.S. dollar, figures from the Washington-based Commodity Futures Trading Commission showed.

The difference in the number of wagers by hedge funds and other large speculators on a decline in the euro compared with those on a gain -- so-called net shorts -- was 62,360 on June 15, the narrowest since April 16, and compared with net shorts of 111,945 a week earlier.

--

June 21 (Bloomberg) -- Greek Prime Minister George Papandreou said skeptical investors will in time come to believe his measures to reduce the European Union’s second-biggest budget deficit are changing the way his country operates and avert concerns about default.

“I know that markets aren’t convinced,” he said yesterday in an interview. “I know that, I’ve lived through this crisis. They’re not going to be convinced by political programs. But they will be convinced if we do have results.”

Officials from the EU, European Central Bank and International Monetary Fund said last week his program is “on track on all of the main dimensions.” They are charged with ensuring Greece sticks to its pledge to reduce a budget deficit of 13.6 percent of gross domestic product in return for 110 billion euros ($137 billion) in rescue loans. Papandreou has cut spending and wages and raised taxes to bring the gap to under the 3 percent EU ceiling in 2014.

“There are a number of things that show we are on a different path eight months after we’ve taken on a government in a crisis,” Papandreou said in New York, where he came for a two-day meeting of the Socialist International, a global organization of social democratic, socialist and labor parties he has headed since January 2006.

He cited comments from the EU, ECB and IMF officials, dubbed the “troika” in Greece, that the country is ahead of the deficit target of 8.1 percent for this year and that tax increases are boosting revenue. The officials also said there are signs the economy may not shrink as much as the 4 percent forecast by the EU and IMF.

Deadly Demonstrations

Greece’s austerity measures have sparked dozens of anti- government demonstrations, including one in which three bank employees were killed. Papandreou has said resolving the financial crisis is a political and economic challenge he must win. Failure by the 58-year-old, U.S.-born leader threatens default on the country’s debt.

Papandreou said in the interview he’s encouraged and “cautious.” He has promised spending cuts and tax increases equal to 14 percent of Greece’s 237 billion-euro gross domestic product in a bid to bring Greece’s deficit within the EU limit. That may deepen a yearlong recession and boost unemployment, which rose to a 10-year high of 11.7 percent in the first quarter.

Euro-area governments and the IMF will halt payments from the aid package, approved last month, if quarterly reviews show Papandreou is failing to meet deficit-reduction targets.

Understating Deficits

The threat reflects Greece’s history of understating its deficit. Within weeks of Papandreou’s victory on October 4, his new government revealed that the shortfall would be more than 12 percent, four times the EU limit and twice the previous government’s estimate.

EU scrutiny since then has shown that Greece shouldn’t have qualified for the euro, as it never managed to keep the deficit under the 3 percent limit.

Greek 10-year government bond yields were about 1.4 percentage points, or 140 basis points, higher than benchmark German bunds at the beginning of October as Papandreou came to power. The so-called yield spread widened to as much as 965 points on May 7.

Spreads for Spain, Portugal, Italy and Ireland widened in the wake of concerns about Greece, even after the EU and IMF pledged the loans to Greece. That prompted the EU to set up a broader 750 billion-euro financial backstop in May for the entire euro region. Spain has the EU’s third-highest deficit, Greece is the second-highest, while Ireland has the highest.

Debt Markets

While the EU-IMF plan shields Greece from returning to debt markets until 2012, “we’re on a massive crisis-change mode every day,” Papandreou said. “We don’t want to wait for three years,” even though the plan “gives us that leeway.”

A June 17 poll of 2,100 Greeks showed 52.6 percent believe the country would default. Support for Papandreou, educated at Amherst College in Massachusetts and the London School of Economics, slid to 32.7 percent compared with 47.5 percent at the end of 2009. Seven in 10 Greeks believe the economy is headed in the wrong direction.

A June 9 Bloomberg quarterly poll of investors and analysts who are subscribers showed that 73 percent believe a default by Greece is likely, and more than 40 percent said Greece is likely to abandon the euro.

Even so, Greece is “on track,” Papandreou said in an interview with Tom Keene. As changes to the pension system and labor markets follow the country’s deficit cutting, “we will see markets responding and we’ll see that it is not the inevitable that people are saying about restructuring or default.”

--



DOA: ANTARA TEORI DAN PRAKTEK

oleh: Ev. Paul Santoso Hidayat, S.Th., M.Th.

Saya pernah mengalami kesulitan nafas. Sesudah terserang batuk agak lama, lalu saya mengalami sesak nafas karena alergi. Selain sangat menyiksa, juga pengalaman sewaktu nafas saya menjadi sesak, pendek dan terengah-engah itu menimbulkan rasa ngeri. Sekaligus saat itu saya menyadari betapa berharganya hidup sehat yang dapat bernafas tanpa masalah.

Berdoa sering diumpamakan sebagai bernafas secara rohani. Jika kita benar-benar menerima gambaran itu, tentu kita akan menghargai betapa besarnya anugerah yang telah Allah berikan kepada umat-Nya dengan memberikan hak istimewa untuk boleh berdoa kepada-Nya. Dan, betapa besar resiko yang kita datangkan kepada hidup apabila kita mengabaikan doa dalam kehidupan kita. Sungguhkah seperti itu pertimbangan dan perlakuan kita tentang doa? Agaknya tidak selalu nyambung teori dengan praktik. Mengapa bisa begitu? Mungkin karena pemahaman teorinya pun hanya sambil lalu, tidak dalam, sehingga tidak sungguh dihayati!

Bagaimana kaitannya sampai doa jadi demikian hakiki dan vital? Doa terkait dengan fakta bahwa Allah yang kasih adanya itu menciptakan manusia sebagai makhluk yang berpotensi menyambut dan merespons Allah dalam kasih juga. Manusia disebut Allah sebagai gambar-rupa Allah. Sedangkan Allah, ketika menciptakan manusia sebagai gambar-rupa-Nya itu menyebut diri-Nya, “kita.” Banyak sekali isi Alkitab menegaskan bahwa Allah yang Esa itu adalah Allah yang berhakikat relasi. Allah kasih adanya! Ini yang dalam theologi Kristen diterjemahkan sebagai doktrin Tritunggal. Di dalam hakikat kekal-Nya, Allah adalah Bapa, Putra, Roh yang berkasih-kasihan. Jadi sebagai gambar-rupa Allah, manusia pun memiliki kekhususan yaitu merupakan makhluk relasi. Dalam relasi dirinya, relasi sosialnya, relasinya dengan alam, manusia sebenarnya sedang mengungkapkan hakikat terdalamnya sebagai makhluk relasi yang berawal dari relasinya dengan Allah. Fakta Allah dan fakta manusia inilah yang menyebabkan doa merupakan suatu hal yang sangat hakiki dan vital dalam keberadaan manusia. Dalam pemahaman ini bahkan doa lebih hakiki dan vital daripada diartikan sebagai nafas rohani. Doa adalah ungkapan dari relasi kita dengan Allah. Doa adalah komunikasi atau dialog manusia dengan Allah. Ketidaklancaran kehidupan doa adalah gejala ketidakberesan relasi kita dengan Allah.

Jika demikian hakiki dan vital, mengapa pada kenyataannya kita tidak spontan menghasrati doa? Mengapa kehidupan doa kita (komunikasi kita dengan Tuhan) tersendat – senin-kamis – tidak intim pada segala waktu? Karena menurut Alkitab relasi itu tidak lagi harmonis. Kejatuhan seluruh umat manusia ke dalam dosa pada intinya adalah memilih untuk tidak berhubungan dengan Allah. Tidak heran apabila kita tidak menghasrati doa sebab pada intinya kita tidak memiliki hasrat yang murni akan Allah. Syukurlah bahwa Allah tetap berhasrat untuk bersekutu dengan ciptaan-Nya ini. Itu sebab Ia mendirikan perjanjian dengan Abraham yang pada puncaknya menghasilkan pendamaian antara diri-Nya dengan umat-Nya di dalam Yesus Kristus. Dengan pendamaian yang Yesus Kristus hasilkan, pulihlah relasi kita dengan Allah, terbit pula hasrat kuat kita akan Allah – kesadaran dan kerinduan untuk berdoa yang melaluinya kita menumbuhkan relasi kasih kita dengan Allah.

Dengan demikian berdoa adalah sesuatu yang jauh lebih dalam dan lebih luas daripada sekadar cara untuk meminta berbagai berkat bagi hidup atau untuk mengalami kuasa Allah bagi berbagai kebutuhan hidup. Inti doa adalah relasi, adalah komunikasi dengan Allah. Hanya bila dalam komunikasi kita dengan Allah, ada tempat bagi Allah mengkomunikasikan diri-Nya juga pada kita, barulah doa itu menjadi bagian dari relasi yang riil. Inilah alasan mengapa Tuhan Yesus mengaitkan keadaan dipenuhi oleh firman sebagai syarat bagi doa yang dikenan Allah. Dan hanya dengan demikianlah semua berkat dari relasi kita dengan Allah yaitu berbagai akibat yang timbul dari pengenalan kita yang tumbuh mendalam akan Allah, atau akibat dari semakin leluasanya Allah hadir dalam kehidupan kita, akan dapat kita alami. Dan segala berkat itu kita terima bukan karena kita memiliki iman yang hebat atau gigih dalam mengklaim Allah, melainkan karena iman-harap-kasih kita dalam doa menyatu dengan kasih-hikmat-kuasa-rencana-Nya bagi kita.

Pengertian doa yang seperti inilah yang kita jumpai dalam berbagai kisah nyata kehidupan doa para tokoh Alkitab. Pada orang seperti Abraham, Musa, Samuel, Daud, Hizkia, Yeremia, Daniel, Yesus, para rasul, Paulus, doa bukan soal cara, aturan, formula, tetapi komunikasi yang sangat menentukan vitalitas kehidupan dan karya mereka. Itu sebabnya bukan kebiasaan berdoa lima atau tujuh kali dalam sehari yang memberdayakan doa mereka, tetapi keintiman hubungan dengan Allah yang membuat mereka memiliki daya doa yang memenuhi seluruh kehidupan dan karya mereka sepanjang hidup. Tidak heran apabila doa bukan sesuatu yang menjadi beban bagi mereka melainkan merupakan suatu kesukaan. Juga, apabila mereka begitu dalam merasakan kebutuhan untuk berdoa dan untuk didoakan.

Alkitab dan doa, atau doa yang interaktif dengan firman Allah, adalah doa yang benar yang menjadi semarak dari realita relasi yang intens antar Allah-manusia secara timbal balik. Bagaimanakah doa Anda? Nafas Anda sajakah yang mendengus di dalamnya, atau terdengar juga nafas bicara Allah di dalamnya? Dalam hubungan yang intimkah Anda dengan Allah? Bagaimana kualitas relasi Anda dengan Allah terdengar dalam irama, sikap, isi dan lingkup doa Anda sehari-hari? Bagaimana perhatian, arah hati, gerak misi Allah tercermin dalam doa-doa Anda?

Doa kita hendaknya mencirikan bahwa seluruh hidup kita adalah dari-oleh-untuk Allah saja!

Sumber: http://www.ppa.or.id/untuk_anda.php?artikel=doa_antara_teori_praktik

Artikel Lain:

- Ajari Aku Tuhan

- Kue Lapis

- Mencari Tuhan

- Otoritas Alkitab


cid:image001.gif@01C7E2A7.B636D0D0 Ingin berlangganan gratis “Elia’s Stories” kirimkan email kosong ke elia-stories-subscribe@yahoogroups.com atau click Sign Up, selanjutnya, ‘reply’ balasan dari yahoogroups sebagai konfirmasi



Renungan: Keunikan Kanonisasi Alkitab

Oleh : Ev. Dra. Trivina Ambarsari S., S.Th.

(lulusan Sekolah Tinggi Theologia Reformed Injili Indonesia ¨STTRII Jakarta)



Alkitab terdiri dari 66 buah kitab yang disusun menjadi satu - disebut kanon sedangkan proses pemilahan dan penyusunan kitab-kitab ini disebut dengan kanonisasi. Meskipun kelihatannya unsur manusia sangat berperan besar dalam menentukan apakah suatu kitab itu layak dimasukkan ke dalam kanon atau tidak, namun ternyata Kanonisasi ini justru membuktikan Kemahakuasaan Allah. Allah yang memegang peranan penting dalam kanonisasi.

Kanon Alkitab disusun dari begitu banyak pilihan kitab-kitab yang 'dianggap' bersifat rohani pada masa itu. Ada banyak tulisan yang 'dianggap dari Allah' muncul pada masa intertestamental, masa di mana Allah 'berdiam diri' sekitar 400 tahun di antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru ; di antaranya adalah 12 karya yang disebut Kitab Apokrifa oleh Roma Katolik meskipun Sinode Yamnia telah mengeluarkan 12 karya itu dari kanon PL. (baca : Ensiklopedia Masa Kini Jilid 1, Jakarta : OMF, hal. 62.) Cobalah memahaminya dengan membayangkan seperti ini : menyusun suatu bunga rampai yang terdiri dari 66 karya dari seluruh karya sastra di Indonesia ini yang periode kepenulisannya berusia 100 tahun (bukan 1500 tahun!), harus diambil dari berbagai penulis, berbagai bentuk tulisan, berbagai situasi - lalu dijadikan satu. Bunga rampai tersebut harus memenuhi tuntutan-tuntutan, misalnya harus memiliki kesinambungan dalam materi yang sedang dibahas, adanya kesamaan tema, prinsip etika serta pengajaran dasar. Tentunya hal itu merupakan hal yang mustahil. Terlebih jika karya tersebut dituntut harus memiliki kualifikasi yang dapat mempengaruhi manusia di semua zaman dan semua tempat, tentulah ini tidak pernah dapat dipenuhi sekalipun bunga rampai tersebut disusun oleh banyak tenaga ahli.



Sesungguhnya, bukan karena kehebatan dari orang-orang yang melakukan kanonisasi yang menyebabkan Alkitab dapat disusun seperti yang kita miliki hari ini ; melainkan karena adanya "Arsitek" di belakang penyusunan itu. Inilah mujizat Roh Kudus yang terbesar di dalam mengaruniakan wahyu Allah kepada manusia, - tanpa itu tidak pernah ada kitab seperti Alkitab yang dapat dibuat di dalam sejarah manusia."

=
Saya bukan kerja di bidang yg sama, tp di industri per bank an. Soal pindah ato tarik menarik orang yg bagus sudah hal biasa.

Menurut saya dan berdasarkan pengalaman saya lgs ataupun teman or bos saya, masalah pindah itu gk masalah, karena pasti ada yg dicari yg tidak di dapat dari tmpt lama. Kalo saya, krn saya cukup dekat dgn bos saya, biasanya saya suka memberi tau kalo saya berniat pindah sblm saya sign offer di tmpt baru (jgn dilakukan kl gk dekat dgn bos, menghindari kemungkinan jelek tjadi).

Nah, apalagi kalo sudah level makin naik, jml org itu makin dikit yg punya keahlian tsb, jadi pindah itu hal wajar.

Biasanya kekawatiran dari perusahaan lama kalau:
1. Kita ikut narikin orang2 bagus dari tmpt lama. Krn perusahaan butuh n gk bisa naikin banyak utk menahan, apalagi kl jml org yg ditarik cukup bnyk. Apalagi kalo ke kompetitor, bisa pusing. Biasanya dari perusahaan lama buat namanya "gentlemen agreement" .. Isinya jgn narik org2 tsb dalam kurun waktu sekian lama. Nah pertanyaannya, kalo org lain nanya n mau ikut? Kan kita gk narik.. Dia yg nanya n mau kok..

2. Takut data nasabah dibawa. Saya kerja di customer analysis. Ini ada di agreement kerja, saya gk boleh bawa data. Jadi ada aturan hukum. Tp kalo yg sales n punya nasabah sendiri, biasanya ikutan pindah tgantung si sales kmn. Nah perusahaan gk bs menyalahkan si sales (saya gk tau hukumnya gmn). Jadi tugas saya jg (selaku cust analysis) untuk membuat namanya knowledge mgmt utk identify n retent good customers, n gk terlalu tgantung dgn si sales staff

3. Materi/dokumentasi/plan perusahaan lama. Biasanya dokumen2 penting ada tulisan confidential or apa lah. Jadi memang tdk boleh dibawa mentah2 ke tmpt baru. Saya gk pernah gitu, tp yg utama adalah mengerti konsepnya. Apalagi kalo konsep2 itu awalnya dari ide2 saya. Yah namanya belajar n experience, makanya ada perusahaan lain berani bayar mahal. Utk apa yg kita mengerti,plus minus,strategi dll. bukan utk apa yg kita print dan kasih bulat2 ke perusahaan baru

==

JIKA TUHAN MENGHENDAKI PENYAKIT, MENGAPA KITA PERLU BERUSAHA MEMBERANTASNYA?

oleh: Rev. John S. Piper, D.Theol.

Pertanyaan ini timbul dari ajaran Alkitab bahwa segala sesuatu ada di bawah kontrol Allah. “Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan” (Yes 46:10).

“TUHAN melakukan apa yang dikehendaki-Nya, di langit dan di bumi, di laut dan di segenap samudera raya” (Mzm 135:6).

“Ia berbuat menurut kehendak-Nya terhadap bala tentara langit dan penduduk bumi; dan tidak ada seorangpun yang dapat menolak tangan-Nya dengan berkata kepada-Nya: ‘Apa yang Kaubuat?’” (Dan. 4:35)

“[Ia] di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya” (Ef 1:11).

Ini artinya Tuhan mengendalikan semua malapetaka dan penyakit. Setan memang nyata dan punya andil di dalamnya, tetapi ia bukan penentu dan tidak dapat melakukan apa pun kecuali yang Tuhan izinkan (Ayb 1:12-2:10). Dan Tuhan tidak mengizinkan hal-hal secara serampangan. Ia mengizinkan hal-hal dengan alasan. Ada hikmat yang tidak terhingga dalam segala yang Ia kerjakan dan izinkan. Jadi apa yang Ia izinkan adalah bagian dari rencana-Nya sama seperti apa yang Ia lakukan secara lebih langsung.

Karena itu ini menimbulkan pertanyaan: Jika Tuhan menghendaki penyakit, mengapa kita perlu berusaha memberantasnya? Ini merupakan pertanyaan yang krusial bagi saya karena saya pernah mendengar orang-orang Kristen baru-baru ini berkata bahwa mempercayai kedaulatan Allah menghalangi orang-orang Kristen untuk bekerja keras memberantas penyakit seperti malaria, TBC, kanker, dan AIDS. Mereka pikir logikanya seperti ini: Jika Allah secara berdaulat menghendaki segala hal, termasuk malaria, maka kita sedang melawan Allah jika kita menghabiskan jutaan dolar untuk mencari cara memberantasnya.

Itu bukan logika yang diajarkan Alkitab. Dan itu bukan yang selama ini dipercayai Calvinis. Nyatanya, pencinta kedaulatan Allah ada di antara ilmuwan-ilmuwan yang paling agresif yang membantu menaklukkan ciptaan dan membawanya di bawah kekuasaan manusia bagi kebaikannya—seperti kata Mazmur 8:7, “Engkau membuat dia [manusia] berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya.”

Logika Alkitab berkata: Bertindaklah menurut “kehendak perintah” Allah, bukan menurut “kehendak ketetapan”-Nya. “Kehendak ketetapan” Allah adalah apa saja yang terjadi. “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu” (Yak 4:15). “Kehendak ketetapan” Allah menentukan Anak-Nya dikhianati (Luk 22:22), dihina (Yes 53:3), diolok (Luk 18:32), disesah (Mat 20:19), ditinggalkan (Mat 26:31), ditikam (Yoh 19:37), dan dibunuh (Markus 9:31). Tapi Alkitab mengajar kita secara gamblang supaya kita jangan mengkhianati, menghina, mengolok, menyesah, meninggalkan, menikam, atau membunuh orang yang tidak bersalah. Ini adalah “kehendak perintah” Allah. Kita tidak melihat kematian Yesus, yang jelas-jelas dikehendaki Allah, dan lantas menyimpulkan bahwa membunuh Yesus adalah baik dan bahwa kita harus mengikuti para pencemooh..

Begitu pula, kita tidak melihat kerusakan yang ditimbulkan malaria atau AIDS dan menyimpulkan bahwa kita harus mengikuti mereka yang tidak berbuat apa-apa. Tidak. “Kasihilah sesamamu manusia” adalah kehendak perintah Allah (Mat 22:39). “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka” adalah kehendak perintah Allah (Mat 7:12). “Jika seterumu lapar, berilah dia makan” adalah kehendak perintah Allah (Rm 12:20). Bencana-bencana yang ditetapkan Allah tidak bertujuan melumpuhkan umat-Nya dengan ketidakpedulian, tetapi menggerakkan mereka dengan belas kasih.

Ketika Paulus mengajarkan bahwa ciptaan ditaklukkan kepada kesia-siaan (Rm 8:20), ia juga mengajarkan bahwa penaklukan ini adalah “dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah” (ay 21). Tidak ada alasan mengapa orang-orang Kristen tidak boleh mengejar panggilan untuk mengangkat kesia-siaan ini sekarang. Allah akan menyempurnakannya pada saatnya kelak. Tapi adalah hal yang baik untuk sebisa mungkin mengalahkan sebanyak mungkin penyakit dan penderitaan sekarang dalam nama Kristus.

Malah, saya akan mengibarkan panji sekarang dan memanggil beberapa dari kalian untuk memasuki panggilan riset yang bisa menjadi alat mengatasi penyakit-penyakit besar dalam dunia ini. Ini bukan melawan Allah. Allah berkuasa atas riset sebagaimana Ia berkuasa atas penyakit. Engkau dapat menjadi alat di tangan-Nya. Ini bisa jadi waktunya bagi kemenangan yang dikehendakinya atas penyakit yang Ia tetapkan. Jangan mencoba membaca pikiran Allah dari ketetapan misterius-Nya akan bencana. Lakukan apa yang dikatakan-Nya. Dan apa yang dikatakan-Nya adalah: “Berbuat baik kepada semua orang” (Gal 6:10).
Rindu untuk meringankan penderitaan bersamamu,

Pendeta John

Artikel ini:
Diterbitkan oleh : Desiring God Ministries (www.desiringGod.org)
Ditulis oleh : John Piper.
Seri : Taste and See
Topik : God
Subtopik : The Sovereignty of God
Tanggal : 8 Maret 2006
Diterjemahkan oleh : Adi Kurniawan
Sumber : http://gospeltranslations.org/wiki/If_God_Wills_Disease%2C_Why_Should_We_Try_to_Eradicate_It%3F/id

Profil Rev. Dr. John S. Piper:
Rev. John Stephen Piper, D.Theol. adalah Pendeta Senior di Bethlehem Baptist Church dan seorang penulis yang sangat produktif dari perpektif Calvinis. Beliau menyelesaikan gelar Bachelor of Divinity (B.D.) di Fuller Theological Seminary di Pasadena, California pada tahun 1968-1971. John melakukan studi Doctor of Theology (D.Theol.) di dalam bidang Perjanjian Baru di University of Munich, Munich, Jerman Barat pada tahun 1971-1974. Disertasinya, Love Your Enemies diterbitkan oleh Cambridge University Press dan Baker Book House.

Editor dan Pengoreksi: Denny Teguh Sutandio
"Sebab seorang hamba yang dipanggil oleh Tuhan dalam pelayanan-Nya, adalah orang bebas, milik Tuhan. Demikian pula orang bebas yang dipanggil Kristus, adalah hamba-Nya."(1 Kor 7:22)

--

Lama juga baru bisa sharing lagi di milis ini. Beberapa bulan terakhir, postingan yang masuk cukup variatif. Walaupun dirasakan kurang "pas" dengan tujuan didirikannya milis ini. Milis ini sebenarnya bertujuan untuk sharing informasi dan hal-hal yang berkaitan dengan "Dunia Marketing". Tapi, yah, karena postingan yang masuk lebih banyak bersifat OOT (Out of Topik), dan moderator melihat, tidak ada salahnya jika kita pun mendapatkan informasi diluar MARKETING. Namun, kami masih tetap berusaha tetap selektif dalam meloloskan setiap postingan yang masuk.

Kali ini, saya ingin coba sharing mengenai Brand Equity atau Ekuitas Merek. Mengapa membangun ekuitas (kekuatan) merek itu menjadi penting?

Beberapa bulan lalu, saya di undang sebagai SAKSI AHLI (padahal saya tidak pernah mencantumkan pada kartu nama ataupun pada blog saya, bahwa saya ini Ahli, bahkan merasa sebagai ahli pun, tidak !!), tempatnya di Pengadilan Kulonprogo-Jogjakarta. Saat itu, ada sidang Perdata sengketa merek.

Ceritanya, ada sebuah merek yang cukup terkenal, sudah punya nama. Tentusaja sudah memiliki equitas. Produknya adalah ICE CREAM (es krim). Sebut saja mereknya adalah "TOPS". Merek tersebut, merasa dicemarkan oleh salah satu distributornya. Sang distributor, menjual merek lain bersama-sama dengan merek TOPS, di dalam mesin pendingin ice cream yang disediakan oleh TOPS.

Ada 2 alasan tuntutan sang pemilik merek TOPS. Pertama, adalah mereka merasa ekuitas yang telah dimiliki merek TOPS dimanfaatkan dan akan menipu konsumen, karena merek lain tersebut, akan dianggap satu grup atau sama-sama dibuat oleh produsen TOPS. Kedua, Jika merek lain tersebut ternyata memiliki kualitas yang lebih buruk dibandingkan dengan merek TOPS, maka akan menurunkan ekuitas merek TOPS, dan secara perlahan akan mematikan merek TOPS.

Tuntutan yang diajukan (waktu itu) adalah sebesar 2 milyar rupiah. Kehadiran saya di dalam ruang sidang tersebut, sebagai saksi ahli (sekali lagi, saya mempertanyakan kriteria ahli menurut tata bahasa dan menurut hukum!). Saya diminta memberikan tanggapan, apakah tuntutan sebesar 2 milyar itu layak atau tidak. Hanya itu.

Ketika itu, saya menyatakan bahwa tuntutan tersebut sangat tidak layak. Ya, SANGAT TIDAK LAYAK. Menurut saya, sebagai orang marketing yang tidak ahli, tuntutan tersebut teramat sangat murah. Kita mungkin masih mengingat bahwa merek SAMPOERNA (itu harga mereknya saja!), dihargai 48 Trilliun oleh Philip Morris. Kira-kira berapa nilai jualnya kalau merek sampoerna sudah punya citra yang buruk dimata konsumennya? Apakah akan berkurang sebanyak 2 milyar menjadi 47.8 triliun, atau bahkan hanya dihargai senilai 2 milyar saja oleh perusahaan rokok dunia tersebut?

Mengapa orang lebih memilih menggunakan taksi dengan merek Bluebird dibandingkan dengan taksi merek lain seperti Taxiku, Gamya, Express, atau merek lainnya, terutama merek Prestasi (Dulu namanya President Taksi)? Padahal taksi merek BlueBird, menerapkan tarif atas (25% lebih mahal) dan sama-sama menggunakan Toyota LIMO. Itulah yang disebut dengan kekuatan merek.

Mengapa orang mau membayar Toyota Avanza lebih mahal dibanding Daihatsu Xenia? Padahal kedua merek tersebut adalah kembar dan mirip 100%. Kedua mobil tersebut di buat di pabrik Daihatsu. Karena 51% saham Daihatsu di Jepang sudah dimiliki oleh Toyota.

Mengapa sakit kepala bisa sembuh dengan mengkonsumsi Mixagrip, atau Bodrex atau Biogesic? Dan merasa tidak cocok dengan merek lainnya? Padahal semuanya menggunakan Paracetamol 500mg. Itulah yang disebut dengan kekuatan merek.

Dalam buku yang berjudul Big Brands Big Trouble, Jack Trout menuliskan bahwa, "konsumen tidak menggunakan merek yang benar-benar berkualitas, tapi menggunakan merek yang dipersepsi berkualitas". "Kesuksesan atau kegagalan, berkualitas atau tidak, memberikan pemahaman bahwa di dalam benak konsumenlah kita kalah atau menang, bukan pada real produk".

Berkenaan dengan hal tersebut, David A Aaker pun membagi Brand Equity (ekuitas merek) menjadi 5 bagian, terdiri dari: Brand Awareness, Perceived Quality, Brand Association, Brand Loyalty, dan Brand Assets. Aaker ingin menyampaikan, bahwa kekuatan sebuah merek dibangun dengan waktu yang cukup panjang. Diperlukan upaya agar merek dapat dikenal secara luar (awareness), tidak hanya dikenal, tetapi merek juga harus memiliki asosiasi yang jelas dan relevan, seperti kata aman untuk mobil merek volvo.

Kembali ke masalah dipersidangan tadi, seharusnya tuntutan pencemaran nama baik sebuah merek, haruslah sebesar biaya yang telah dikeluarkan selama puluhan tahun untuk membangun ekuitas merek tersebut.

Saya ditanya oleh sang Hakim, "menurut anda, berapa angka yang disebut layak?"

Saya menjawab, "ya, sangat besar."

"berapa, angkanya?" tanyanya mendesak.

"seluruh nilai buku, yang terdiri dari seluruh asset termasuk pabrik dikalikan dengan usia perusahaan, dikalikan lagi dengan estimasi berapa tahun lagi perusahaan tersebut akan tetap bertahan", jawabku

"Anda harus menyebutkan angkanya, ini sidang perdata, jadi harus jelas dan tidak bisa di kira-kira", ucapnya dengan nada sedikit meninggi.

"Anda harus menyewa, sebuah perusahaan konsultan merek yang terdiri dari beberapa orang pakar manajemen dan merek untuk menghitung value sebuah merek. Mereka pun akan meminta waktu sedikitnya 3 bulan untuk menentukan nilai sebuah merek. Anda meminta saya seorang diri menentukan nilai sebuah merek, hanya dalam waktu 30 menit, sambil duduk di ruang sidang ini dan tidak pernah melihat pembukuan dan pabrik dari merek tersebut. Sama dengan anda meminta saya memutuskan sebuah perkara dalam pengadilan, tanpa perlu melakukan penyidikan dan sidang terhadap perkara tersebut". Ucapku layaknya seorang SAKSI AHLI. ….. ehm….ehm !!!

--

KESAKSIAN SAUDARI AINUR

Kategori: Kesaksian – Pertobatan

Zabur 118:24 Menyatakan : "Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita kerananya!" Adalah salah satu ayat dari Kitab Injil yang menjadi kegemaran saya sejak saya telah MENGENALI DAN MEMELUK utusan Injil sejati Sayidina Isa al-Masih, sebagai Rabbani, Pembimbing serta Penyelamat kehidupan saya sehari-hari, daripada kutukan dan kongkongan dosa.



Saya dilahirkan di Malaysia sebagai anak Melayu. Gadis yang bongsu dari lima beradik, Ibu dan bapa saya membesarkan saya dengan ajaran Islam sejak kecil lagi. Setiap hari saya bersyukur ke hadrat Ilahi kerana memberikan saya emak dan bapa serta keluarga yang dengan penuh kasih sayang menanggung dan mengajar saya hidup sebagai seorang Islam. Mereka memberi segala pengetahuan yang saya perlu untuk mengetahui yang Tuhan itu ada, dan saya bertanggungjawab atas segala kelakuan dan keputusan yang saya ambil. Oleh sebab itu, saya senantiasa cuba sedaya upaya untuk menjadi seorang Muslimah yang patuh terhadap ajaran Allah dan tidak berani untuk menyimpang dari ajaran Islam. Jika saya tidak patuh kepada Allah, maka saya berdosa terhadapNya, tetapi bila saya berbuat amalan baik, ganjarannya saya dapat pahala, dan lagi banyak pahala lagi bagus. Pasal itulah saya cuba tidak tinggal sembahyang, baca Al Quran betul betul, puasa bulan Ramadan dan segalanya yang menjadi amalan saya. Tetapi dalam masa yang sama, di dalam hati saya, saya akui dan sedari yang walaupun saya mencuba sedaya upaya untuk menjadi solehah, muslimah yang patuh, saya tidak boleh capai taraf atau mutu yang dikehendaki Allah!



Saya pasti semua orang Muslim setuju dengan saya, bila saya katakan yang Tuhan itu SUCI, bersih dan murni. Dia TIDAK ADA dosa dan TIDAK BOLEH berdosa dan TIDAK SUKA akan dosa. Jadi soalan pertama saya kepada kamu ialah bagaimana harus kamu menyucikan diri mu dari segala dosa-dosa untuk menemui Tuhan ini di akhirat? Tidak semestinya dosa–dosa yang besar yang harus dipersoalkan, biarpun yang kecil, seperti mengumpat, menipu, tidak membaca Quran betul-betul atau niat dosa yang di dalam hati dan kepala, apa yang kita fikirkan..yang mungkin tidak diketahui oleh sesiapapun, tapi Tuhan tahu segalanya tentang fikiran kita yang baik ataupun yang buruk. Mungkin kamu menjawab soalan saya dengan jawapan..kita cuma boleh berusaha saja, Tuhan yang akan menentukan akhirnya. Ya..tapi kenyataannya ialah TUHAN itu SUCI dan kita manusia ini sudah tercemar dan kotor dengan dosa, jadi bagaimana kawan-kawan? Inilah soalan yang dahulunya senantiasa dalam hati dan fikiran saya walaupun dari luar dan lahiriah, saya dilihat seperti orang-orang Islam Melayu yang lain, memakai tudung dan patuh dengan ajaran agama.



Semasa usia saya 18 tahun, saya pergi ke luar negara untuk belajar. Sebagai anak Melayu di negeri orang, walaupun saya jauh dari keluarga saya masih patuh dengan ajaran Islam yang telah sebati dengan kehidupan saya seharian. Saya masih puasa dan sembahyang kerana saya tahu yang Allah masih melihat saya tidak kiralah di mana saya berada. Lagipun saya amat bangga sebagai seorang Islam, anak Melayu di perantauan. Tetapi semakin hari beban dosa-dosa saya, sama ada yang kecil atau yang besar semakin berat di dalam hati saya. Saya sedar yang jika saya mati, saya akan menemui Tuhan seorang diri, dan tidak ada apapun yang keluarga atau negara boleh buat untuk saya bila saya meninggal dunia ini. Hanya antara Tuhan dan diri saya saja. Jadi apa yang harus saya lakukan tentang dosa saya supaya saya bersedia untuk menemui Tuhan? Apa jadi sekiranya amal ibadah saya tidak cukup, tidak sampai ke taraf Tuhan yang suci? Mengapa dalam surah Al Fatihah, sekurang-kurangnya lima kali sehari umat Islam,berdoa kepada Tuhan supaya ‘tunjuk kami ke jalan yang benar’? Kalau Islam bukan jalan yang benar..apa yang benar? Saya telah melihat penganut agama Buddha dan Hindu, mereka hanyalah penyembah berhala. Bagaimana pula penganut agama Kristian? Adakah mereka juga hanya semata-mata penyembah berhala? Apa sebenarnya di dalam kitab Injil? Mengapa di dalam Quran ada menyatakan untuk mengasihi ahli-ahli kitab yaitu orang Kristian Nasrani. Jauh di dalam hati saya, saya tahu yang saya MESTI mencari jawaban terhadap segala persoalan ini. Tetapi apa yang selalunya terjadi ialah saya cuba menolak dan melupakan soalan ini kerana takut menjadi murtad.



Sementara itu, seorang kenalan saya, seorang penganut Kristian, (maknanya pengikut Christ = Al-Masih) memberitahu saya yang orang Kristian sebenarnya tidak menyembah berhala. Dia memberikan saya senashkah Kitab Suci Injil untuk dibaca bermula dari ‘Perjanjian Baru’. Sebagai seorang Muslim, saya takut untuk membaca Kitab Injil sebabnya saya diajar dan di beri amaran dari kecil lagi supaya jangan baca Kitab Injil. Rakan saya itu pula mencabar saya dengan mengatakan kalau saya kata yang Islam dan Quran itu benar saya tidak harus takut membaca Injil. Ya betul,saya setuju dengan dia sebab mak saya selalu suruh saya berkata benar kerana kebenaran akan menjadi nyata. Jadi saya tujukan soalan yang sama kepada kamu, kalau Islam itu benar, jalan yang benar, kenapa kamu semua takut membaca kitab Injil/ Bible? Yohanes 8:32 : "..dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." Ya kawan-kawanku, kebenaran akan membebaskan kamu daripada beban, kutukan dan kongkongan dosa-dosa kamu sendiri.



Segala jawapan yang saya mencari-cari, telah saya temui di dalam Kitab Injil. Soalan seperti mengapa saya senantiasa melakukan dosa, mengapa lebih senang menjawab dengan helah (tipu sunat konon), mengapa lebih senang menyakiti hati orang lain dari memuji…semua ini dosa-dosa yang selalunya dilakukan tanpa disedari lagi. (Walaupun kita cuba sedaya upaya untuk menjadi soleh dan tidak melakukannya..kita tidak boleh lari dari berdosa!!) Jawapan dari Kitab Injil ialah SEMUA manusia dilahirkan berdosa, dan mempunyai sifat semula jadi untuk berdosa, untuk menentang dan melawanTuhan. Roma 3:23 Kerana semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Kita hanya perlu perhatikan seorang anak kecil, sejak bayi lagi punya perangai yang boleh memberontak( tidak mahu menyusu umpamanya), melawan, naik angin, tidak dengar kata, lebih senang menjadi nakal dari baik kerana ini sifat semula jadi bayi itu iaitu sifat semula jadi semua manusia. Belum pernah ditemui seorang ibu yang mengajar anaknya untuk menjadi nakal, tetapi sebaliknya terjadi, kita sering jumpa ibu–ibu yang kerap kena mengajar anak-anaknya untuk menjadi baik, dan mendengar kata. Kitab Injil berkata Jer 17:9 Hati manusia tak dapat diduga, paling licik dari segala-galanya dan terlalu parah penyakitnya. Sesungguhnya punca masalah kita bukan apa yang boleh dilihat dari luar tetapi punca masalah kita atau punca dosa kita adalah dari dalam hati kita sendiri.



Hati dan jiwa yang kotor. Ya, kita boleh sembahyang lima kali sehari, berpuasa di bulan Ramadhan, pergi Mekah setiap tahun dan bila balik ’rasa’ diri kita ini suci, bersih ..tetapi dalam hati kita hanya Tuhan saja yang tahu. Lagipun Tuhan tidak hanya melihat kerja amalan kita yang diluar yang hanya boleh dilihat oleh manusia tetapi Tuhan melihat apa yang ada di dalam hati kita. Dalam Kitab Suci Injil ditemui ayat - 1 Samuel 16:7, yang berfirman "Tetapi TUHAN berkata kepada Samuel, 'Janganlah kau terpikat oleh rupanya yang elok dan tinggi badannya; bukan dia yang Kukehendaki. Aku tidak menilai seperti manusia menilai. Manusia melihat rupa, tetapi Aku melihat hati'." Oleh itu, teman Muslim saya, cubalah merenungkan sejenak kebenaran ini. Saya tujukan soalan ini pada kamu sekali lagi. Bersih ke?, Suci ke hati kamu itu? Saya tidak tanya sama ada kamu dah sembahyang ke belum, sama ada kamu berpuasa penuh sebulan Ramadan, atau berapa kali dah pergi Mekah…saya cuma tanya sama ada hati kamu, hati kita bersih ke dari dosa-dosa seharian seperti dengki, iri hati, menyumpah, marah, kesombongan, mengata-ngata ataupun fikiran yang melayang tanpa tujuan, fikiran yang kotor. Hanya KAMU SENDIRI saja yang boleh menjawab soalan ini, dan soalan ini HARUS dijawab kerana Tuhan tahu dan kenal apa yang ada dalam hati kamu itu. Hati dan jiwa kamu mestilah bersih dari dosa, kotoran, untuk berada di syurga bersama Tuhan. Jadi masaalah kita ialah yang sebenarnya kita SEMUA punya hati dan jiwa yang penuh pencemaran dosa dan kekotoran. Dan dosa mesti ada hukuman yaitu maut atau kematian.



Jadi setelah mengetahui dari Kitab Injil yang saya telah berdosa terhadap Tuhan dan mengaku akan kebenaran ini, bagaimanakah seseorang itu boleh membersihkan hati dan jiwanya dari dosa dan bebas dari hukuman dosa? Inilah jawapan yang diberikan di dalam Kitab Injil, dan inilah sebabnya mengapa saya menjadi seorang Kristian..pengikut Isa Al Masih bukan penyembah berhala. Mengapakah Isa (as) atau Isa Al-Masih telah mati disalibkan? Hakikatnya ialah: Baginda telah disalibkan dan mati kerana ANDA dan SAYA. Dia telah mengambil tempat saya. Sepatutnya sayalah yang harus dihukum TETAPI Dia yang dihukum dan digantung di salib oleh kerana dosa-dosa saya. Yohanes 19:30: ‘Sudah Selesai’, kataNya Segala kerja hukuman yang sepatutnya untuk diri saya DIA telah harungi. Kita tidak boleh membersihkan hati, jiwa kita sendiri, kita tidak boleh membuat segala amalan baik untuk membersihkan diri kita sendiri dengan harapan semoga Tuhan menerima amalan kita dan dapat pahala kerana kita TIDAK SAMPAI ke taraf kemurnian yang dikehendaki Allah. Sesungguhnya, Tuhan Allah yang mencipta manusia, yang tahu asal usul kita, dan yang tahu apa yang di dalam hati kita, semestinya Dia juga tahu kita hanya manusia ciptaanNYa yang lemah penuh dosa dan tidah boleh dengan usaha sendiri menyucikan dan membersihkan diri kita dari dosa. Telah dinyatakan dalam Kitab Injil yaitu Joh 3:16 Karena Allah begitu mengasihi manusia di dunia ini, (Dia mengasihi saya) sehingga Ia telah mengirimkankan Kalimat-Nya yang tunggal, supaya setiap orang (setiap orang termasuk saya) yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan mendapat kehidupan sejati dan kekal abadi - di Akhirat nanti.



Kehidupan yang kekal selamanya dan bukan kematian. Hanya DIA sahaja yang boleh membersihkan dan menyucikan hati kita dari segala dosa-dosa kita. Inilah sebabnya mengapa Dia dilahirkan melalui seorang Perawan, Siti Mariam, dan telah memasuki dunia ini. Dia datang untuk mati disalibkan. Dia TIADA dosa, Dia TIDAK BOLEH berdosa, menyerupai manusia tetapi tidak mempunyai sifat semulajadi manusia iaitu kebolehan untuk berdosa. Dia diperanakkan bukan seperti manusia diperanakkan, tetapi melalui Roh Allah Sendiri. Siti Mariam hanya digunakan sebagai alat iaitu tubuh untuk mengirim Firman Tuhan yang hidup itu untuk nuzul -yakni turun, ke dalam dunia ini. Mariam sendiri tidak memiliki kuasa, atau keistimewaan yang khas. Tetapi, semua ini adalah dalam rancangan Allah. Tuhan Allah tahu yang kita manusia perlukan Penebus, iaitu seorang suci dan murni yang dapat menyelamatkan kita daripada hukuman dosa, jadi Dia berikan kepada kita satu-satu PuteraNya. Kita mesti, setiap insan dengan sendiri, dengan hati yang tulus ikhlas mengakui yang kita ini lemas dalam dosa kita sendiri dan perlukan PENEBUS dan PENYELAMAT yang telah dianugerahkan Allah itu kepada kita. Lalu kita setiap orang dengan sendirinya harus menerima dan percaya yang Dia telah menanggung hukuman segala dosa-dosa kita semasa Dia disalibkan. Kerana kasihNya kepada saya yang berdosa ini, saya sudah diampunkan dari segala hukuman dosa-dosa yang saya patut terima. Dia telah diwafatkan sesuai dengan kehendak Allah Sendiri, demi untuk kesejahteraan dan pemurnian jiwa raga saya. Sekarang, saya sudah bebas daripada hukuman dosa dan juga hambatannya yang laknat itu! Tuhan Allah telah mengampuni saya, demi hasil penebusan yang sudah pun dibereskan oleh Isa Al-Masih dengan muktamadnya. Syukur Alhamdulillah! Oleh kerana inilah saya telah membuat keputusan dengan sendiri, bukan dengan paksaan dan ganjaran dari mana-mana pihak, atau bukan dengan "kelahiran ke dalam agama Kristian"…saya telah membuat keputusan untuk menerima Nya dan kematian Nya disalib kerana saya, mengakui bahawa Dia adalah Rabbi dalam hidup saya sehari-hari. Dia telah mengampuni saya di dalam Sayidina Isa al-Masih, dan kini Dialah yang membimbing jiwa dan hidup saya dalam jalan-Nya yang lurus dan indah itu! Segala pujian kepada Allah atas perhubungan yang cukup istimewa ini!



1 Yohanes 1:7 berkata: '..darah Isa (as), Kalimat-Nya, telah membersihkan kita dari segala dosa.' Saya yang dahulunya terpisah daripada Tuhan disebabkan oleh kekotoran dosa-dosa saya, sekarang saya punya rumah di Syurga. Semuanya oleh kerana Sayidina Isa Al-Masih yang mengasihi diri saya, dan mengorbankan nyawaNya untuk diri saya. Jadi kehidupan saya sekarang ini, saya hidup dengan kuasaNya dan untuk kemuliaanNya. Segala beban dosa saya telah diambil olehNya apabila saya telah percaya akan kewafatan-Nya di atas salib. Saya seorang yang berdosa tetapi telah diselamatkan dari hukuman dosa kerana kasih kurnia-NYA bagi saya, yang saya tidak sama sekali layak untuk menerimanya, inilah Kasih dan Sayang Allah (swt) yang benar-benar sejati-Rahman dan rahim-Nya yang sudah pun saya nikmati, tetapi juga pada setiap hari saya masih sedang mengalami, melalui taufik dan hidayah-Nya itu.

Mahukah anda menghayati kepastian ini, teman-temanku? Saya sekarang sudah pasti dan tahu serta kenal siapa yang saya percaya. Tahukah anda siapa yang anda percayai? Ulangan 4:29 bersabda: 'Lalu kamu akan mencari TUHAN Allahmu, dan kalau kamu mencari-Nya dengan segenap hatimu, kamu akan menemukan Dia.' Carilah Tuhan Allah, teman-temanku, dengan segenap hati, selesaikan dengan Tuhan segala hutang dosamu itu dan pastikanlah yang segalanya adalah baik antara diri anda dan Tuhan Sendiri.



Temanku yang dikasihi, hakikat ini tidak berakhir di sini sahaja. Kepada kami yang percaya akan hasil Penebusan-Nya, kami juga tahu Penyelamat kami hidup kerana Dia telah dibangkitkan pada hari yang ketiga sesudah dia disalibkan, dan Dia akan datang kembali selepas itu! Soalan terakhir saya kepada anda ialah saatnya makin hampir. Sayidina Isa (as) akan kembali lagi. Apakah anda semua sudah bersedia untuk bertemu denganNya? Untuk memperolehi ketenangan jiwa yang abadi itu? Ini bukan hanya propaganda agama. Ini sebenarnya mencerminkan perhubungan peribadi yang erat dengan Tuhan Allah. Keputusan mestilah dibuat oleh setiap orang. Tidak cukup dengan hanya merasa baik dan alim dengan agama yang anda telah dilahirkan, TETAPI kita harus buat keputusan sendiri tentang Sayidina Rabbani ISA Al-Masih. Siapakah Dia sebenarnya dalam hati kamu, di dalam jiwa kamu? Dan apakah yang akan anda lakukan dengan pengetahuan kebenaran ini, dan tentang dosa-dosa kamu serta ganjaran mereka - yaitu MAUT dan perpisahan kekal abadi dari Syurga dan hadhirat Allah(swt) - untuk menghuni di Neraka jahannam selama-lamanya ?



Lewat kebelakangan ini kita lihat peperangan, kita dengar berita tentang peperangan, tsunami, gempa bumi, teroris, banjir, ribut, taufan, dunia ini semakin gelap dan menakutkan. Tidak kiralah sama ada kamu Muslim, Kafir atau Musyrik... Segala kegelapan ini boleh terjadi kepada sesiapa saja. Kitab Suci Injil bersabda ini hanyalah permulaan kesedihan dan keperitan, dan banyak lagi musibah-musibah akan mendatang yang jauh lebih dahsyat kemusnahannya. Amaran ini sangat PENTING!!!! Carilah Tuhan sementara ada masa, bersedialah untuk menemuiNya, dan pangillah akan Dia…



Wahyu 22:12 : "Perhatikanlah ini!" kata Saydina Isa, "Tidak lama lagi Aku akan datang dengan membawa upah untuk membalas setiap orang menurut apa yang telah dilakukannya. Dan setiap lutut akan menyembah... "

Filipi 2:10-11 : "Maka untuk menghormati Isa al-Masih, semua makhluk yang di syorga, dan yang di bumi, serta yang di bawah bumi, akan menyembah Dia. Mereka semuanya akan mengaku bahwa Isa al-Masihlah Rabbani; dengan demikian Allah Bapa dipermuliakan".



Sayidina Isa Al-Masih amat mengasihi setiap orang Muslim - TERMASUK ANDA, temanku. Dengan tangan yang terbuka Dia menunggukan kamu untuk datang kepadaNya untuk melepaskan bebanan dosa-dosa kamu kepadaNya dan Dia sanggup memberikan anda kedamaian, kesejahteraan jiwa serta kehidupan yang kekal - di Dunia mahupun di Akhirat nanti. Ini bukanlah hanya sesuatu 'ajaran agama barat' ataupun hasil "fikiran orang putih". Ini adalah kasih-sayang Tuhan YANG SEJATI kepada umat ciptaanNya yang sudah jatuh ke dalam jurang perpisahan daripada-Nya, tetapi masalah itu telah diselesaikan seratus peratus oleh Allah (swt) Sendiri - di atas salib. Temanku, doa-doa saya sentiasa menyertai kamu semua. Jika ada, sila tujukan soalan-soalan anda kepada alamat emel yang dipaparkan di dalam Lamanweb ini.



Wassalaam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar